• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Dokter: Terapi Kanker Serviks Tidak Ganggu Hubungan Seksual

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 4 Januari 2023 - 07:33
in Gaya Hidup
Oni-Khonsa

Tangkapan layar Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn) RSUP Persahabatan Jakarta Oni Khonsa dalam Siaran Sehat yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (3/1/2023). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn) RSUP Persahabatan Jakarta Oni Khonsa mengatakan bahwa terapi kanker serviks yang dijalani seorang perempuan tidak akan mengganggu kualitas hubungan seksual ataupun menularkan pada pasangannya.

“Saya katakan sekali lagi, pasien yang melakukan terapi ataupun operasi total bukannya sama sekali tidak bisa berhubungan seksual. Mereka bisa sekali, karena vaginanya tidak dihabisi, hanya saja yang tidak ada adalah sebagian atau secara total rahimnya,” katanya dalam Siaran Sehat yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (3/1/2023), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes

Aston Kartika Grogol Hadirkan Pekan Raya Grogol 2026, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat Lewat Kolaborasi Besar

Joshua SEVENTEEN Sampaikan Pidato Inspiratif di UNESCO, Ajak Anak Muda Berani Wujudkan Mimpi

Ia menuturkan adanya saran untuk tidak berhubungan seksual terlebih dahulu adalah jika pasien baru saja menjalani terapi misalnya pada tahap lesi atau prakanker.

Baca Juga : Cegah Kanker Kulit, Ini Saran Waktu Olahraga di Luar Ruang

Diharapkan, katanya, mereka untuk istirahat berhubungan seksual selama 40 hari supaya proses penyembuhan di daerah serviks yang terpotong tidak terganggu dan dapat kembali pulih lebih dulu.

Selebihnya, barulah pasangan boleh melakukan hubungan seksual. Sebab setelah menjalani operasi pun, perempuan tetap bisa berhubungan karena masih memiliki vagina. Hanya saja, terdapat bagian rahim yang hilang.

“Jadi proses berhubungan seksual itu, masih bisa juga dilakukan oleh mereka yang sampai mengalami proses radiasi atau sudah kita sinari tadi,” katanya.

Menurut Oni, justru para dokter berharap para pasien tetap berhubungan seksual supaya area vagina tidak mengalami penyempitan.

Selain itu, dari hubungan seksual pula para dokter bisa menilai kondisi terkini dari area serviks tersebut setelah mendapatkan sinar radiasi atau menjalankan kemoterapi, guna mengetahui dampak lanjutan setelah dilakukan tata laksana.

Oni mengatakan bahwa kanker serviks memang memiliki beberapa stadium. Namun, jika pasien baru memasuki tahap lesi, maka fungsi reproduksi seorang perempuan masih bisa dipertahankan karena hanya sebagian kecil dari rahim yang mendapatkan penanganan.

“Hanya sebagian dari serviks yang terkena masalah yang diambil, sehingga selanjutnya serviks itu penyembuhannya akan menjadi sempurna, bagus, hanya mungkin sedikit lebih pendek. Pada beberapa kasus menghendaki upaya tambahan, ketika wanita tersebut hamil semacam diikat seperti itu agar tidak mudah terjadi persalinan prematur,” ujar dia.

Ia mengatakan pada tahap awal sekali dimungkinkan untuk dokter melakukan trakelektomi radikal, untuk mengonservasi. Namun, jumlah kasus seperti itu masih sedikit karena rata-rata tidak memungkinkan untuk melakukan tata cara tersebut.

Sebaliknya, jika pasien sudah memasuki stadium berat maka tindakan yang bisa dilakukan melalui histerektomi atau mengangkat rahim pasien. Dengan demikian, pasien bisa tidak memiliki anak lagi atau mengalami menopause dini.

“Sehingga ini menjadi operasi yang tentunya membuat pasien tersebut tidak lagi mendapatkan fungsi reproduksi karena rahimnya sudah tidak ada bersamanya,” ujar Oni.(mg1)

Tags: dokter spesialis kandungankanker serviksOni KhonsaRSUP Persahabatan Jakarta

Berita Terkait.

Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:29
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Aston Kartika Grogol Hadirkan Pekan Raya Grogol 2026, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat Lewat Kolaborasi Besar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:34
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Joshua SEVENTEEN Sampaikan Pidato Inspiratif di UNESCO, Ajak Anak Muda Berani Wujudkan Mimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:16
Akhiri Perang Tiket K-Pop: Agensi Ubah Sistem Pre-Sale, Fans Lokal Diutamakan dan Fans Global Protes
Gaya Hidup

Visual Asli BTS di Getty Images Dihujani Kritik Brutal di Tengah Kontroversi Jimin

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:59
Jihyo
Gaya Hidup

Rumor Jeongyeon Tinggalkan JYP Picu Spekulasi, Momen Haru Jihyo di Konser TWICE Kembali Disorot

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:04
Drama
Gaya Hidup

Ha Seok Jin Janji Tak Akan Tinggalkan Hani di “Love on the Menu”

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1711 shares
    Share 684 Tweet 428
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1683 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.