• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Musik Lokal Makin Disukai di Layanan “Streaming”

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 22 Juni 2023 - 06:19
in Gaya Hidup
Ilustrasi musik streaming. (ANTARA/Pexels)

Ilustrasi musik streaming. (ANTARA/Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam lima tahun terakhir, musik lokal makin disukai di layanan streaming (daring) di Indonesia, dengan genre pop berbahasa Indonesia dan pop daerah mulai menggerus dominasi lagu-lagu asing.

“Sekitar lima tahun yang lalu, konsumsi pasar musik adalah 70 persen internasional dan 30 persen lokal. Akhir-akhir ini, bagaimanapun, pasar telah menjadi jauh lebih lokal. Banyak orang mengonsumsi lagu-lagu Indonesia dan Jawa. Menurut analisis kami, pembagian konsumsi telah bergeser menjadi 60 persen internasional, 40 persen lokal,” kata Country Manager Believe Indonesia Dahlia Wijaya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (21/6).

BacaJuga:

Kasus Campak Masih Marak, Ketua DPR RI Minta Program Imunisasi Dievaluasi

Jejak Hilirisasi Bernilai Tambah, MIND ID Menayangkan Perdana Film The MINDJourney

HKTB-EIGER Ajak Wisatawan Indonesia Temukan Sisi Alam Hong Kong yang Tak Terduga

Dahlia menjelaskan bahwa musik lokal saat ini didominasi genre pop dalam bahasa Indonesia, kemudian meluas ke lagu pop berbahasa Jawa, pop Minang, musik Batak, Sunda, Manado, Papua, dan Ambon.

Sementara genre yang terus populer secara lokal di YouTube adalah dangdut, pop Jawa, pop Melayu dan K-Pop.

“K-Pop sangat populer di sini, dan telah melampaui pop Jepang yang masih populer beberapa tahun yang lalu,” terangnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/6/2023).

Menurut Dahlia, hal menarik dari genre dangdut yang umumnya dinyanyikan dalam bahasa Jawa adalah karena dikombinasikan dengan tarian seperti yang lazim ditemukan dalam musik India.

“Penggemar dangdut suka menonton video untuk koreografi, sama seperti mereka suka mendengarkan lagu. Itu sebabnya, YouTube adalah platform pilihan mereka,” imbuhnya.

Yang patut diapresiasi bahwa sebagian besar layanan streaming digital mendukung musik lokal dan hyperlocal, dan kebanyakan dari mereka memiliki daftar putar hyperlocal.

Misalnya Spotify yang meluncurkan kampanye lokal #SpotifyIDentitasku pada Oktober 2022 untuk merayakan keragaman budaya dan identitas musik Indonesia.

“Enam seniman telah dipilih untuk menjadi wajah kampanye ini dan lima di antaranya adalah seniman Believe, jadi kami sangat bangga,” jelasnya.

Menurutnya, sebagian besar layanan streaming digital menawarkan paket “freemium” dan premium karena meski orang Indonesia menyukai musik, namun mereka tidak selalu mau membayar untuk mengaksesnya.

“Jadi, sebagian besar masih merupakan bisnis freemium di sini dan sangat berorientasi pada penggunaan video yang mewakili sekitar lebih dari setengah pendapatan streaming. Kami memperkirakan bahwa kurang dari 1 persen dari seluruh populasi membayar untuk paket premium,” paparnya.

Sebagai perbandingan untuk pelanggan berbayar, lanjut Dahlia, Thailand memiliki sekitar 3 persen pengguna, China 9 persen pengguna, dan AS lebih dari 35 persen pengguna. Mengubah pengguna gratis menjadi pengguna berbayar, katanya, adalah proses yang panjang dan sulit bagi layanan streaming digital karena terkait dengan pendidikan pengguna terhadap manfaat model premium.

“Konversi di Indonesia berada pada tahap awal, seperti halnya untuk pasar lain pada tahap pengembangan premium yang sama,” terang Dahlia.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa penetrasi kartu kredit yang rendah di Indonesia juga menimbulkan hambatan teknologi, selain kesenjangan dalam jangkauan internet. Untuk mengatasi hal ini, layanan streaming digital dapat menawarkan musik yang dibundel dengan langganan seluler dan menangani pembayaran dompet digital melalui platform lokal.

“Strategi ini paling efektif dengan pendengar dewasa yang memiliki pendapatan lebih tinggi dan menghargai pengalaman bebas iklan,” ujar Dahlia.

Penagihan seluler, lanjutnya, adalah opsi menarik lain yang sedang diterapkan oleh layanan streaming digital. Beberapa dari mereka menyimpulkan perjanjian dengan operator telekomunikasi lokal sehingga pengguna dapat berlangganan layanan melalui paket seluler, memperoleh manfaat seperti diskon berlangganan atau data yang dialokasikan hanya untuk mendengarkan. (mg1)

Tags: Believe IndonesiamusikMusik LokalStreaming

Berita Terkait.

Komisi II Dorong Kemudahan dan Pendampingan Penyaluran Kredit Pelaku Usaha di Daerah
Gaya Hidup

Kasus Campak Masih Marak, Ketua DPR RI Minta Program Imunisasi Dievaluasi

Kamis, 2 April 2026 - 22:29
id
Gaya Hidup

Jejak Hilirisasi Bernilai Tambah, MIND ID Menayangkan Perdana Film The MINDJourney

Kamis, 2 April 2026 - 13:03
hktb
Gaya Hidup

HKTB-EIGER Ajak Wisatawan Indonesia Temukan Sisi Alam Hong Kong yang Tak Terduga

Rabu, 1 April 2026 - 11:22
epi
Gaya Hidup

Usai Lebaran, PLN EPI Ajak Pegawai Reset Pola Hidup lewat Health Talk DYNAMIC

Rabu, 1 April 2026 - 11:11
autopsi
Gaya Hidup

Autopsy: Dead Body Can Talk’, Ketika Tubuh Tak Bernyawa Menjadi Saksi Paling Jujur

Rabu, 1 April 2026 - 08:20
Earth Hour 2026, Morrissey Hotel Menteng Ajak Tamu dan Karyawan Hidup Lebih Hijau
Gaya Hidup

Earth Hour 2026, Morrissey Hotel Menteng Ajak Tamu dan Karyawan Hidup Lebih Hijau

Senin, 30 Maret 2026 - 15:22

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    912 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.