• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ribuan Warga Padati Festival Bau Nyale di Pantai Seger Mandalika

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 11 Februari 2023 - 19:33
in Nusantara
Warga saat menangkap cacing laut di Pantai Seger, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Sabtu (11/2/2023) pada puncak Festival Bau Nyae 2023. (FOTO ANTARA/Akhyar)

Warga saat menangkap cacing laut di Pantai Seger, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Sabtu (11/2/2023) pada puncak Festival Bau Nyae 2023. (FOTO ANTARA/Akhyar)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ribuan warga baik wisatawan lokal maupun asing turun ke laut di Pantai Seger, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dalam Festival Bau Nyae 2023 guna mencium Bau Nyale (menangkap cacing laut) atau berburu “nyale” yang diyakini sebagai titisan Putri Mandalika.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (11/2) 2023, sejak Jumat (10/2) malam masyarakat mulai berdatangan bersama keluarga dan kerabatnya di lokasi puncak Festival Bau Nyae di Pantai Tanjung An Mamu di Pantai Seger.

BacaJuga:

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Para “pemburu” cacing laut itu datang menggunakan mobil dan kendaraan. Mereka juga terlihat menginap di tenda-tenda untuk menunggu Putri Mandalika. Bahkan di pagi menjelang Subuh, semakin banyak orang yang datang untuk menangkap cacing laut sebelum matahari terbit.

Ketika saatnya tiba, masyarakat berduyun-duyun ke laut membawa peralatan berupa sorok (jaring), ember dan senter untuk menangkap nyale di laut.

“Nyale tidak banyak yang keluar hari Sabtu (11/2) ini. namun pada Jumat (10/2) yang datang hanya banyak,” kata Pak Sahir, wisatawan di lokasi Bau Nyale, Sabtu.

Bagi masyarakat sekitar Mandalika, kata dia, Bau Nyale memang tidak dilakukan selama satu hari, tetapi bisa dilakukan selama tiga hari atau tergantung tanda-tanda alam yang terjadi.

“Kalau hari ini sedikit, besok bisa jadi banyak, seperti tahun lalu,” katanya.

Hal senada dikatakan Lalu Wir, warga NTB lainya.

Ia menjelaskan bahwa nyale yang keluar pada Sabtu ini sedikit, sedangkan pada Jumat (10/2) cukup banyak nyale yang keluar sehingga tangkapan masyarakat cukup banyak.

“Kemarin banyak sekali,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri mengatakan, masyarakat berkumpul di sini untuk memeriahkan acara yang sangat spesial bagi Lombok Tengah, NTB dan seluruh masyarakat Indonesia yaitu Festival Bau Nyale.

Bau Nyale merupakan salah satu tradisi yang sangat penting bagi masyarakat Lombok Tengah, dan merupakan bagian dari kekayaan dan budaya khas daerah ini.

“Setiap tahun masyarakat Lombok Tengah menyambut kedatangan Bau Nyale dengan semangat dan kebahagiaan yang luar biasa,” ujarnya.

Dikatakannya, Festival Bau Nyale ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi setiap orang untuk saling mengenal dan lebih mengenal budaya dan tradisi masyarakat Lombok Tengah.

“Kita juga bisa menikmati berbagai kegiatan yang menyenangkan, seperti pemandangan yang indah, pertunjukan budaya, dan lain-lain,” ujarnya.

Namun, di balik segala kemeriahan dan kemeriahan acara ini, ia berharap pelaksanaan tradisi ini juga harus memperhatikan dan menjaga tradisi dan budaya masyarakat Lombok Tengah.

“Kita harus memastikan bahwa kita tidak hanya menikmati acara ini, tetapi juga memastikan budaya dan tradisi kita diwariskan dari generasi ke generasi,” demikian Pathul Bahri. (bro)

Tags: Festival Bau NyaleKEK MandalikaPantai Seger

Berita Terkait.

whoosh
Nusantara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Minggu, 5 April 2026 - 16:36
Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    701 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.