• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tutupnya “e-Commerce” Berkaitan dengan Fase Konsolidasi

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 8 Februari 2023 - 21:19
in Ekonomi
Mochammad-Thanthowy-Syamsuddin

Dosen manajemen strategis Universitas Airlangga Mochammad Thanthowy Syamsuddin S.E., M.A.B. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dosen manajemen strategis Universitas Airlangga Mochammad Thanthowy Syamsuddin S.E., M.A.B., menyebut tutupnya sejumlah perusahaan e-Commerce di Indonesia erat kaitannya dengan fase konsolidasi yang sedang dialami oleh perusahaan.

“Saya melihat fenomena bisnis e-Commerce platform saat ini dalam fase konsolidasi, agar mampu menciptakan keuntungan bagi para investornya. Singkatnya, bisnis e- Commerce platform mengarah ke fase profitabilitas,” katanya dalam keterangan di Surabaya, seperti dikutip Antara, Rabu (8/2/2023).

BacaJuga:

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Pada fase konsolidasi ini, ujarnya pula, perusahaan e-Commerce merespons banyak aspek eksternal. Seperti efek penurunan daya beli akibat pandemi Covid-19 dan aspek makro ekonomi lain dengan dua hal, yakni cost cutting dan optimasi potensi revenue stream.

Baca Juga : Twitter Serang Balik Elon Musk Yang Batalkan Pembelian Platform

“Ini bisa menjelaskan kenapa ada layoff yang cukup signifikan di sejumlah bisnis e-Commerce platform,” ujarnya lagi.

Pada sisi lain, perusahaan e-Commerce juga meningkatkan biaya admin, commission fee, bahkan mewajibkan memakai layanan logistik internal tanpa third party. Kondisi ini membawa sejumlah konsekuensi di mana perusahaan yang gagal membentuk peta jalan menuju profitabilitas dan kehabisan modal harus out of business.

Bisnis e-Commerce saat ini tengah mendapat kompetitor baru dari platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Yang mana kedua platform tersebut sangat dekat dengan kehidupan generasi milenial dan gen Z.

“Ada potensi bahwa transaksi jual beli atau keputusan pembelian dua generasi ini di masa mendatang akan didominasi dari kedua platform ini,” ujar dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair itu pula.

Oleh karena itu, para pelaku bisnis e-Commerce harus mampu mengoptimalkan fenomena ini dan tetap mengintegrasikan ekosistem toko atau lapak mereka. Apalagi, mengingat konsumen e-Commerce Indonesia memiliki sensitivitas promo yang tinggi.

“Ada gratis ongkir pindah, ada bonus loyalitas tertentu pindah. Penawaran-penawaran seperti itu akan semakin jarang kita jumpai dari bisnis e-Commerce platform karena fase di atas (fase konsolidasi),” kata Thanthowy lagi.

Dengan adanya fenomena ini, Thanthowy merekomendasikan agar para seller atau penjual yang memiliki lapak di e-Commerce membangun kredibilitas yang baik di sejumlah platform e-Commerce dan media sosial.

Hal ini guna mengantisipasi kebijakan platform e-Commerce yang menghapus fleksibilitas pemilihan logistik dan meningkatkan biaya admin. Selain itu, agar bisa menjangkau lebih banyak potensi pembeli dan pelanggan.

Dalam jangka menengah dan panjang, ia juga merekomendasikan agar para seller di platform e-Commerce memiliki lapaknya sendiri dengan membangun website yang berisi seluruh tawaran produk, termasuk fasilitas pembayaran.

“Ini harus dilakukan oleh para pelaku bisnis dan UMKM terutama bagi mereka yang memang memiliki produk sendiri, bukan hanya trading, sehingga semua aktivitas saluran pemasaran baik online maupun offline diarahkan ke website mereka sendiri,” katanya.(mg2)

Tags: e-commerceKonsolidasiplatform

Berita Terkait.

DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Ekonomi

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:21
Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26
AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026
Ekonomi

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:06
Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan
Ekonomi

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:26
Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Tancap Gas KRYD Hadapi Arus Balik
Ekonomi

Whoosh Masih Dipadati, Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Naik 11 Persen

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:06
Alat-Berat
Ekonomi

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:16

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.