• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Dinilai Mampu Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Asean

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 16 April 2023 - 19:34
in Nasional
Foto arsip. Dua anak berpakaian tradisional Betawi saat mengikuti acara "kick off" keketuaan Indonesia dalam ASEAN 2023 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (29/1/2023). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.)

Foto arsip. Dua anak berpakaian tradisional Betawi saat mengikuti acara "kick off" keketuaan Indonesia dalam ASEAN 2023 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (29/1/2023). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonom dari Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Nugroho Suryo Bintoro menilai bahwa Indonesia mampu menjadi penggerak percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN, saat memegang Keketuaan ASEAN 2023.

Nugroho di Kota Malang, Minggu (16/4), kepada ANTARA mengatakan bahwa ada sejumlah hal yang menjadi kunci bagi Indonesia untuk mampu berperan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi ASEAN.

BacaJuga:

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

“Indonesia harus bisa unggul sebagai penggerak percepatan pertumbuhan di ASEAN, ini yang menjadi menarik,” ujar Nugroho seperti dikutip dari Antara, Minggu (16/4/2023).

Nugroho menjelaskan, peran Indonesia sebagai penggerak percepatan pertumbuhan ekonomi itu seiring dengan proyeksi Bank Dunia, bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 sebesar 4,9 persen, lebih optimistis dibanding proyeksi sebelumnya yang sebesar 4,8 persen.

Menurutnya, dengan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari Bank Dunia tersebut, menjadi salah satu modal kuat dalam Keketuaan ASEAN Indonesia 2023, terutama untuk merealisasikan tema besar ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.

“Pandangan Bank Dunia sudah merevisi pertumbuhan Indonesia sebesar 0,1 persen, dari 4,8 menjadi 4,9 persen. Sebetulnya ini menjadi modal kuat dalam kepemimpinan Indonesia, terutama dalam merealisasikan tema besarnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sebesar 5,3 persen pada 2022, mayoritas masih ditopang oleh kuatnya ekspor akibat dampak pelemahan impor.

“Ini berarti, pada 2023, bentuk kerja sama dengan Asia Timur dan Asia Pasifik menjadi penting terutama untuk mendorong kinerja ekspor Indonesia,” katanya.

Hal lain yang perlu diperhatikan, lanjutnya, jumlah penduduk dengan usia produktif di Indonesia dan ASEAN cukup tinggi. Dengan kondisi tersebut, menjadi peluang yang cukup besar mengingat penduduk dengan usia produktif itu juga merupakan pasar yang besar.

“Yang menjadi keuntungan bagi Indonesia dan negara ASEAN lainnya adalah, jumlah penduduk usia muda yang produktif, sekaligus berfungsi sebagai pasar. Ini yang harus didorong terutama dari sisi literasi digital,” ujarnya.

Pada 2023, Indonesia kembali memegang Keketuaan ASEAN untuk yang kelima kali dengan mengusung tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth. Tema tersebut bermakna, Indonesia ingin menjadikan ASEAN tetap penting dan relevan bagi masyarakat ASEAN dan dunia.

Hal tersebut dikarenakan Indonesia ingin membawa ASEAN menjadi kawasan yang memiliki peran penting, bagi negara kawasan dan dunia, baik peran sentral sebagai motor perdamaian maupun kesejahteraan kawasan.

Selain itu, Indonesia juga ingin menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan dan dunia. (mg1)

Tags: ASEANindonesiaPertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait.

Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05
KEK
Nasional

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Selasa, 14 April 2026 - 14:34
purbaya
Nasional

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Selasa, 14 April 2026 - 12:22
teuku
Nasional

Menteri Ekraf Dukung Provaliant Group Monetisasi IP Lokal

Selasa, 14 April 2026 - 12:12
btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01
saan
Nasional

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2503 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.