• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Satu Abad NU Harus Relevan dengan Perkembangan Zaman

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 16 Januari 2023 - 13:21
in Nasional
Ketua Pelaksana Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) Yenny Wahid (kiri) mendampingi Rais Aam Pengurus Besar BNU K.H. Miftachul Akhyar (kanan) saat hadir dalam acara Jamuan Makan Malam Peserta Porseni NU di Pura Mangkunegaran Solo, Minggu (15/1/2023). Foto: Antara/Bambang Dwi Marwoto.

Ketua Pelaksana Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) Yenny Wahid (kiri) mendampingi Rais Aam Pengurus Besar BNU K.H. Miftachul Akhyar (kanan) saat hadir dalam acara Jamuan Makan Malam Peserta Porseni NU di Pura Mangkunegaran Solo, Minggu (15/1/2023). Foto: Antara/Bambang Dwi Marwoto.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Pelaksana Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Yenny Wahid menyatakan perkembangan NU yang telah menginjak satu abad harus relevan dengan perkembangan zaman dan ke depan harus mampu menunjukkan eksistensi sebagai organisasi keagamaan yang melayani masyarakat.

Menurut Yenny, NU sekarang harus lebih merumuskan lagi perannya agar relevan dengan perkembangan zaman. Nu ke depan sebagai sebuah organisasi agar bisa tetap melayani masyarakat dan jamaahnya.

BacaJuga:

Targetkan Keluar dari Middle Income Trap, Mendagri Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Kenaikan Harga Komoditas Pangan

Menkes Ungkap 3 Masalah Kesehatan Utama Akibat Erupsi Anak Krakatau

“NU juga harus memberikan kontribusi positif, baik bagi perkembangan bangsa maupun dunia, sehingga dengan momentum satu abad NU ini mengusung tema teknologi yang diselenggarakan di Malang, Jawa Timur,” kata Yenny Wahid usai menghadiri acara jamuan makan malam peserta Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU di Pura Mangkunegaran Solo, Minggu (15/1) malam.

Hal tersebut, menurutnya, termasuk memberikan pelatihan di bidang digital, pendampingan start-up baru dan para hacker juga difasilitasi dengan hal positif, karena menatap masa depan teknologi menjadi bagian utama dari dunia digital.

Oleh karena itu, NU masa depan merupakan organisasi modern berbasis keagamaan. Dengan dasar yang kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi positif membangun bangsa Indonesia.

Sementara itu, Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU menjadi simbol dari kebangkitan Bangsa Indonesia. Karena, sebuah bangsa yang besar merupakan bangsa yang dapat mengekspresikan melalui olahraga.

Yenny mengatakan, Porseni NU menjadi simbol masyarakat Muslim di Indonesia sudah beranjak keluar dari persoalan sandang, pangan, papan. Artinya, sekarang sudah memikirkan tentang aktualisasi diri.

Olahraga tersebut menjadi simbol dari kebangkitan sebuah negara. Kalau sebuah bangsa bisa mengekspresikan dirinya atau masyarakatnya melalui olahraga, artinya sebetulnya persoalan-persoalan kesejahteraan yang paling dasar sudah selesai.

Masyarakat misalnya, tidak ada yang kelaparan, hal ini sudah terbukti. Indonesia secara ekonomi memang per kapita sudah meningkat jauh. Pendapatan negara meningkat jauh dalam kurun waktu 20 tahun terakhir ini.

Dahulu pendapatan Indonesia sekitar USD100 miliar dan sekarang USD1,3 triliun. Jadi, secara pendapatan Indonesia sudah masuk kategori negara dengan ekonomi besar atau nomor 16 dunia. Biasanya, masyarakatnya ingin punya sarana untuk aktualisasi diri dan olahraga menjadi satu ajang sarana itu.

“Kami makin bisa memfasilitasi mengekspresikan ini, makin banyak mekanisme yang positif yang bisa dipakai. Kami berharap dari anak-anak santri ini ada bibit-bibit atlet andal,” ujar Yenny, seperti dikutip dari Antara, Senin (16/1).

Menurutnya, ke depan bukan hanya atlet yang secara fisik kuat, otot-otot bagus, juga mempunyai keterampilan yang memadahi. Tapi, kalau mereka dasarnya santri, dia mempunyai karakter yang baik dan punya jiwa akhlakul karimah.

“Kami berharap dapat menemukan bibit-bibit baru atau menjadi awal kebangkitan olahraga di NU setelah ada liga santri,” ucap Yenny.

Dia mengakui sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia menyampaikan atlet-atletnya kelas dunia menang dalam kejuaraan dunia memecahkan rekor dunia dan banyak anak dari NU. Jadi, sebetulnya sudah ada bibit-bibit itu. Tapi, di pesantren belum dilombakan, karena belum dikenal olahraga itu. Nanti ada partisipasi panjat tebing, salah satunya dalam acara pembukaan.

Ke depan olahraga yang lebih merakyat dan mudah diakses, misalnya sepak bola, bola voli dan lain sebagainya bisa terus menjaring atlet-atlet baru, terutama dari kalangan pondok pesantren. (mg1)

Tags: Nahdlatul UlamaPBNUporsenisatu abad nuYenny Wahid

Berita Terkait.

to
Nasional

Targetkan Keluar dari Middle Income Trap, Mendagri Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 7 September 2026 - 23:23
tito
Nasional

Inflasi Indonesia 3,19 Persen, Mendagri Minta Pemda Atensi Kenaikan Harga Komoditas Pangan

Senin, 7 September 2026 - 22:02
anakkrakatau
Nasional

Menkes Ungkap 3 Masalah Kesehatan Utama Akibat Erupsi Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 21:11
mount
Nasional

BMKG Prediksi Hujan Guyur Area Terdampak Erupsi Anak Krakatau pada 9-12 September

Senin, 7 September 2026 - 20:02
Polemik “Board of Peace”, GREAT Institute Tegaskan Langkah Prabowo di Davos Tepat Dukung Perdamaian Palestina
Nasional

The Death of Expertise

Senin, 7 September 2026 - 19:39
papua
Nasional

Daerah Harus Berteriak Agar Didengar, Alarm Hubungan Pusat-Daerah Memanas

Senin, 7 September 2026 - 18:08

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.