• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Presiden Erdogan Lanjutkan Kekuasaan di Turki

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 30 Mei 2023 - 03:33
in Internasional
edogan

Presiden Turki Tayyip Erdogan dan istrinya Ermine Erdogan melambaikan tangan kepada para pendukungnya setelah memenangi Pilpres Turki putaran kedua, di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, Minggu (28/5/2023). ANTARA/REUTERS/Umit Bektas/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Pemilu Turki (YSK) pada Minggu (28/5) mengumumkan bahwa Recep Tayyip Erdogan kembali terpilih sebagai Presiden Turki setelah memenangi putaran kedua pemilu presiden.

Berdasarkan hasil suara yang belum disahkan, Erdogan unggul dengan perolehan 52,14 persen suara atas pesaingnya Kemal Kilicdaroglu yang mengantongi 47,86 persen suara pada putaran kedua pilpres Turki.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Sebelumnya pada putaran pertama 14 Mei tidak ada calon presiden yang menembus ambang batas 50 persen suara sehingga pilpres dilanjutkan ke putaran kedua, meski Erdogan mengantongi 49,52 persen suara.

Lebih dari 64,1 juta orang terdaftar sebagai pemilih pemilu Turki, termasuk sekitar 1,92 juta orang yang berada di luar negeri yang sudah lebih dulu memberikan suaranya.

Pengamat hubungan internasional Teuku Rezasyah mengatakan secara konstitusional Erdogan sudah menang. Meski sudah melewati ambang batas, kemenangannya masih tipis dengan selisih kurang dari 10 persen suara. Hal itu menunjukkan bahwa Erdogan harus bekerja keras dan bahwa ia bukanlah presiden dari partai yang berkuasa saja, melainkan presiden dari seluruh masyarakat Turki.

“Erdogan harus meyakinkan dirinya sendiri dan masyarakat Turki bahwa dia adalah presiden dari seluruh masyarakat Turki sehingga harus berani mengambil program-program unggulan dari lawannya. Harus mempunyai standar tinggi dan membuktikan dirinya mampu mencapai itu. Harus berani, jangan sekadar menang,” katanya.

Jika perlu, Erdogan juga harus mengambil pencapaian atau nilai-nilai terbaik dari pemenang kedua dan ketiga pada pilpres Turki. “Bagaimanapun Erdogan harus merangkul semua pihak,” ujarnya.

Hal tersebut tidaklah mudah sehingga Erdogan perlu banyak melakukan konsultasi dan harus pula mengurangi atau tidak terkesan otoriter. Pun wajib menerima pihak yang dia kalahkan sebagai saudara. “Karena budaya Turki termasuk masyarakat dan peradabannya tinggi,” katanya.

Menurut Teuku, Erdogan juga harus membuktikan bahwa kebijakan luar negeri Turki akan lebih baik dari sebelumnya, sebab banyak kritikan atas perilaku Turki di Timur Tengah. Kritikan tentang tidak adanya progres di Uni Eropa dan anggapan soal seperti bermain dua kaki dalam perang Rusia-Ukraina.

Oleh karena itu, katanya, Erdogan harus berani melakukan tindakan-tindakan global, harus pula mencoba berpikir berbeda dengan negara-negara mitra di Uni Eropa. “Dia harus memperkaya ide dan memberikan terobosan, seperti melakukan reformasi di Dewan Keamanan PBB.”

Kemudian, terkait kabinet, Erdogan harus berani berbagi kursi dan melibatkan tokoh-tokoh di luar partainya untuk jabatan-jabatan strategis di luar posisi pertahanan dan keamanan.

Teuku menuturkan bahwa untuk ke depannya Erdogan hendaknya meyakinkan dalam negeri bahwa akan terjadi transisi kepemimpinan Turki yang secara alamiah tetapi terencana. Hendaknya Erdogan berani melakukan reformasi di DK PBB dan perlu berkoordinasi dengan negara-negara MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia).

“Erdogan perlu juga belajar dari konflik Rusia-Ukraina bahwa menciptakan perdamaian adalah hal yang mutlak di dunia. Turki hendaknya berani mengatakan kepada dunia bahwa Turki yang modern adalah yang cinta damai dan yang turut membantu menyelesaikan krisis-krisis dunia secara bermartabat.”

Sementara itu, pengamat hubungan internasional Dinna Prapto Raharja berpendapat bahwa kemenangan Erdogan ternyata semakin menonjolkan adanya perbedaan pendapat tentang siapa yang layak memimpin dan model kepemimpinan yang tepat untuk Turki. “Ini menarik karena Erdogan selama berkuasa telah melakukan berbagai macam cara agar lebih diterima di masyarakat tetapi ternyata justru makin nampak perbedaan internal di dalam negeri Turki,” katanya.

Dinna berpendapat bahwa terpilihnya Erdogan sampai harus melalui dua putaran pemilu menunjukkan bahwa politik di Turki sehat karena dinamis. “Politik yang sehat di mata saya adalah politik yang terus dinamis, tidak berhenti puas pada satu orang selama berpuluh-puluh tahun.”

Dinna menuturkan berkat Erdogan ada banyak agenda luar negeri yang kini menempatkan Turki makin sentral di NATO, Uni Eropa, AS, Rusia, dan dunia.

Untuk ke depannya, Erdogan memiliki pekerjaan rumah yang kompleks di tingkat global dan kebijakan luar negeri Turki dinantikan oleh dunia. “Mulai dari nasib perang Rusia-Ukraina, pasokan pangan dan pupuk dunia, nasib Swedia di NATO, hingga bentuk tatanan relasi negara-negara Eropa, Rusia, dan AS,” katanya.

Sambutan Erdogan

Dalam sambutan mengenai hasil pemilu di kompleks kepresidenan, Erdogan mengatakan, “Tidak ada yang kalah hari ini. Semua 85 juta warga kami telah menang. Sebagaimana dituntut oleh tanggung jawab yang dipercayakan kepada kami oleh bangsa kita, kami tidak tersinggung, kesal, atau marah kepada siapa pun. Sudah waktunya untuk mengesampingkan semua perselisihan dan pertengkaran tentang periode pemilu, dan bersatu dan berkumpul bersama dalam tujuan dan impian bangsa kita”.

Pada awal sambutannya, Erdogan mengatakan, “Kami sangat mencintai Turki”. Dia menyatakan bahwa pilpres putaran kedua rampung tanpa kendala yang berarti. “Menurut hasil pemilu yang belum disahkan, bangsa kita telah mempercayakan kami sebagai presiden selama 5 tahun lagi. Saya ingin berterima kasih kepada seluruh rakyat, yang sekali lagi menganggap kami layak untuk memikul tanggung jawab mengatur negara.”

Erdogan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga negara yang telah mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di dalam dan luar negeri, yang menjunjung tinggi keinginan mereka dan membuktikan kekuatan demokrasi Turki.

“Seperti yang Anda ingat, kami selalu mengatakan ‘tidak akan ada yang kalah di negara kami saat kami menang’,” katanya.

“Demikian pula, kami berkata, ‘ketika kami menang, satu-satunya yang kalah adalah pemilik skenario kotor tentang negara kami dan aparat mereka, organisasi teroris, dan rentenir. Izinkan saya mengulangi janji serupa; Tidak ada yang kalah hari ini. 85 juta warga kami telah menang.” (bro)

Tags: Presiden Erdoganturki

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

OLAHRAGA

Trophi-Carabao
Olahraga

Ada MU vs Brighton hingga Liverpool vs Tottenham, Ini Drawing Babak Ketiga Carabao Cup

Editor Ali Rachman
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:20

INDOPOSCO.ID - Babak ketiga Carabao Cup 2026/2027 belum dimainkan, tetapi panasnya sudah terasa sejak hasil undian diumumkan. Sejumlah klub Premier...

SelengkapnyaDetails
YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05
Trophi-Liga-Champions

Drawing Liga Champions: Deretan Bigmatch Langsung Hiasi Fase Liga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:47
Piala-AFF

Bekuk Tailan di Final AFF, Kim Sang Sik Ukir Sejarah untuk Vietnam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:43
RF

Jakarta Jadi Saksi, RF ONLINE NEXT Bawa Kejutan Besar untuk Player Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.