• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Transformasi Digital dan Inovasi Teknologi Buka Loker di China

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 2 Oktober 2022 - 17:07
in Ekonomi
digital

Transformasi digital dan inovasi teknologi telah menciptakan sejumlah profesi baru yang membutuhkan pengetahuan. Foto : Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Transformasi digital dan inovasi teknologi telah menciptakan lowongan kerja (loker) dengan sejumlah profesi baru yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian baru di berbagai industri di tengah upaya keras China untuk mendorong pembangunan berkualitas tinggi.

Sejak 2015, China telah menambahkan 158 profesi baru ke daftar pekerjaan yang diakui, menurut Kementerian Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial China. Kementerian mulai merevisi daftar itu pada April tahun lalu untuk memperbarui edisi yang dirilis pada 2015.

BacaJuga:

Changan Kantongi 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Sumbang 78 Persen

15 Tahun Berlayar, BAg Terus Perkuat Keandalan Transportasi Energi Indonesia

Produksi Minyak Nasional di Kisaran 600 Ribu BOPD, 8 Insentif Hulu Migas Didorong

Penambahan profesi baru ini membuat total jumlah profesi di daftar yang baru direvisi tersebut menjadi 1.639 pekerjaan, menurut kementerian.

Peningkatan gelombang digital memengaruhi pasar tenaga kerja dalam berbagai cara, misalnya, menyediakan lebih banyak jenis pekerjaan. Daftar yang telah direvisi ini mengidentifikasi 97 profesi yang berkaitan dengan sektor digital.

Langkah ini dirancang untuk memenuhi permintaan tenaga kerja dari ledakan ekonomi digital dan mendukung perkembangannya, khususnya dalam inovasi teknologi dan konstruksi tim talenta, kata Wu Liduo, direktur pusat panduan teknis untuk pelatihan tenaga kerja di kementerian tersebut.

Sebuah program telah diluncurkan untuk memberikan pelatihan bagi para engineer teknologi digital, yang mencakup sekitar 80.000 orang setiap tahunnya, tutur Li Jinsheng, seorang pejabat di kementerian.

Ekonomi digital China tumbuh dengan laju rata-rata 15,9 persen dari 2012 hingga 2021. Selama periode tersebut, andil ekonomi digital dalam Produk Domestik Bruto (PDB) China naik dari 20,9 persen menjadi 39,8 persen.

Realisasi itu menunjukkan kenaikan rata-rata tahunan sekitar 2,1 poin persentase, menurut sebuah buku putih tentang ekonomi digital global yang dirilis oleh Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi China.

Edisi terbaru dari daftar pekerjaan yang diakui ini juga berisi profesi dalam sejumlah industri baru yang sedang berkembang (emerging) di negara tersebut, seperti teknik kriptografi (cryptographic engineering), manajemen karbon, dan teknologi keuangan.

Baca Juga: Digitalisasi Pasar Tradisional Sukatani Depok Dipuji

Penambahan jenis pekerjaan baru tersebut ke daftar diharapkan dapat mendorong pembangunan industri terkait, meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan, serta memperkuat pendidikan dan pelatihan kejuruan.

Pada 1999, China menerbitkan buku referensi pertamanya tentang klasifikasi pekerjaan. Pada 2010, China mulai merevisi buku referensi tersebut dengan menambahkan jenis-jenis pekerjaan baru dan menerbitkan edisi revisi buku referensi tersebut pada 2015.

Kementerian tersebut mengatakan sejumlah upaya telah dilakukan untuk merumuskan standar nasional untuk profesi baru dan meluncurkan kursus pelatihan pekerjaan untuk membina lebih banyak talenta.

China meningkatkan angka pengeluaran dari anggaran publik umumnya untuk meningkatkan penghidupan masyarakat dan menjaga pasar pekerjaan tetap stabil di tahun ini seperti dilansir Antara

Pengeluaran untuk jaminan sosial dan lapangan kerja mencapai 2,53 triliun yuan (1 yuan = Rp2.115) selama delapan bulan pertama 2022, naik 6,6 persen secara tahunan (year on year), tunjuk data dari Kementerian Keuangan China. (aro)

Tags: Chinadigitalekonomi

Berita Terkait.

Changan
Ekonomi

Changan Kantongi 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Sumbang 78 Persen

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:06
Kapal-BAg
Ekonomi

15 Tahun Berlayar, BAg Terus Perkuat Keandalan Transportasi Energi Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:05
Perwira-Pertamina
Ekonomi

Produksi Minyak Nasional di Kisaran 600 Ribu BOPD, 8 Insentif Hulu Migas Didorong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:03
Petugas-Pertamina
Ekonomi

Jargas PGN Layani 4.545 Rumah di Sleman, Bantu Tekan Biaya Operasional Usaha

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:01
Agus-Haryoto-Widodo
Ekonomi

Saldo Simpeda Tembus Rp74,86 Triliun, Asbanda Dorong Transformasi ke Tabungan Digital

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20
omoda
Ekonomi

OMODA O4 Tawarkan Jarak Tempuh 611 Km dan Teknologi AI, Berapa Harganya di Indonesia?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:11

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.