• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Korsel Pulihkan Pakta Berbagi Informasi Kemiliteran dengan Jepang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 22 Maret 2023 - 18:18
in Internasional
rudal

Arsip - Pasukan Korea Selatan menembakkan Rudal Hyunmoo ke perairan Laut Timur dalam latihan militer di Korea Selatan, Senin (4/9/2017). Defense Ministry/Yonhap/via RE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (21/3) sepenuhnya memulihkan pakta berbagi informasi intelijen militernya dengan Tokyo, kata Kementerian Luar Negeri Korsel.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mencairkan hubungan yang telah lama meregang setelah pertemuan bilateral baru-baru ini.

BacaJuga:

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Korsel juga telah mengirim surat resmi ke Jepang melalui saluran diplomatik yang menginformasikan keputusannya untuk sepenuhnya memulihkan Perjanjian Keamanan Umum Informasi Militer (GSOMIA) antara kedua negara bertetangga itu, kata kementerian.

Ditandatangani pada 2016, GSOMIA dipandang sebagai simbol kerja sama keamanan yang langka antara Seoul dan Tokyo sebelum mantan pemerintahan Presiden Moon Jae-in memutuskan untuk menghentikannya pada 2019 sebagai protes atas pembatasan ekspor Jepang terhadap Korsel.

Keputusan untuk menangguhkan pakta tersebut kemudian ditunda, tetapi jumlah informasi yang dibagikan antara kedua negara bertetangga itu dianggap terbatas, karena hubungan mereka tetap tegang akibat perselisihan terkait pemerintahan kolonial Jepang.

“Melalui langkah tersebut, pemerintahan kami telah menghilangkan ketidakpastian terkait kebijakan GSOMIA, mengamankan pijakan untuk memperkuat kerja sama informasi militer antara Korsel dan Jepang, serta antara Korsel, AS dan Jepang,” ucap kementerian tersebut, dilansir Antara, Rabu (22/3).

Seorang pejabat kementerian luar negeri mengatakan langkah itu dibuat “dengan mempertimbangkan kenyataan” bahwa kerja sama dengan Jepang dan negara-negara lain “diperlukan untuk menghadapi ancaman nuklir dan rudal yang terus meningkat dari Korea Utara (Korut).”

“Kementerian pertahanan dan otoritas terkait lainnya di Korsel dan Jepang akan semakin mempercepat kerja sama yang diperlukan setiap kali Korut mengancam dengan senjata nuklir atau rudal,” ujar pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya itu kepada wartawan.

Pekan lalu, Presiden Yoon Suk Yeol setuju untuk “sepenuhnya menormalkan” GSOMIA selama pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, guna merespons ancaman nuklir dan rudal Korut dengan lebih baik.

Beberapa jam sebelum kedua pemimpin bertemu di Tokyo, Pyongyang melakukan uji coba rudal balistik antarbenua yang terbang sekitar 1.000 kilometer sebelum jatuh ke perairan lepas di Laut Timur. (mg1)

Sumber: Yonhap-OANA

Tags: InformasiJepangKorea Selatanmiliter

Berita Terkait.

sugiono
Internasional

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Minggu, 5 April 2026 - 07:07
netanyahu
Internasional

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Minggu, 5 April 2026 - 05:50
sukamta
Internasional

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Minggu, 5 April 2026 - 04:44
haji
Internasional

Tinjau Penyelenggaraan Haji 2026, Komite III DPD RI: Kami Ingin Pastikan Kesiapan Layanan

Minggu, 5 April 2026 - 02:20
kholid
Internasional

Israel Legalkan Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina, PKS: Ini Kejahatan Sistemik Menuju Genosida

Sabtu, 4 April 2026 - 23:23
abbas
Internasional

Bushehr 4 Kali Diserang, Iran Peringatkan Bahaya Besar

Sabtu, 4 April 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.