• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenkes: BPJS Tanggung Biaya Rawat Pasien Obesitas tanpa Komorbid

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 11 Juli 2023 - 22:35
in Nasional
bpjs

Ketua Tim Kerja Diabetes Melitus Dan Gangguan Metabolik Kemenkes Esti Widiastuti Kemenkes usai Konferensi Pers: Situasi Terkini Obesitas di Indonesia di Jakarta, Selasa (11/7/2023). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut BPJS Kesehatan akan tetap menanggung biaya perawatan pasien dengan obesitas meski yang bersangkutan tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

“Terkait rujukan bagi pasien, rujukan itu (tanpa dipungut biaya) karena sudah masuk ke dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Ketua Tim Kerja Diabetes Melitus Dan Gangguan Metabolik Kemenkes Esti Widiastuti usai Konferensi Pers: Situasi Terkini Obesitas di Indonesia di Jakarta, Selasa (11/7/2023), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Esti menuturkan, upaya tersebut dilakukan karena pemerintah melihat, obesitas tanpa komorbid seperti hipertensi, diabetes melitus atau auto imun juga termasuk ke dalam sebuah penyakit yang membutuhkan penanganan.

Sebab, obesitas memberikan dampak buruk dalam waktu yang cukup panjang karena menyangkut kesejahteraan masyarakat untuk bisa hidup produktif. Misalnya seperti meningkatnya potensi terkena penyakit tidak menular (PTM) hingga kerugian ekonomi yang dipicu oleh biaya perawatan penyakit komorbiditas atau PTM.

Terlebih berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang menunjukkan bahwa angka prevalensi obesitas di Indonesia sudah menyentuh 21,8 persen.

“Prevalensi obesitas makin meningkat, baik pada dewasa maupun anak dan remaja yang berpotensi meningkatkan angka penyakit tidak menular. Gaya hidup yang tidak sehat seperti konsumsi gula garam dan lemak (GGL) berlebih, kurang makanan berserat dan kurang aktivitas fisik jadi pemicu timbulnya obesitas,” ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Plt. Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes Lovely Daisy, bahwa obesitas akan tetap ditangani mengingat tiap penyakit berdasarkan sistem klasifikasi penyakit yang dijalankan seluruh dunia sesuai arahan Badan Kesehatan Dunia (WHO), masing-masing memiliki international classification of diseases (ICD) atau kodenya masing-masing.

“Misal obesitas itu kalau sudah ada ICD 10, itu pasti penyakit. Jadi tidak perlu ada komorbid, kalau sudah begitu namanya sudah jadi penyakit dan otomatis akan ditanggung,” kata Daisy.

Daisy juga berpesan jika kunci utama untuk terhindar dari obesitas sangat dipengaruhi oleh keinginan setiap pihak mengubah pola perilakunya untuk hidup sehat lewat pengaturan pola makan yang bergizi seimbang seperti yang dijabarkan dalam slogan Isi Piringku.

Sebagaimana yang tertuang dalam Permenkes No. 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak Serta Pesan Kesehatan Pada Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji, konsumsi gula yang dianjurkan adalah empat sendok makan/orang/hari.

Kemudian untuk asupan garam adalah satu sendok teh/orang/hari. Sedangkan anjuran asupan lemak yakni lima sendok makan/orang/hari.

Guna terhindar dari obesitas, Daisy juga menganjurkan agar masyarakat mulai mengatur aktivitasnya untuk rutin berolahraga fisik dan mengurangi kebiasaan bermain gawai dalam waktu yang cukup lama. Penting pula mengatur pola tidur agar terhindar dari stres.

“Sebenarnya perilaku kebiasaan (mencegah obesitas) itu harus dimulai dari rumah agar terbawa oleh si anak. Kebiasaan orang tua dalam menyiapkan makanan untuk sarapan misalnya, itu juga penting sehingga anak tidak jajan (makanan yang tidak sehat), itu biasanya akan terbawa,” katanya. (mg1)

Tags: BPJSKemenkesKementerian KesehatankomorbidPasien Obesitas

Berita Terkait.

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2893 shares
    Share 1157 Tweet 723
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.