• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kolapsnya Silicon Valley Bank Guncang Kepercayaan pada Perbankan AS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 17 Maret 2023 - 13:17
in Ekonomi
Silicon-Valley-Bank

Foto Dokumen: Orang-orang mengantre di luar kantor pusat Silicon Valley Bank (SVB) di Santa Clara, California, Amerika Serikat, 13 Maret 2023. Antara/Xinhua/Li Jianguo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kolapsnya Silicon Valley Bank (SVB), yang pernah menjadi bank terbesar ke-16 di Amerika Serikat (AS), telah “menggoyahkan kepercayaan pada perbankan AS” karena kekhawatiran yang meningkat atas simpanan bank, kata seorang pakar.

Kehancuran SVB yang padat teknologi telah “membuat orang jauh lebih khawatir tentang simpanan Bank mereka, dan rumor apa pun akan ditindaklanjuti…lebih cepat. Saya pikir itu risiko besar,” Charles Read, seorang pakar ekonomi dan sejarah di University of Cambridge mengatakan kepada Xinhua baru-baru ini, dilansir Antara, Jumat (17/3).

BacaJuga:

PLN EPI Tingkatkan Pemanfaatan Biomassa, Pastikan Tanpa Deforestasi

Inovasi Bioremediasi PHR Antar Raih Gold Award EPSA 2026

PHE Rampungkan Survei Seismik 6 Ribu Km di Laut Selatan Jawa

Read mengatakan sejak krisis keuangan global 2008, masyarakat tidak lagi percaya pada sektor perbankan, sehingga penarikan dana bank besar-besaran akan terjadi lebih cepat.

Baca Juga : “Start-up” China Berebut Alternatif untuk Silicon Valley Bank

Teknologi juga mempermudah pengambilan uang dari bank secara daring, dan orang akan melakukannya kapan pun mereka khawatir, jelas Read.

SVB ditutup oleh regulator AS pada Jumat (10/3) setelah pemberi pinjaman itu melaporkan kerugian besar dari penjualan sekuritas, memicu pelarian simpanan bank. Itu adalah kegagalan bank terbesar kedua dalam sejarah AS, dan segera diikuti oleh penutupan Signature Bank, pemberi pinjaman sektor uang kripto pada Minggu (12/3).

Read mengatakan alasan yang mendasari jatuhnya SVB adalah kenaikan suku bunga. Federal Reserve AS telah menaikkan suku bunga secara agresif dalam satu tahun terakhir, dalam upaya untuk mengekang inflasi yang merajalela.

Kenaikan suku bunga telah memberikan tekanan signifikan pada sistem keuangan global, kata Read.

“Perbankan bisa kesulitan saat suku bunga naik,” jelasnya. “Jika suku bunga naik, akan menjadi lebih mahal bagi mereka untuk menarik simpanan… Hal itu juga melemahkan kelayakan kredit orang yang telah mereka pinjami uang. Jadi, mereka merasa lebih sulit untuk melunasi utangnya ketika suku bunga naik.”

Meskipun ini biasanya merupakan proses yang cukup lambat, SVB terpukul keras ketika suku bunga jangka pendek naik di atas suku bunga jangka panjang, menurut Read. SVB tiba-tiba mengalami kesulitan setelah meminjam dalam jangka pendek dan meminjamkan dalam jangka panjang.

Bank-bank meminjam dari deposan yang cenderung memiliki uang mereka di bank dalam bentuk deposito jangka pendek, dan kemudian menginvestasikan deposito tersebut dalam apa yang mereka anggap sebagai aset yang aman, terutama obligasi pemerintah AS dan aset hipotek, katanya.

Dalam buku barunya tentang hubungan antara kebijakan moneter dan krisis keuangan di Inggris selama dua abad terakhir, Read menulis bahwa kenaikan suku bunga yang cepat secara historis menyebabkan kegagalan bank.

Hari-hari ini, para pembuat kebijakan terutama memikirkan kebijakan moneter dalam kaitannya dengan inflasi, tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap stabilitas keuangan. Ini telah berkontribusi pada krisis di Barat, dan sekali lagi para gubernur bank sentral menghadapi masalah yang sama, kata Read.

Federal Reserve AS seharusnya mulai menaikkan suku bunga jauh lebih awal, dan dalam langkah yang jauh lebih kecil, menurut Read. “Bank dan bisnis bisa terbiasa dengan suku bunga saat naik perlahan, tapi tidak jika naik terlalu cepat. Dan itu adalah pelajaran dari sejarah perbankan Inggris selama 200 tahun terakhir.”

Risiko sistemik utama yang saat ini dihadapi ekonomi AS adalah “masih dampak … dari kenaikan suku bunga yang cepat selama dua belas bulan terakhir memukul sektor ini,” katanya.

Banyak bank belum mengumumkan kerugian yang mereka buat pada portofolio obligasi, dan dampak dari biaya yang lebih tinggi bagi bank untuk mendanai sendiri belum sepenuhnya disaring melalui sistem, kata Read.

“Jadi saya pikir kita akan mengalami lebih banyak turbulensi di bidang perbankan dan keuangan di Amerika dan seterusnya dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.”(mg2)

Tags: Amerika SerikatASkolapsPerbankanSilicon Valley Bank

Berita Terkait.

Biomassa
Ekonomi

PLN EPI Tingkatkan Pemanfaatan Biomassa, Pastikan Tanpa Deforestasi

Kamis, 10 September 2026 - 10:40
epsa
Ekonomi

Inovasi Bioremediasi PHR Antar Raih Gold Award EPSA 2026

Kamis, 10 September 2026 - 10:20
phe
Ekonomi

PHE Rampungkan Survei Seismik 6 Ribu Km di Laut Selatan Jawa

Kamis, 10 September 2026 - 10:10
btn
Ekonomi

Harpropnas Fest 2026, BTN Dorong Generasi Muda Lebih Mudah Miliki Rumah

Kamis, 10 September 2026 - 09:33
titoo
Ekonomi

Buka Rakor Gubernur se-Sumatera, Mendagri Ungkap Strategi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 9 September 2026 - 23:23
to
Ekonomi

Mendagri Dorong Sumatera Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Rabu, 9 September 2026 - 22:02

OLAHRAGA

bowo
Olahraga

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 10 September 2026 - 10:30

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto memastikan perjuangan atlet Indonesia di Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Jepang akan mendapat apresiasi...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06
bowo

Rela Bertanding saat Cedera Rusuk, Prabowo Minta Semangat Atlet Equestrian Dicontoh

Kamis, 10 September 2026 - 05:05
games

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Rabu, 9 September 2026 - 21:21

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.