• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Merosot Seiring Menurunnya Imbal Hasil Obligasi AS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 9 Maret 2023 - 11:17
in Ekonomi
RD

Ilustrasi - Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Selasa (3/1/2023). Foto: Antara/Muhammad Adimaja/foc/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal perdagangan Kamis merosot seiring menurunnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).

Rupiah pada Kamis (9/3) pagi melemah 19 poin atau 0,13 persen ke posisi Rp15.457 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.438 per USD.

BacaJuga:

Kopi Jadi Pintu Masuk Baru BTN Menggarap Transaksi Harian

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

“Rupiah diperkirakan berpotensi rebound oleh imbal hasil obligasi AS yang mulai turun,” kata analis DCFX Futures Lukman Leong, dikutip dari Antara, Kamis (9/3).

Baca Juga : Rupiah Menurun Dipicu Sentimen Risk Off di Pasar

Lukman menuturkan imbal hasil obligasi AS tenor dua tahun turun ke 5,047 persen dan tenor 10 tahun ke 3,974 persen.

Namun rebound rupiah akan terbatas, sementara investor cenderung menunggu data penting besok yaitu tenaga kerja AS atau Non-farm Payroll (NFP) yang diperkirakan akan kuat.

Serangkaian data ekonomi yang kuat dari Amerika Serikat pada minggu-minggu sebelumnya, menunjukkan tekanan inflasi yang terus-menerus.

Ini menyebabkan Ketua Bank Sentral AS atau The Fed Jerome Powell mengatakan pada Selasa (7/3), Fed kemungkinan akan perlu menaikkan suku bunga lebih dari yang diharapkan, dan bersiap untuk bergerak dalam langkah yang lebih besar.

Pedagang bergegas untuk mengubah kecepatan kenaikan suku bunga yang lebih agresif setelah komentar Powell, dengan dana berjangka Fed sekarang menyiratkan peluang 70 persen Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin bulan ini, naik dari hanya sekitar 9,0 persen sebulan lalu.

Suku bunga AS juga diperkirakan bertahan di atas 5,5 persen hingga akhir tahun.

Lukman memperkirakan pergerakan nilai tukar rupiah di kisaran Rp15.400 per USD hingga Rp15.500 per USD.

Pada Rabu (8/3) ditutup menurun 71 poin atau 0,46 persen ke posisi Rp15.438 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.367 per USD.(mg1)

Tags: ASnilai tukar rupiahobligasirupiah

Berita Terkait.

btn
Ekonomi

Kopi Jadi Pintu Masuk Baru BTN Menggarap Transaksi Harian

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:02
gwm
Ekonomi

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:04
byd
Ekonomi

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:20
daihatsu
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:30
wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:12
mendag
Ekonomi

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:40

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.