• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Musik Lokal Makin Disukai di Layanan “Streaming”

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 22 Juni 2023 - 06:19
in Gaya Hidup
Ilustrasi musik streaming. (ANTARA/Pexels)

Ilustrasi musik streaming. (ANTARA/Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam lima tahun terakhir, musik lokal makin disukai di layanan streaming (daring) di Indonesia, dengan genre pop berbahasa Indonesia dan pop daerah mulai menggerus dominasi lagu-lagu asing.

“Sekitar lima tahun yang lalu, konsumsi pasar musik adalah 70 persen internasional dan 30 persen lokal. Akhir-akhir ini, bagaimanapun, pasar telah menjadi jauh lebih lokal. Banyak orang mengonsumsi lagu-lagu Indonesia dan Jawa. Menurut analisis kami, pembagian konsumsi telah bergeser menjadi 60 persen internasional, 40 persen lokal,” kata Country Manager Believe Indonesia Dahlia Wijaya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (21/6).

BacaJuga:

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Direktur Kreatif ILLIT Kalah Gugatan Hukum Melawan Min Hee Jin

Dahlia menjelaskan bahwa musik lokal saat ini didominasi genre pop dalam bahasa Indonesia, kemudian meluas ke lagu pop berbahasa Jawa, pop Minang, musik Batak, Sunda, Manado, Papua, dan Ambon.

Sementara genre yang terus populer secara lokal di YouTube adalah dangdut, pop Jawa, pop Melayu dan K-Pop.

“K-Pop sangat populer di sini, dan telah melampaui pop Jepang yang masih populer beberapa tahun yang lalu,” terangnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/6/2023).

Menurut Dahlia, hal menarik dari genre dangdut yang umumnya dinyanyikan dalam bahasa Jawa adalah karena dikombinasikan dengan tarian seperti yang lazim ditemukan dalam musik India.

“Penggemar dangdut suka menonton video untuk koreografi, sama seperti mereka suka mendengarkan lagu. Itu sebabnya, YouTube adalah platform pilihan mereka,” imbuhnya.

Yang patut diapresiasi bahwa sebagian besar layanan streaming digital mendukung musik lokal dan hyperlocal, dan kebanyakan dari mereka memiliki daftar putar hyperlocal.

Misalnya Spotify yang meluncurkan kampanye lokal #SpotifyIDentitasku pada Oktober 2022 untuk merayakan keragaman budaya dan identitas musik Indonesia.

“Enam seniman telah dipilih untuk menjadi wajah kampanye ini dan lima di antaranya adalah seniman Believe, jadi kami sangat bangga,” jelasnya.

Menurutnya, sebagian besar layanan streaming digital menawarkan paket “freemium” dan premium karena meski orang Indonesia menyukai musik, namun mereka tidak selalu mau membayar untuk mengaksesnya.

“Jadi, sebagian besar masih merupakan bisnis freemium di sini dan sangat berorientasi pada penggunaan video yang mewakili sekitar lebih dari setengah pendapatan streaming. Kami memperkirakan bahwa kurang dari 1 persen dari seluruh populasi membayar untuk paket premium,” paparnya.

Sebagai perbandingan untuk pelanggan berbayar, lanjut Dahlia, Thailand memiliki sekitar 3 persen pengguna, China 9 persen pengguna, dan AS lebih dari 35 persen pengguna. Mengubah pengguna gratis menjadi pengguna berbayar, katanya, adalah proses yang panjang dan sulit bagi layanan streaming digital karena terkait dengan pendidikan pengguna terhadap manfaat model premium.

“Konversi di Indonesia berada pada tahap awal, seperti halnya untuk pasar lain pada tahap pengembangan premium yang sama,” terang Dahlia.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa penetrasi kartu kredit yang rendah di Indonesia juga menimbulkan hambatan teknologi, selain kesenjangan dalam jangkauan internet. Untuk mengatasi hal ini, layanan streaming digital dapat menawarkan musik yang dibundel dengan langganan seluler dan menangani pembayaran dompet digital melalui platform lokal.

“Strategi ini paling efektif dengan pendengar dewasa yang memiliki pendapatan lebih tinggi dan menghargai pengalaman bebas iklan,” ujar Dahlia.

Penagihan seluler, lanjutnya, adalah opsi menarik lain yang sedang diterapkan oleh layanan streaming digital. Beberapa dari mereka menyimpulkan perjanjian dengan operator telekomunikasi lokal sehingga pengguna dapat berlangganan layanan melalui paket seluler, memperoleh manfaat seperti diskon berlangganan atau data yang dialokasikan hanya untuk mendengarkan. (mg1)

Tags: Believe IndonesiamusikMusik LokalStreaming

Berita Terkait.

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:06
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Direktur Kreatif ILLIT Kalah Gugatan Hukum Melawan Min Hee Jin

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05
net
Gaya Hidup

Momen Nostalgia Masa Lalu, G-Dragon Ungkap Kelakuan Idol Pria yang Pernah Sambangi Asrama Dara 2NE1

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:02
Rapat-Pleno
Gaya Hidup

9 IKU Lampaui Target, UT Perkuat Jejak sebagai Kampus Digital

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:21
day
Gaya Hidup

Karya Sutradara Kim Jong Kwan, “The Table: Day and Night” Terpilih Jadi Film Pembuka BIFF 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:01

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.