• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Strategi Kementan Amankan Produksi Padi di Masa El Nino

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 7 September 2023 - 10:05
in Ekonomi
Strategi-Pengamanan-co

Ilustrasi Kementerian Pertanian memiliki strategi dalam mengamankan produksi padi di masa El Nino (kemarau panjang) meskipun El Nino 2023 tidak separah tahun 2015. Foto: Dokumen Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki strategi jitu dalam mengamankan produksi padi di masa El Nino (kemarau panjang) meskipun El Nino 2023 tidak separah tahun 2015. Puncak El Nino terjadi di bulan Agustus-September, sehingga strategi yang jalankan yaitu antisipasi dini dan pemantauan yang sudah kita lakukan sejak maret hingga mei melalui pengawalan dan gerakan di lapang.

“Yang kedua, sekarang sudah masuk sistem adaptasi bagaimana sistem budidaya kita mengadaptasi terhadap iklim yang ada. Ketiga langkah mitigasi, meminimalisir resiko terhadap dampak El Nino. Langkah keempat kolaborasi bangaimana pusat, provinsi, kabupaten dan gerakan lapangan bahu membahu setelah memantau itu kita melakukan mapping dan menggerakan brigade elnino yang sudah dibentuk di setiap wilayah,” kata Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi pada webinar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Propaktani, Rabu (6/9/2023).

BacaJuga:

Komisi VII Beri Sinyal Positif, Kementerian UMKM Siapkan Langkah Besar Menuju 2027

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tembus Rp100,6 Triliun, Jadi Sinyal Positif APBN

Ketua Umum Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Suwandi menjelaskan operasionalisasi dari 4 strategi tersebut yakni menentukan target dulu, apa yang ingin dicapai dengan kondisi ini. Ada dua yang akan dicapai yaitu melakukan Gerakan Nasional (Gernas) El Nino, Gernas pengendalian dampak El Nino dengan melakukan tambah tanam 500 ribu hektar, di 10 provinsi 100 kabupaten ditanam pada bulan Agustus-September.

“Di saat sulit kita mengejar air melakukan tanam dengan pola meningkatkan indeks tanam atau pola perluasan areal tanam atau percepatan tanam sehingga indeks tanamnya naik. Intinya tidak ada hari tanpa tanam dan tanpa panen. Gernas Elnino merupakan program Kementan dibawah Komandan Menteri Pertanian SYL dimasa El Nino untuk pengamanan produksi,” jelasnya.

Pengamat Pertanian, Pusat Sosial Ekonomi, dan Kebijakan Pertanian, Pantjar Simatupang menjelaskan efek dari El Nino menyebabkan penurunan curah hujan. Ada positifnya dan ada negatifnya, positifnya pengeringan lahan rawa/pasang surut, potensi pertanaman baru, sementara negatifnya tentu kekerungan air sawah dan tadah hujan, ada resiko produksi yang akan terjadi.

“Maka isu kebijakan ada dua yaitu optimasi peluang ekstensifikasi dan mitigasi risiko El Nino,” jelasnya.

Lebih lanjut Pantjar Simatupang menjelaskan pendekatan yang dilakukan yakni pertama, optimasi lahan rawa, pasang surut. Pengalaman El Nino di tahun 2019, memanfaatkan pasang surut di Kalimantan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan produksi padi. Yang kedua mitigasi resiko, dengan strategi mengurangi keterpaparan, meningkatkan daya tahan.

“Ada 3 strategi realistik untuk tahun 2023/2024 yakni mitigasi dengan mengurangi cekaman El Nino, adaptasi dengan mencegah gagal tanam dan koping dengan mencegah gagal panen. Fasilitas pendukung ada pemetaan masalah dan peluang. Kemudian bantuan segera dengan menyediakan benih unggul tepat kebutuhan dan manajemen tata laksana,” kata Pantjar.

Koordinator Iklim, Konservasi Air dan Lingkungan Hidup, Direktorat Irigasi, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP), Andi Halu mengungkapkan tata kelola irigasi pertanian untuk antisipasi El Nino yakni melalui kebijakan irigasi pertanian.

Kebijakan ini dilakukan dengan meningkatkan dan mempertahankan ketersediaan air di tingkat usaha tani sebagai suplesi air irigasi untuk komoditas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, dengan cara menampung atau meningkatkan muka air dan mengoptimalkan pemanfaatan air yang sumber airnya berasal dari mata air, curah hujan/run off, sungai dan atau sumber air lainnya yang berfungsi untuk suplesi air irigasi.

“Serta meningkatkan fungsi jaringan irigasi pada irigasi tersier melalui kegiatan rehabilitasi dan peningkatan fungsi saluran (terbuka/tertutup), membangun sarana bangunan penangkap air serta meningkatkan kualitas kelembagaan petani pemakai air,” ungkapnya.

“Dalam rangka mengejar jadwal tanam kita bisa melakukan pemanfaatan brigade alsintan untuk mempercepat olah tanam, pengawalan ketat jadwal gilir giring irigasi bersama TNI, pemanfaatan pompa air pada daerah yang masih tersedia sumber airnya, pemanfaatan varietas padi yang tahan kekeringan dan pemanfaatan infrastrukrut irigasi pertanian,” jelas Andi.

Aspek penyediaan benih, Kementan melakukan intervensi percepatan tanam padi melalui bantuan benih untuk wilayah-wilayah yang masih tersedia cukup air dan berpeluang ditanami, daerah sentra padi yang berpotensi kekeringan namun yang memiliki sumber air.

Intervensi percepatan tanam padi melalui pemberian bantuan benih sebagai upaya preventif yaitu dengan benih varietas unggul yang toleran terhadap kekeringan dan hama penyakit, yang sudah banyak dirakit oleh para pemulia tanaman dan sudah dilepas oleh Menteri Pertanian.(nas)

Tags: ditjen tanaman panganel ninoKementanSuwandi

Berita Terkait.

maman
Ekonomi

Komisi VII Beri Sinyal Positif, Kementerian UMKM Siapkan Langkah Besar Menuju 2027

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:11
bc
Ekonomi

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tembus Rp100,6 Triliun, Jadi Sinyal Positif APBN

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:25
Hery-Gunardi
Ekonomi

Ketua Umum Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:09
Reghi-Perdana
Ekonomi

Pajak UMKM Tetap Ringan, Pemerintah Permanenkan Tarif PPh Final 0,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:35
Didukung Inovasi dan Kinerja Positif, Bank Raya Bidik Pertumbuhan Digital Berkelanjutan
Ekonomi

Didukung Inovasi dan Kinerja Positif, Bank Raya Bidik Pertumbuhan Digital Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:53
ANTAM Cetak Rekor Pendapatan Rp84,64 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Dividen 70 Persen
Ekonomi

Cadangan Beras Pemerintah Diklaim Capai 5,3 Juta Ton

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:23

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2228 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1450 shares
    Share 580 Tweet 363
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.