• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Puluhan Ribu Polisi Dikerahkan, Prancis Reda, 719 Orang Ditangkap

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 3 Juli 2023 - 00:38
in Internasional
Mobil-Terguling

Petugas kepolisian Prancis berjalan di dekat mobil yang terguling saat aksi protes menyusul penembakan Nahel di Prancis, Minggu (2/7/2023). Remaja berusia 17 tahun tersebut ditembak mati lantaran gagal memberhentikan Mercedes AMH yang dikendarainya di jalur bus di Kota Nanterre. Foto : Antara/ Reuters/Juan Medina/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kerusuhan di Prancis sedikit mereda tadi malam ketika puluhan ribu polisi dikerahkan ke berbagai kota setelah pemakaman seorang remaja yang tewas ditembak polisi, kata Kementerian Dalam Negeri Prancis pada Minggu (2/7/2023).

Polisi diterjunkan ke jalan-jalan untuk menjaga ketertiban setelah Nahel dimakamkan. Remaja 17 tahun keturunan Aljazair dan Maroko itu ditembak oleh seorang polisi saat pemeriksaan lalu lintas pada Selasa di kawasan pinggiran Paris, Nanterre.

BacaJuga:

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Setelah penembakan itu, para perusuh tidak hanya membakar mobil dan angkutan umum serta menjarah toko, tetapi juga mengincar gedung-gedung yang dianggap mewakili negara Prancis, seperti balai kota, kantor polisi, dan sekolah.

Baca Juga : Prancis Sangkal Soal Rasisme Sistemik di Dalam Badan Hukum Negaranya

Kemendagri Prancis mengatakan 719 orang ditangkap pada Sabtu malam, lebih sedikit dari 1.311 pada malam sebelumnya dan 875 pada Kamis malam.

Menurut kementerian itu, 45.000 polisi dan ribuan pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menjaga ketertiban.

“Tindakan mereka … membuat malam menjadi lebih tenang,” kata kementerian tersebut di akun resminya di Twitter.

Kerusuhan terbesar tadi malam terjadi di Marseille, di mana polisi dengan gas air mata bentrok dengan para pemuda di sekitar pusat kota hingga larut malam.

China dan beberapa negara Barat telah memperingatkan warga mereka di Prancis untuk tetap waspada.

Konsulat Jenderal China telah mengajukan keluhan resmi kepada Prancis setelah pada Kamis jendela bus yang mengangkut rombongan turis China pecah dan menyebabkan luka ringan, kata Kantor Urusan Konsuler China pada Minggu.

Di Paris, keamanan ditingkatkan di jalan Champs Elysees yang terkenal setelah muncul seruan di media sosial agar orang-orang berkumpul di sana.

Jalan yang biasanya dibanjiri wisatawan itu dijaga ketat oleh pasukan keamanan yang melakukan pemeriksaan secara acak. Toko-toko ditutup pemiliknya dengan papan untuk mencegah aksi perusakan. Beberapa bentrokan sporadis terjadi di pusat kota.

Kepolisian setempat mengatakan enam gedung umum rusak dan lima polisi terluka dalam bentrokan semalam. Sebanyak 315 orang ditangkap di ibu kota Prancis itu.

Rumah Vincent Jeanbrun, Wali Kota L’Hay-les-Roses, di pinggiran Paris dijarah, istri dan anak-anaknya jadi sasaran massa. Jaksa setempat mengatakan penyelidikan telah dibuka terhadap upaya pembunuhan.

Kerusuhan juga terjadi di Kota Mediterania Nice dan Kota Strasbourg.

Presiden Emmanuel Macron menunda kunjungan kenegaraan ke Jerman, yang rencananya dimulai pada Minggu, untuk menangani krisis terburuk di era kepemimpinannya sejak protes “Rompi Kuning” yang melumpuhkan sebagian besar Prancis pada akhir 2018.

Pada pemakaman Nahel, ratusan orang antre memasuki masjid besar Nanterre. Relawan dengan rompi kuning berjaga-jaga, sedangkan puluhan warga menyaksikan dari seberang jalan.

Polisi, yang disebut jaksa mengaku menembak mati Nahel, ditahan untuk penyelidikan formal atas pembunuhan disengaja seperti dilansir Antara.

Pengacaranya, Laurent-Franck Lienard, mengatakan kliennya bermaksud menembak kaki Nahel tetapi terbentur saat mobil melaju, sehingga tembakannya mengenai dada. (aro)

Tags: demoKerusuhanPrancis

Berita Terkait.

Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57

OLAHRAGA

Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Dimyati Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5534 shares
    Share 2214 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.