• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini Permintaan Paus Fransiskus Untuk Umat Katolik Dalam Perayaan Natal

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 25 Desember 2022 - 22:21
in Headline
Paus Fransiskus memegang patung Bayi Yesus dalam misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus di Vatikan (24/12/2022). Foto : Antara/Reuters/Guglielmo Mangiapane/as.

Paus Fransiskus memegang patung Bayi Yesus dalam misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus di Vatikan (24/12/2022). Foto : Antara/Reuters/Guglielmo Mangiapane/as.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Paus Fransiskus di Vatikan pada Sabtu (25/12/2022) malam mengatakan kepada umat Katolik bahwa keserakahan dan nafsu kekuasaan bahkan membuat sejumlah pihak ingin “membinasakan tetangganya”.

Pernyataan itu tampaknya mengacu pada peperangan di Ukraina dan konflik-konflik lainnya.

BacaJuga:

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Fransiskus, yang merayakan Natal ke-10 selama masa kepausannya, memimpin Misa Malam Natal yang khidmat di Basilika Santo Petrus, yang untuk pertama kalinya dihadiri sekitar 7.000 orang setelah beberapa tahun dibatasi oleh pandemi COVID-19. Sekitar 4.000 orang lainnya mengikuti misa itu di luar Lapangan Santo Petrus pada malam yang cukup hangat.

Selama beberapa bulan terakhir, penyakit lutut membuat Fransiskus tidak dapat berdiri lama. Dia mendelegasikan seorang kardinal untuk menjadi selebran (pemimpin misa) utama di altar gereja Katolik terbesar itu.

Sambil duduk di sisi altar, dia menyampaikan homili bertema keserakahan dan konsumsi. Dia meminta umat untuk melihat jauh di luar konsumerisme yang telah “mengemas” perayaan Natal, menemukan kembali maknanya, dan mengingat mereka yang menderita akibat perang dan kemiskinan.

“Pria dan wanita di dunia kita, dalam kehausan akan kekayaan dan kekuasaan, bahkan membinasakan tetangga mereka, saudara laki-laki dan perempuan mereka,” katanya. “Betapa banyak perang yang telah kita saksikan! Dan betapa di banyak tempat, bahkan hari ini, martabat dan kebebasan manusia diperlakukan dengan hina!”

Sejak Rusia menginvasi tetangganya pada Februari, Fransiskus telah berbicara menentang perang itu di hampir setiap acara publik, setidaknya dua kali seminggu, seraya mencela apa yang disebutnya sebagai kekejaman dan agresi tak berdasar.

Dia tidak secara khusus menyebut Ukraina pada Sabtu malam itu.

“Seperti biasa, korban utama dari keserakahan manusia ini adalah mereka yang lemah dan rentan,” katanya, seraya mencela “dunia yang rakus akan uang, kekuasaan, dan kesenangan…”

Dia juga menyebut “anak-anak yang dilahap oleh perang, kemiskinan dan ketidakadilan” selain “anak-anak yang belum lahir, miskin dan terlupakan”.

Membandingkan bayi Yesus yang lahir di palungan dengan kemiskinan saat ini, Paus berkata: “Di palungan penolakan dan ketidaknyamanan, Tuhan membuat dirinya hadir. Dia datang ke sana karena di sana kita melihat masalah kemanusiaan kita: ketidakpedulian dihasilkan oleh keserakahan untuk memiliki dan memusnahkan,” ujarnya dilansir Reuters melalui Antara.

Awal bulan ini, Fransiskus mendesak umat untuk mengurangi pengeluaran untuk perayaan dan hadiah Natal dan mengirimkan selisihnya ke Ukraina untuk membantu masyarakat di sana melewati musim dingin.

Paus memperingati hari ulang tahunnya yang ke-86 pekan lalu dan, terlepas dari penyakit lutut yang dideritanya, kesehatannya secara umum tampak baik.

Pada Minggu, dia dijadwalkan untuk menyampaikan berkat dan pesan dua kali setahun “Urbi et Orbi” (untuk kota dan dunia) dari balkon tengah Basilika Santo Petrus di depan puluhan ribu orang yang berada di alun-alun di bawahnya. (aro)

Tags: gerejanatalPaus Fransiskusumat katolik

Berita Terkait.

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Headline

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 

Senin, 27 Juli 2026 - 20:51
Perry-Warjiyo
Headline

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42
perryy
Headline

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:55
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Headline

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12
lgbt
Headline

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:08
md
Headline

Pemidanaan Pelaku LGBT Bisa Diterapkan, Jika Jadi Kesepakatan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:54

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2969 shares
    Share 1188 Tweet 742
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.