• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tim Penyelamat Gempa Maroko Mencari Korban Selamat di Beberapa Daerah Terpencil

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 11 September 2023 - 10:37
in Internasional
Seorang wanita dan putrinya berdiri di luar rumah mereka setelah gempa bumi di Desa Moulay Brahim, dekat Marrakesh, Maroko. Foto: Al Jazeera

Seorang wanita dan putrinya berdiri di luar rumah mereka setelah gempa bumi di Desa Moulay Brahim, dekat Marrakesh, Maroko. Foto: Al Jazeera

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim penyelamat di Maroko meningkatkan upaya untuk menemukan korban selamat dari gempa bumi dahsyat yang terjadi pada Jumat (8/9/2023) waktu setempat. Tim fokus untuk menjangkau beberapa daerah terpencil di Pegunungan Atlas, di tengah laporan mengenai desa-desa yang rata dengan tanah akibat gempa tersebut.

Tim penyelamat asing juga berdatangan untuk membantu setelah gempa terkuat yang pernah terjadi di negara Afrika Utara itu menewaskan sedikitnya 2.122 orang dan melukai lebih dari 2.400 orang.

BacaJuga:

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Menurut angka resmi yang dikeluarkan Minggu (10/9/2023) malam, banyak di antara korban luka-luka dalam kondisi serius. Gempa berkekuatan 6,8 itu terjadi sekitar 72 kilometer barat daya pusat wisata Marrakesh, menyapu bersih seluruh desa di perbukitan Pegunungan Atlas.

Pada Minggu (10/9/2023) gempa susulan berkekuatan 4,5 mengguncang wilayah yang sama. Desa pegunungan Tafeghaghte, 60 kilometer (km) dari Marrakesh, hampir seluruhnya hancur, dan hanya sedikit bangunan yang masih berdiri. Tim penyelamat sipil dan anggota angkatan bersenjata Maroko mencari korban selamat dan mayat.

“Semua orang sudah pergi! Hatiku hancur. Saya tidak bisa dihibur,” ungkap Zahra Benbrik (62), yang mengaku kehilangan 18 kerabatnya, dan hanya jenazah saudara laki-lakinya yang masih terperangkap, seperti dilansir Al Jazeera, Senin (11/9/2023).

“Saya ingin mereka segera mengeluarkannya sehingga saya bisa berduka dengan tenang,” katanya.

Banyak rumah di desa pegunungan terpencil dibangun dari batu bata lumpur. Di desa Amizmiz, dekat Tafeghaghte, sebuah backhoe menyeret puing-puing terberat sebelum tim penyelamat menggali puing-puing berdebu untuk mengeluarkan sesosok tubuh yang tampaknya berada di bawah selimut.

Kedua desa tersebut terletak di Provinsi Al-Haouz, lokasi pusat gempa, di mana pihak berwenang mencatat 1.351 kematian. Menurut televisi publik Maroko, lebih dari 18 ribu keluarga terkena dampak gempa di Al-Haouz.

Lahcen Haddad, seorang senator Maroko dan mantan menteri, mengungkapkan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil tim mengalami kesulitan karena kondisi jalannya tidak beraspal.

“Jalan menuju ke desa-desa tidak beraspal, jadi Anda harus mendatangkan tentara untuk menjangkau penduduk di sana, dan kemudian Anda memulai misi penyelamatan mengevakuasi beberapa korban cedera,” jelasnya.

Ketika kerajaan tersebut mengumumkan tiga hari berkabung nasional dan mengirimkan tim penyelamat untuk mencari korban di bawah reruntuhan, muncul dukungan dan solidaritas internasional.

Kementerian Pertahanan Spanyol mengatakan sebuah pesawat angkut A400 lepas landas dari Zaragoza dengan 56 penyelamat dan empat anjing pencari menuju Marrakesh untuk membantu pencarian dan penyelamatan korban selamat.

“Pesawat militer lain lepas landas dari pangkalan di Torrejon de Ardoz dekat Madrid dengan 30 penyelamat dan empat anjing pencari,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Spanyol.

“Kami akan mengirimkan apa pun yang diperlukan karena semua orang tahu jam-jam pertama ini adalah kuncinya, terutama jika ada orang yang terkubur di bawah reruntuhan,” kata Menteri Pertahanan Margarita Robles kepada televisi publik Spanyol.

Selain Spanyol, Maroko mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka hanya menerima bantuan dari tiga negara lain Inggris, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah merespons dengan baik tawaran dari empat negara tersebut untuk mengirim tim pencarian dan penyelamatan.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan negaranya telah memobilisasi semua tim teknis dan keamanan untuk dapat melakukan intervensi, ketika pihak berwenang Maroko membutuhkan.

Macron, bersama dengan Perdana Menteri India Narendra Modi dan Bank Dunia, Dana Moneter Internasional, Uni Afrika dan Komisi Eropa, juga berjanji dalam pernyataan bersama untuk memobilisasi alat dan bantuan teknis serta keuangan untuk membantu rakyat Maroko.

Amerika Serikat mengatakan pihaknya juga memiliki tim pencarian dan penyelamatan yang siap dikerahkan, dan Paus Fransiskus pada hari Minggu menyatakan dukungannya yang berkelanjutan bagi mereka yang terkena dampak bencana tersebut.

“Saya berterima kasih kepada para penyelamat dan semua orang yang berupaya meringankan penderitaan masyarakat,” katanya dari jendela Vatikan di atas Lapangan Santo Petrus di Roma.

Aljazair, yang telah lama memiliki hubungan tegang dengan negara tetangganya, Maroko, membuka wilayah udaranya, yang telah ditutup selama dua tahun, untuk penerbangan yang membawa bantuan kemanusiaan dan mengevakuasi korban cedera.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang negaranya menjalin hubungan dengan Maroko pada tahun 2020, menawarkan pengiriman tim pencarian dan penyelamatan, dengan menyatakan bahwa Israel mendukung Maroko dalam masa sulitnya.

Federasi Internasional Masyarakat Palang Merah dan Bulan Sabit Merah telah mengucurkan lebih dari USD1 juta dari dana darurat bencana untuk mendukung pekerjaan Bulan Sabit Merah Maroko di lapangan.

Palang Merah memperingatkan bahwa diperlukan waktu bertahun-tahun untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

“Ini tidak akan terjadi dalam waktu satu atau dua minggu… Kami mengandalkan respons yang akan memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun,” kata Hossam Elsharkawi, Direktur Timur Tengah dan Afrika Utara.

Gempa tersebut merupakan yang paling mematikan di Maroko sejak gempa bumi tahun 1960 yang menghancurkan Agadir dan menewaskan lebih dari 12 ribu orang. (dam)

Tags: gempagempa bumigempa marokomaroko

Berita Terkait.

Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57

OLAHRAGA

sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Editor Laurens Dami
Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

INDOPOSCO.ID – Sumaya tinggal selangkah lagi dari sejarah. Atlet teqball putri Indonesia itu memastikan tempat di final nomor Women’s Singles...

SelengkapnyaDetails
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05
Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:16
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5532 shares
    Share 2213 Tweet 1383
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.