• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Serangan Kerdil Rumput ke Padi di Sragen Hanya 0,66 Hektare

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 14 Oktober 2022 - 11:14
in Ekonomi
Kementerian Pertanian terus melakukan monitoring perkembangan budidaya padi di daerah, khususnya bergerak cepat mengendalikan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Foto: Kementan untuk INDOPOSCO

Kementerian Pertanian terus melakukan monitoring perkembangan budidaya padi di daerah, khususnya bergerak cepat mengendalikan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Foto: Kementan untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan monitoring perkembangan budidaya padi di daerah, khususnya bergerak cepat mengendalikan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Salah satunya adalah mengendalikan serangan penyakit kerdil rumput yang terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

“Luas areal padi Januari sampai September 2022 di Sragen 66.595 hektare dan luas produksinya mencapai 516.329 hektare. Serangan penyakit kerdil rumpul ditemukan di Desa Bedoro Kecamatan Sambungmacan, Sragen seluas 0,66 hektare. Untuk penanganan nya saat ini kami sudah turunkan tim ke lapangan untuk melihat langsung sehingga serangan penyakit kerdil rumput dapat segera di kendalikan,” ujar Kepala Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT), Enie Tauruslina Amarullah saat turun ke Sragen, Jumat (14/10/2022).

BacaJuga:

Buka Rakor Gubernur se-Sumatera, Mendagri Ungkap Strategi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Mendagri Dorong Sumatera Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Enie menyebutkan temuan Balai Besar Peramalan OPT Kementan, serangan penyakit kerdil rumput di Sragen termasuk kategori ringan. Apabila kerdil rumput dijadikan penyebab penurunan produksi, sedangkan total kehilangan hasil hanya 3,3 ton sehingga kehilangan produksi sangat sedikit.

“Hasil identifikasi petugas POPT dari LPHP Solo dan Balai Besar Peramalan OPT Karawang tanggal 22 September 2022, kondisi fisik lahan memiliki PH di bawah 6. Pada Tahun 2023, kami akan mengalokasikan kegiatan perbaikan unsur tanah seluas 800 hektar dari anggaran APBN,” ucapnya.

“Selain itu, kami akan mengembangkan pemanfaatan APH untuk pengendalian secara pre emptif, penanaman refugia, pelestarian musuh alami, pengamatan secara berkala menunjuk petani, pengamat swadaya di kelompok dan penguatan kelembagaan kelompok, serta pendampingan secara intensif,” imbuh Enie.

Lebih lanjut Enie menjelaskan teknik pengendalian penyakit kerdil rumput dapat dilakukan dengan melalui tindakan preventif terhadap tanaman padi dan faktor penular penyakit (wereng coklat). Tindakan preventif dapat dilakukan dengan cara penanaman padi secara serentak, rotasi tanaman, menghindari sumber infeksi, serta menanam varietas tahan hama wereng coklat.

“Kami sangat setuju dengan Ibu Luluk, Anggota Komisi IV DPR yang meminta kepada petani agar mulai memikirkan cara-cara bijak dan berkelanjutan dalam budidaya padi di Sragen. Pemakaian pupuk kimia berlebih selama berpuluh tahun dapat menyebabkan kondisi lahan menderita parah dan rentan serangan hama. Perlunya memperhatikan budidaya padi ramah lingkungan, antara lain menanam benih unggul tahan wereng coklat dan aplikasi formulasi cair Biosaka” ujarnya.

“Kami sudah mulai menerapkan penggunaan formulasi cair Biosaka untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia bagi petani di Sragen. Formulasi Biosaka yang digunakan dengan memanfaatkan bahan alami untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen. Respon petani sangat tinggi sehingga ke depannya serangan penyakit ini dapat ditekan,” pinta Enie. (dan)

Tags: Kementanorganisme pengganggu tanamanpadipenyakit kerdil rumput

Berita Terkait.

titoo
Ekonomi

Buka Rakor Gubernur se-Sumatera, Mendagri Ungkap Strategi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 9 September 2026 - 23:23
to
Ekonomi

Mendagri Dorong Sumatera Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

Rabu, 9 September 2026 - 22:02
Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun
Ekonomi

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 09:15
Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini
Ekonomi

Membaca Setahun Purbaya: APBN Ekspansif dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan 6 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 09:00
Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM
Ekonomi

Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM

Selasa, 8 September 2026 - 21:05
Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi
Ekonomi

Optimalisasi Infrastruktur LNG, PAG Kembangkan Arun Jadi Hub Energi Regional

Selasa, 8 September 2026 - 19:04

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.