• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Filipina Prihatin Atas Taiwan Tetapi Junjung Kebijakan “Satu-China”

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 23 April 2023 - 18:18
in Internasional
filipina

Peta konflik klaim wilayah antar-negara di Laut China Selatan. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Filipina pada Sabtu menyatakan keprihatinan atas “meningkatnya ketegangan” di Selat Taiwan, namun tetap menjunjung tinggi kebijakan satu-China yang mengakui pemerintah di Beijing sebagai satu-satunya pemerintah China yang sah.

Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo juga menyampaikan pada Menteri Luar Negeri China Qin Gang bahwa Manila mengambil pendekatan independen untuk hubungan luar negeri, yang secara implisit menyatakan bahwa Filipina tidak memihak Amerika Serikat (AS) maupun China.

BacaJuga:

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Pertemuan antara Menlu Filipina dan China itu berlangsung setelah kritik China baru-baru ini terhadap Filipina karena mencampuri urusan Taiwan.

Duta Besar China untuk Filipina pekan lalu mengkritik Manila karena dinilai telah “memicu api” ketegangan regional dengan memperbolehkan AS menggunakan pangkalan militer tambahan di negara Asia Tenggara tersebut. Ia juga mendesak Filipina untuk “dengan tegas menentang kemerdekaan Taiwan.”

Manalo juga menyinggung posisi masing-masing antara Filipina dan China terkait hak atas wilayah Laut China Selatan, di mana kedua negara memiliki klaim tumpang tindih. Wilayah, yang kaya akan mineral dan merupakan jalur perdagangan yang penting itu, juga diklaim seluruhnya atau sebagian oleh Brunei, Malaysia, Vietnam, dan Taiwan.

“Pemimpin kami telah sepakat bahwa perbedaan kami di Laut Filipina Barat bukanlah keseluruhan gambaran hubungan kami,” kata Manalo seperti dikutip dari Antara, Minggu (23/4/2023).

Ia mengacu pada pertemuan antara Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dan Presiden China Xi Jinping dalam kunjungan sebelumnya ke Beijing pada Januari.

Manalo menambahkan, “Perbedaan ini seharusnya tidak menghalangi kita untuk mencari cara mengelola secara efektif, terutama dengan mendahulukan kepentingan hak-hak warga Filipina, khususnya para nelayan yang mata pencaharian dan kesejahteraan umumnya dirusak oleh insiden dan tindakan di Laut Filipina Barat.”

Laut Filipina Barat adalah nama lokal untuk bagian Laut China Selatan di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Filipina.

Sebagai tanggapan, Qin mengatakan bahwa “di tengah situasi regional yang berubah-ubah dan bergejolak, hubungan China-Filipina yang sehat dan stabil” memenuhi aspirasi rakyat kedua negara serta negara-negara di kawasan tersebut, menurut Kedubes China di Manila.

Kunjungan Qin berlangsung saat AS dan Filipina mengadakan latihan militer skala besar di kawasan yang berhadapan dengan Laut China Selatan dan Taiwan.

Qin, yang sedang dalam kunjungan ke Manila sampai hari Minggu, juga bertemu dengan Presiden Marcos.

Marcos menggambarkan pertemuannya dengan Qin “sangat berguna” dalam membereskan masalah. Dia juga mengatakan beberapa pernyataan baru-baru ini yang dibuat oleh Filipina dan China mungkin telah “disalahtafsirkan.”

Marcos dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden pada 1 Mei di Washington, di mana Biden diharapkan untuk menegaskan kembali komitmen Washington terhadap Manila, yang merupakan sekutu perjanjian pertahanan AS.(mg1)

Tags: filipinakebijakanSatu-ChinaTaiwan

Berita Terkait.

Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01
kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic melempar sindiran kepada Persija Jakarta setelah timnya ditekuk 1-2 oleh Macan Kemayoran pada...

SelengkapnyaDetails
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11
ketum

Persija vs Persib di GBK, Ketum Jakmania Imbau Suporter Jaga Ketertiban

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23
parkit

Persija vs Persib di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19
Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Sabtu, 12 September 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • timnas

    Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1344 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Harison Mocodompis Pangkas Birokrasi Tanah, PPAT Tak Sanggup Diminta Mundur

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.