• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pengamat: Emisi Global Harus Dipotong 50 Persen untuk Capai NZE

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 22 Juni 2023 - 07:12
in Internasional
Pendiri dan Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal saat diwawancarai wartawan mengenai isu perubahan iklim di Bakoel Koffie, Jakarta, Rabu (21/6/2023). (ANTARA)

Pendiri dan Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal saat diwawancarai wartawan mengenai isu perubahan iklim di Bakoel Koffie, Jakarta, Rabu (21/6/2023). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Emisi global harus diturunkan sebesar 50 persen sedini mungkin untuk dapat mencapai emisi nol bersih (net zero emission/NZE) pada 2050, kata Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal.

FPCI adalah organisasi kebijakan luar negeri non-partisan, non-politik dan independen yang didirikan untuk membahas dan memperkenalkan isu-isu hubungan internasional kepada banyak aktor terkait di Indonesia, seperti diplomat, duta besar, pejabat pemerintah, akademisi, peneliti, bisnis, media, dosen, think-tank, mahasiswa dan media.

BacaJuga:

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

“Emisi global harus dipotong 50 persen dari sekarang untuk mencapai net zero emission pada 2050. Ini sudah dihitung carbon stock-nya untuk mencapai emisi bersih itu sesuai Paris Agreement,” kata Dino dalam pengarahan pers di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/6/2023).

Menurut dia, fenomena dunia yang akan paling mempengaruhi industri, ekonomi dan banyak aspek lainnya akar masalahnya adalah perubahan iklim.

“Bila dunia mengalami kenaikan suhu dua derajat Celsius maka 99 persen terurmbu karang dunia akan mati, dan Indonesia sebagai negara kepulauan pasti sangat terdampak,” ujar dia.

Terkait dengan kondisi Indonesia, di mana banyak harapan dan janji untuk membuat Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar ke-4 dunia pada 2045, dia mengatakan pencapaian visi itu akan sangat dipengaruhi oleh upaya pengendalian perubahan iklim.

“Kami lihat kondisi Indonesia sekarang baik dan ke depan banyak harapan dan janji untuk Indonesia 2045, menjadi negara ke-4 ekonomi besar dunia, dan banyak analisa tentang capaian yang diharapkan akan terjadi saat Indonesia mencapai usia 100 tahun pada 2045,” ujar Dino.

“Namun, dari semua analisa itu tidak ada analisa risiko, dan risiko yang paling besar adalah tentang perubahan iklim dimana kita akan hidup dengan suhu yang sangat panas,” lanjutnya.

Untuk itu, kata dia, FPCI kembali akan menyelenggarakan kegiatan Indonesia Net-Zero Summit (INZS) 2023 dengan tema “It’s Now or Never!” di Jakarta pada Sabtu (24/6).

INZS 2023 merupakan konferensi iklim tahunan yang diadakan oleh FPCI sebagai platform bagi para pemangku kebijakan, diplomat, sektor swasta, selebritas, pemuda, dan masyarakat sipil untuk mendiskusikan isu iklim.

“Intinya melalui forum ini kami akan mendorong masyarakat dan pemerintah untuk keluar dari zona nyaman dan jangan terbiasa baru menyadari krisis sampai krisis itu terjadi dahulu,” ucap Dino.

Pada Indonesia Net-Zero Summit 2023, selain pembahasan dalam bentuk panel diskusi, juga akan diadakan “Konser untuk Iklim” sebagai jembatan penarik minat masyarakat untuk terlibat dalam diskusi iklim.

INZS 2023 akan diikuti sekitar 5 ribu peserta dan melibatkan lebih dari 100 organisasi masyarakat, komunitas, dan kalangan universitas.

Pada tahun lalu, FPCI menyelenggarakan INZS secara daring untuk pertama kalinya dengan tema “Selamatkan Indonesia Emas 2045 dari Ancaman Darurat Iklim”.

“Bersama dengan 152 kelompok pegiat iklim dan pemuda dari seluruh Indonesia, FPCI menyuarakan aspirasi serta harapan bagi Indonesia untuk mewujudkan langkah konkret menuju pencapaian net-zero emission nasional,” ujar Dino. (mg1)

Tags: Emisi GlobalFPCINZEPengamat

Berita Terkait.

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3837 shares
    Share 1535 Tweet 959
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.