• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Puluhan Ribu Polisi Dikerahkan, Prancis Reda, 719 Orang Ditangkap

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 3 Juli 2023 - 00:38
in Internasional
Mobil-Terguling

Petugas kepolisian Prancis berjalan di dekat mobil yang terguling saat aksi protes menyusul penembakan Nahel di Prancis, Minggu (2/7/2023). Remaja berusia 17 tahun tersebut ditembak mati lantaran gagal memberhentikan Mercedes AMH yang dikendarainya di jalur bus di Kota Nanterre. Foto : Antara/ Reuters/Juan Medina/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kerusuhan di Prancis sedikit mereda tadi malam ketika puluhan ribu polisi dikerahkan ke berbagai kota setelah pemakaman seorang remaja yang tewas ditembak polisi, kata Kementerian Dalam Negeri Prancis pada Minggu (2/7/2023).

Polisi diterjunkan ke jalan-jalan untuk menjaga ketertiban setelah Nahel dimakamkan. Remaja 17 tahun keturunan Aljazair dan Maroko itu ditembak oleh seorang polisi saat pemeriksaan lalu lintas pada Selasa di kawasan pinggiran Paris, Nanterre.

BacaJuga:

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Setelah penembakan itu, para perusuh tidak hanya membakar mobil dan angkutan umum serta menjarah toko, tetapi juga mengincar gedung-gedung yang dianggap mewakili negara Prancis, seperti balai kota, kantor polisi, dan sekolah.

Baca Juga : Prancis Sangkal Soal Rasisme Sistemik di Dalam Badan Hukum Negaranya

Kemendagri Prancis mengatakan 719 orang ditangkap pada Sabtu malam, lebih sedikit dari 1.311 pada malam sebelumnya dan 875 pada Kamis malam.

Menurut kementerian itu, 45.000 polisi dan ribuan pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menjaga ketertiban.

“Tindakan mereka … membuat malam menjadi lebih tenang,” kata kementerian tersebut di akun resminya di Twitter.

Kerusuhan terbesar tadi malam terjadi di Marseille, di mana polisi dengan gas air mata bentrok dengan para pemuda di sekitar pusat kota hingga larut malam.

China dan beberapa negara Barat telah memperingatkan warga mereka di Prancis untuk tetap waspada.

Konsulat Jenderal China telah mengajukan keluhan resmi kepada Prancis setelah pada Kamis jendela bus yang mengangkut rombongan turis China pecah dan menyebabkan luka ringan, kata Kantor Urusan Konsuler China pada Minggu.

Di Paris, keamanan ditingkatkan di jalan Champs Elysees yang terkenal setelah muncul seruan di media sosial agar orang-orang berkumpul di sana.

Jalan yang biasanya dibanjiri wisatawan itu dijaga ketat oleh pasukan keamanan yang melakukan pemeriksaan secara acak. Toko-toko ditutup pemiliknya dengan papan untuk mencegah aksi perusakan. Beberapa bentrokan sporadis terjadi di pusat kota.

Kepolisian setempat mengatakan enam gedung umum rusak dan lima polisi terluka dalam bentrokan semalam. Sebanyak 315 orang ditangkap di ibu kota Prancis itu.

Rumah Vincent Jeanbrun, Wali Kota L’Hay-les-Roses, di pinggiran Paris dijarah, istri dan anak-anaknya jadi sasaran massa. Jaksa setempat mengatakan penyelidikan telah dibuka terhadap upaya pembunuhan.

Kerusuhan juga terjadi di Kota Mediterania Nice dan Kota Strasbourg.

Presiden Emmanuel Macron menunda kunjungan kenegaraan ke Jerman, yang rencananya dimulai pada Minggu, untuk menangani krisis terburuk di era kepemimpinannya sejak protes “Rompi Kuning” yang melumpuhkan sebagian besar Prancis pada akhir 2018.

Pada pemakaman Nahel, ratusan orang antre memasuki masjid besar Nanterre. Relawan dengan rompi kuning berjaga-jaga, sedangkan puluhan warga menyaksikan dari seberang jalan.

Polisi, yang disebut jaksa mengaku menembak mati Nahel, ditahan untuk penyelidikan formal atas pembunuhan disengaja seperti dilansir Antara.

Pengacaranya, Laurent-Franck Lienard, mengatakan kliennya bermaksud menembak kaki Nahel tetapi terbentur saat mobil melaju, sehingga tembakannya mengenai dada. (aro)

Tags: demoKerusuhanPrancis

Berita Terkait.

Putin
Internasional

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:13
Saan
Internasional

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01
DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel
Internasional

DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:10
Rupiah Terus Melemah, Harga Mi Instan hingga Tahu-Tempe Terancam Naik
Internasional

WNI Diculik Israel, Kemlu Siapkan Dokumen Darurat dan Bantuan Medis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15
DPR Tegaskan Sistem Self Assessment Jadi Benteng Perlindungan Wajib Pajak
Internasional

Menkomdigi Kecam Israel Cegat Kapal Kemanusiaan Global yang Angkut Jurnalis Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:11
Jelang Puncak Haji, Timwas DPR Ingatkan Jemaah Tak Buru-Buru Turun Bus Menuju Armuzna
Internasional

Jelang Puncak Haji, Timwas DPR Ingatkan Jemaah Tak Buru-Buru Turun Bus Menuju Armuzna

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:01

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2795 shares
    Share 1118 Tweet 699
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1078 shares
    Share 431 Tweet 270
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.