• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Serapan Gabah Tak Penuhi CBP, Pemerintah Terpaksa Impor 2 Juta Ton Beras

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 28 Maret 2023 - 05:55
in Ekonomi
beras

Pekerja mengangkut beras impor Vietnam di Gudang Bulog Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Jumat (24/3/2023). Foto : Antara/Sakti Karuru/hp/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas)/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menyampaikan pemerintah terpaksa mengambil keputusan pahit untuk mengimpor 2 juta ton beras, karena serapan gabah hasil panen raya tidak mampu memenuhi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

“Sampai tadi yang keserap itu hanya 50 ribu ton, tapi untuk mengambil suatu keputusan yang pahit tadi itu bukan Badan Pangan sendiri, itu ada rapat internal, ada kementerian/lembaga terkait semuanya ada di situ termasuk Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan,” kata Kepala Bapanas saat Konferensi Rembug Pangan yang disaksikan secara daring, di Jakarta, Senin (27/3/2023).

BacaJuga:

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

Sebelum memutuskan untuk melakukan impor beras, katanya, Bapanas telah mengundang 25 penggilingan padi besar untuk menambah stok beras Bulog.

Namun, penggilingan padi besar seperti Wilmar, Sumber Raya, dan Topi Koki mengakui bahwa mereka sendiri juga masih sangat terbatas dalam pemenuhan stok sendiri. Oleh karena penggilingan padi tersebut hanya sanggup menyetor 1.000-5.000 ton kepada Bulog.

“Pada saat stok Bulog itu 220 ribu ton, kita semua merasa perlu untuk melakukan top up stok Bulog. Beberapa hari sebelumnya, kita undang 25 penggiling padi besar, kita minta tolong supaya bisa top up stok Bulog, hasilnya hanya 60 ribu ton,” kata Arief.

Di saat stok Bulog yang terbatas, lanjut dia, Bulog juga mendapat penugasan untuk memberikan beras kepada 21,353 juta Keluarga Penerima Manfaat dengan masing-masing penerima 10 kg.

Program bantuan sosial itu berlangsung selama 3 bulan yang berarti total kebutuhan beras mencapai 640 ribu ton. Jika hanya mengandalkan stok Bulog yang hanya berjumlah 220 ribu ton, maka secara otomatis stok CBP Bulog akan menjadi 0.

“Kalau Bulog satu kali jalan, itu digelontorkan semua berarti stok Bulog itu kurang, nol. Apakah mau membiarkan stok Bulog nol?,” ujarnya pula.

Arief pun menegaskan bahwa penugasan impor 2 juta beras kepada Bulog, berdasarkan surat dari Menteri BUMN Erick Thohir yang menguasakan penugasan kepada Bulog melalui Kepala Bapanas.

“Jadi Badan Pangan menugaskan Bulog, karena saya sudah mendapatkan surat kuasa dari Menterj BUMN dan apa pun keputusan yang sudah diputuskan dalam rapat bersama Presiden, kami semua pembantu Presiden harus mengerjakan, siapa pun,” tandasnya dikutip Antara.

Merujuk salinan surat yang ditandatangani Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi pada 24 Maret, Bulog diminta untuk segera memenuhi 500 ribu ton pertama.

“Menindaklanjuti hasil rapat internal bersama Bapak Presiden tanggal 24 Maret 2023 dengan topik Ketersediaan Bahan Pokok dan Persiapan Arus Mudik Idul Fitri 1444 H, kami menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) dari luar negeri sebesar 2 juta ton sampai dengan akhir Desember 2023. Pengadaan 500 ribu ton pertama agar dilaksanakan secepatnya,” seperti yang tertera pada surat tersebut.

Surat tersebut juga mengatakan bahwa pasokan beras tersebut, dapat digunakan untuk program SPHP beras, kebutuhan bantuan pangan dalam bentuk beras kepada 21.353 juta KPM, dan kebutuhan lainnya seperti disebutkan dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.

Pengadaan beras dari luar negeri tersebut, agar tetap menjaga kepentingan produsen dalam negeri serta memperhatikan aspek akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (aro)

Tags: berasgabahImpor

Berita Terkait.

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong
Ekonomi

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:02
Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat
Ekonomi

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:03
Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia
Ekonomi

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:10
PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta
Ekonomi

PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:48
Perkuat Tata Kelola SDM, GDPS Dorong Profesionalisme Berkelanjutan
Ekonomi

Perkuat Tata Kelola SDM, GDPS Dorong Profesionalisme Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:27
Wisuda
Ekonomi

Transformasi Digital Jasa Keuangan Butuh Talenta Adaptif, Lulusan Perguruan Tinggi Penuhi Itu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:24

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2885 shares
    Share 1154 Tweet 721
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.