• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Lemah Karena Investor Masih “Anxious”

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 13 Juni 2023 - 11:23
in Ekonomi
Rupiah-dan-Dollar

Petugas menunjukkan uang dolar AS dan uang rupiah di salah satu kantor cabang PT. Bank Mandiri Persero Tbk, Jakarta, Selasa (31/1/2023). Foto: Antara/Reno Esnir/tom

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis Mata Uang Lukman Leong menyatakan pelemahan rupiah, karena investor masih anxious dan cenderung wait and see menjelang data penting inflasi Amerika Serikat (AS) malam ini, dan Federal Open Market Committee (FOMC) besok, Rabu (14/6).

“Namun, pelemahan rupiah akan terbatas dan mungkin bisa rebound di sesi kemudian, didukung oleh permintaan SBN (Surat Berharga Negara) yang masih kuat, tercermin dari imbal hasil obligasi Indonesia yg masih turun. Hari ini, rupiah diperkirakan akan bergerak dalam kisaran sempit Rp14.800-Rp14,900 per USD,” kata dia, di Jakarta, Selasa (13/6), dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Ekspor Perikanan RI Masih Kuat, tapi Rantai Pasok Terganggu Konflik Global

Pertamina-Pemerintah Perkuat Tradisi Mudik dengan Sentuhan Ramah Lingkungan

Coocaa Gelar Livestream Mobile Ramadan, Hadirkan Promo Interaktif dan Perkenalkan TV Terbaru X66H

Menurut dia, inflasi utama di Amerika Serikat( AS) diperkirakan turun ke kisaran 4, 1 persen year on year (yoy). The Fed sendiri diduga takkan menaikkan suku bunga pada besok, Rabu (14/6).

Baca Juga : Rupiah Lemah karena Khawatir Penurunan Ekspor China

“Rupiah berpotensi akan kembali menguat setelah kedua data tersebut (muncul),” ujar Lukman.

Melihat dari domestik, investor disebut akan mengantisipasi data perdagangan Indonesia yang diperkirakan akan kembali surplus besar USD3 miliar.

Senada, Analis ICDX Revandra Aritama menganggap sentimen pasar terkait rupiah vs dolar AS masih menunggu hasil rapat FOMC.

“Banyak kabar yang menyebut potensi The Fed untuk menahan nilai suku bunga cukup besar, mengingat nilai suku bunga saat ini cukup tinggi dan kondisi ekonomi internal AS yang dikabarkan kurang baik. Jika benar hasil rapat FOMC menahan nilai suku bunga, maka rupiah memiliki peluang untuk menguat cukup besar mengingat faktor fundamental ekonomi Indonesia cukup baik,” ucap Revandra.

Gubernur Bank Indonesia (BI) disebut juga telah menyebutkan faktor yang menyebabkan peluang rupiah menguat cukup besar, yaitu pertumbuhan ekonomi tanah air yang tinggi, inflasi yang terkendali, pembayaran cadangan devisa yang relatif rendah, dan imbal hasil obligasi dan aset keuangan yang menarik.(mg2)

Tags: anxiousInflasiInflasi ASnilai tukar rupiahrupiahWait and See

Berita Terkait.

Ekspor Perikanan RI Masih Kuat, tapi Rantai Pasok Terganggu Konflik Global
Ekonomi

Ekspor Perikanan RI Masih Kuat, tapi Rantai Pasok Terganggu Konflik Global

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:03
Pertamina-Pemerintah Perkuat Tradisi Mudik dengan Sentuhan Ramah Lingkungan
Ekonomi

Pertamina-Pemerintah Perkuat Tradisi Mudik dengan Sentuhan Ramah Lingkungan

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:33
Coocaa Gelar Livestream Mobile Ramadan, Hadirkan Promo Interaktif dan Perkenalkan TV Terbaru X66H
Ekonomi

Coocaa Gelar Livestream Mobile Ramadan, Hadirkan Promo Interaktif dan Perkenalkan TV Terbaru X66H

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:23
WARI Hadirkan Program Sosial Ramadan dan Perkuat Layanan Mudik
Ekonomi

WARI Hadirkan Program Sosial Ramadan dan Perkuat Layanan Mudik

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:03
72 Ribu Personel Disiagakan, PLN Pastikan Listrik Andal Selama Idulfitri
Ekonomi

72 Ribu Personel Disiagakan, PLN Pastikan Listrik Andal Selama Idulfitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:53
Lowongan Kerja Nasional Dibuka, LAM Cari AMT hingga QC untuk Operasional di Seluruh Indonesia
Ekonomi

Lowongan Kerja Nasional Dibuka, LAM Cari AMT hingga QC untuk Operasional di Seluruh Indonesia

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:43

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2233 shares
    Share 893 Tweet 558
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.