• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Indonesia-Rusia Sepakat Tingkatkan Hubungan Bilateral

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 26 September 2022 - 20:15
in Internasional
Ketua-MPR-RI-Bambang-Soesatyo

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia dan Rusia diagendakan membahas peningkatan hubungan bilateral dengan kunjungan Ketua Dewan Federasi Majelis Federal Rusia Valentina Ivanovna Matvienko ke Jakarta pada 6 Oktober 2022, kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Senin.

“Pertemuan tersebut sangat penting untuk membahas berbagai isu penting yang sedang terjadi di dunia, termasuk peningkatan hubungan Indonesia dengan Rusia,” kata Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

BacaJuga:

Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Pejabat Senior PBB Mengutuk Keras

Haji 2026, Timwas DPR Soroti Katering Telat dan Jemaah Terpisah di Tanah Suci

Menyoal Jelang Diberlakukannya ART Indonesia-AS, DPR: Ancaman Kedaulatan Digital dan “Kolonialisme Data” Mengintai

Dia menyebutkan sejumlah isu yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain upaya perdamaian Rusia dan Ukraina, peningkatan hubungan diplomatik antarparlemen Rusia dan Indonesia, serta peningkatan kerja sama di sektor investasi, perdagangan, pendidikan, dan pariwisata.

Baca Juga : Indonesia Makin Kukuh di Jalan Batik

Bambang menegaskan sikap Indonesia tetap mengedepankan asas politik bebas aktif terkait situasi ketegangan antara Rusia dengan Ukraina.

Indonesia merupakan salah satu dari 141 negara yang mendukung resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meminta Rusia menghentikan serangannya ke Ukraina. Hal itu, lanjutnya, bukan berarti Indonesia berpihak pada Ukraina, melainkan atas dasar kemanusiaan dan menolak perang.

Walaupun mendukung resolusi, sikap Indonesia tetap mendorong adanya penegakan HAM di wilayah konflik dan penyelesaian melalui dialog dan diplomasi

Pada pemungutan suara di Majelis Umum PBB pada 7 April 2022 mengenai pembekuan Rusia dari keanggotaan Dewan HAM, kata Bambang, delegasi Indonesia memutuskan abstain. Pertimbangannya, Majelis Umum PBB perlu bersikap hati-hati dan tidak mencabut hak sah anggotanya sebelum memiliki seluruh fakta yang ada.

“Majelis Umum PBB tidak boleh menciptakan preseden negatif yang dapat menjatuhkan kredibilitasnya sebagai badan yang terhormat,” katanya.

Penyelesaian ketegangan Rusia dan Ukraina memerlukan dukungan dari negara-negara barat, Eropa, bahkan Asia. Berbagai negara di dunia lainnya juga harus turut membantu dan mendorong penyelesaian ketegangan kedua negara, termasuk mewaspadai jangan sampai ada pihak-pihak yang memperkeruh situasi.

Berbagai proses menuju perdamaian sebenarnya juga telah dilakukan, salah satunya ialah Turki berperan lima kali menjadi tuan rumah perundingan pertemuan Rusia dan Ukraina.

Bahkan, Rusia dan Ukraina menandatangani perjanjian terpisah dengan Turki dan PBB untuk membuka jalan bagi Ukraina yang merupakan salah satu lumbung pangan utama dunia agar mengekspor 22 juta ton biji-bijian serta barang pertanian lainnya.

Bambang mengatakan hubungan bilateral antara Rusia dengan Indonesia telah terjalin baik sejak 1956. Rusia menjadi salah satu mitra penting bagi Indonesia. Selain itu, nilai investasi langsung Rusia di Indonesia pada 2020 tercatat sebesar US dolar 4,6 juta dengan 202 proyek yang sebagian besar di sektor industri kimia dan farmasi. (bro)

Tags: bilateralIndonesia-RusiaKerjasama

Berita Terkait.

Warga-Palestina
Internasional

Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Pejabat Senior PBB Mengutuk Keras

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45
Jemaah-Haji
Internasional

Haji 2026, Timwas DPR Soroti Katering Telat dan Jemaah Terpisah di Tanah Suci

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:02
Yulius-Setiarto
Internasional

Menyoal Jelang Diberlakukannya ART Indonesia-AS, DPR: Ancaman Kedaulatan Digital dan “Kolonialisme Data” Mengintai

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:01
trump
Internasional

Klaim Rudal Iran Habis, Siasat Trump demi Tutupi Jebolnya Pertahanan AS

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:05
brics
Internasional

Di Forum BRICS, RI Suarakan Reformasi Tata Kelola Global dan Hukum yang Adil

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:04
Abbas-Araghchi
Internasional

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2046 shares
    Share 818 Tweet 512
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.