• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Strategi Kementan Amankan Produksi Padi di Masa El Nino

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 7 September 2023 - 10:05
in Ekonomi
Strategi-Pengamanan-co

Ilustrasi Kementerian Pertanian memiliki strategi dalam mengamankan produksi padi di masa El Nino (kemarau panjang) meskipun El Nino 2023 tidak separah tahun 2015. Foto: Dokumen Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki strategi jitu dalam mengamankan produksi padi di masa El Nino (kemarau panjang) meskipun El Nino 2023 tidak separah tahun 2015. Puncak El Nino terjadi di bulan Agustus-September, sehingga strategi yang jalankan yaitu antisipasi dini dan pemantauan yang sudah kita lakukan sejak maret hingga mei melalui pengawalan dan gerakan di lapang.

“Yang kedua, sekarang sudah masuk sistem adaptasi bagaimana sistem budidaya kita mengadaptasi terhadap iklim yang ada. Ketiga langkah mitigasi, meminimalisir resiko terhadap dampak El Nino. Langkah keempat kolaborasi bangaimana pusat, provinsi, kabupaten dan gerakan lapangan bahu membahu setelah memantau itu kita melakukan mapping dan menggerakan brigade elnino yang sudah dibentuk di setiap wilayah,” kata Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi pada webinar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Propaktani, Rabu (6/9/2023).

BacaJuga:

PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi

Pemerintah Perkuat KUR untuk Tingkatkan Kapasitas Produksi dan Daya Saing UMKM

Prabowo Ingatkan Survival Mode, Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tepat

Suwandi menjelaskan operasionalisasi dari 4 strategi tersebut yakni menentukan target dulu, apa yang ingin dicapai dengan kondisi ini. Ada dua yang akan dicapai yaitu melakukan Gerakan Nasional (Gernas) El Nino, Gernas pengendalian dampak El Nino dengan melakukan tambah tanam 500 ribu hektar, di 10 provinsi 100 kabupaten ditanam pada bulan Agustus-September.

“Di saat sulit kita mengejar air melakukan tanam dengan pola meningkatkan indeks tanam atau pola perluasan areal tanam atau percepatan tanam sehingga indeks tanamnya naik. Intinya tidak ada hari tanpa tanam dan tanpa panen. Gernas Elnino merupakan program Kementan dibawah Komandan Menteri Pertanian SYL dimasa El Nino untuk pengamanan produksi,” jelasnya.

Pengamat Pertanian, Pusat Sosial Ekonomi, dan Kebijakan Pertanian, Pantjar Simatupang menjelaskan efek dari El Nino menyebabkan penurunan curah hujan. Ada positifnya dan ada negatifnya, positifnya pengeringan lahan rawa/pasang surut, potensi pertanaman baru, sementara negatifnya tentu kekerungan air sawah dan tadah hujan, ada resiko produksi yang akan terjadi.

“Maka isu kebijakan ada dua yaitu optimasi peluang ekstensifikasi dan mitigasi risiko El Nino,” jelasnya.

Lebih lanjut Pantjar Simatupang menjelaskan pendekatan yang dilakukan yakni pertama, optimasi lahan rawa, pasang surut. Pengalaman El Nino di tahun 2019, memanfaatkan pasang surut di Kalimantan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan produksi padi. Yang kedua mitigasi resiko, dengan strategi mengurangi keterpaparan, meningkatkan daya tahan.

“Ada 3 strategi realistik untuk tahun 2023/2024 yakni mitigasi dengan mengurangi cekaman El Nino, adaptasi dengan mencegah gagal tanam dan koping dengan mencegah gagal panen. Fasilitas pendukung ada pemetaan masalah dan peluang. Kemudian bantuan segera dengan menyediakan benih unggul tepat kebutuhan dan manajemen tata laksana,” kata Pantjar.

Koordinator Iklim, Konservasi Air dan Lingkungan Hidup, Direktorat Irigasi, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP), Andi Halu mengungkapkan tata kelola irigasi pertanian untuk antisipasi El Nino yakni melalui kebijakan irigasi pertanian.

Kebijakan ini dilakukan dengan meningkatkan dan mempertahankan ketersediaan air di tingkat usaha tani sebagai suplesi air irigasi untuk komoditas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, dengan cara menampung atau meningkatkan muka air dan mengoptimalkan pemanfaatan air yang sumber airnya berasal dari mata air, curah hujan/run off, sungai dan atau sumber air lainnya yang berfungsi untuk suplesi air irigasi.

“Serta meningkatkan fungsi jaringan irigasi pada irigasi tersier melalui kegiatan rehabilitasi dan peningkatan fungsi saluran (terbuka/tertutup), membangun sarana bangunan penangkap air serta meningkatkan kualitas kelembagaan petani pemakai air,” ungkapnya.

“Dalam rangka mengejar jadwal tanam kita bisa melakukan pemanfaatan brigade alsintan untuk mempercepat olah tanam, pengawalan ketat jadwal gilir giring irigasi bersama TNI, pemanfaatan pompa air pada daerah yang masih tersedia sumber airnya, pemanfaatan varietas padi yang tahan kekeringan dan pemanfaatan infrastrukrut irigasi pertanian,” jelas Andi.

Aspek penyediaan benih, Kementan melakukan intervensi percepatan tanam padi melalui bantuan benih untuk wilayah-wilayah yang masih tersedia cukup air dan berpeluang ditanami, daerah sentra padi yang berpotensi kekeringan namun yang memiliki sumber air.

Intervensi percepatan tanam padi melalui pemberian bantuan benih sebagai upaya preventif yaitu dengan benih varietas unggul yang toleran terhadap kekeringan dan hama penyakit, yang sudah banyak dirakit oleh para pemulia tanaman dan sudah dilepas oleh Menteri Pertanian.(nas)

Tags: ditjen tanaman panganel ninoKementanSuwandi

Berita Terkait.

PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi
Ekonomi

PLTU Rembang dan Tuban Perkuat Co-Firing Biomassa, PLN EPI Apresiasi Inovasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02
BRMS Perkuat Kinerja Kuartal III 2026, Bidik Peningkatan Produksi Emas
Ekonomi

Pemerintah Perkuat KUR untuk Tingkatkan Kapasitas Produksi dan Daya Saing UMKM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:03
Prabowo Ingatkan Survival Mode, Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tepat
Ekonomi

Prabowo Ingatkan Survival Mode, Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura Dinilai Tepat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:27
Wuling Pamerkan 4 Mobil Listrik di PEVS 2026, Promo Bunga 0 Persen hingga Garansi Seumur Hidup
Ekonomi

Wuling Pamerkan 4 Mobil Listrik di PEVS 2026, Promo Bunga 0 Persen hingga Garansi Seumur Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:47
BPKH dan Bank Muamalat Dorong Diaspora Indonesia di Malaysia Berhaji Sejak Muda
Ekonomi

BPKH dan Bank Muamalat Dorong Diaspora Indonesia di Malaysia Berhaji Sejak Muda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:37
BRMS Perkuat Kinerja Kuartal III 2026, Bidik Peningkatan Produksi Emas
Ekonomi

Forum ASCOPE Ke-51 Perkuat Kolaborasi Energi ASEAN untuk Generasi Mendatang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:27

OLAHRAGA

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah
Olahraga

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Editor Dilianto
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

INDOPOSCO.ID - Persoalan tata kelola kembali membayangi kompetisi futsal profesional Indonesia. Pergantian struktur organisasi hingga perubahan nama menjadi Asosiasi Futsal...

SelengkapnyaDetails
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5147 shares
    Share 2059 Tweet 1287
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.