• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Roger Federer Pamit Dari Tenis Setelah Kekalahan di Laver Cup

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 24 September 2022 - 13:14
in Olahraga
federer

Roger Federer melambaikan tangannya. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Roger Federer menggambarkan karir tenisnya sebagai “perjalanan yang sempurna” meskipun harus menutupnya dengan kekalahan dalam Laver Cup saat bermain ganda bersama rivalnya Rafael Nadal, Jumat malam waktu London.

Juara Grand Slam 20 kali, yang mengalami cedera lutut, itu tidak bertanding secara kompetitif sejak perempat final Wimbledon 2021, dan pekan lalu mengumumkan pensiun pada usia 41 tahun.

BacaJuga:

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Kalah Tipis dari Singapura, Thailand Tetap ke Final Piala AFF 2026

Federer menunjukkan sekilas dirinya yang dulu dalam pertandingan melawan Frances Tiafoe dan Jack Sock dari Tim Dunia untuk menghibur penonton dan penggemarnya yang bersemangat di arena 02 London.

Federer dan Nadal memenangi set pertama, tetapi pasangan petenis Amerika itu bangkit untuk menang 4-6 7-6 (7/2) 11-9. Dengan begitu, Tim Eropa tertahan 2-2 dari Tim Dunia.

“Kita akan melewati ini entah bagaimana, kan? Benar?” ujar Federer, seperti disiarkan AFP, seperti dikutip Antara, Sabtu (24/9/2022).

“Saya senang, saya tidak sedih. Senang rasanya berada di sini dan saya menikmati mengikat sepatu saya sekali lagi. Semuanya adalah yang terakhir kali. Pertandingannya hebat, saya tidak bisa lebih bahagia. Ini luar biasa.”

Baca Juga: Roger Federer Akan Fokus Habiskan Waktu dengan Keluarga setelah Pensiun

Federer telah menikmati persaingan ketat dengan Nadal selama hampir dua dekade–bersama-sama mereka telah memenangi 42 gelar tunggal Grand Slam di era keemasan untuk sektor putra.

Keduanya, yang pertama kali bertemu pada 2004, memiliki catatan 40 kali bertemu dalam pertandingan, termasuk di sembilan final Grand Slam, dengan Nadal memegang rekor kemenangan 24-16.

Namun dalam pertandingan yang dimulai Jumat malam, dia berada di sisi yang sama untuk berpisah dengan Federer, yang telah menjadi petenis profesional hampir seperempat abad yang lalu.

Ada raungan besar dan tepuk tangan meriah saat petenis Swiss dan Nadal tiba di lapangan, mengenakan kaos biru dan celana pendek putih, keduanya mengenakan ikat kepala putih.

Kedua tim memegang servis dengan cukup nyaman di awal pertandingan, dengan teriakan “Ayo Roger” pecah pada kedudukan 3-3.

Namun, Federer dan Nadal merebut break point pertama mereka pada gim ke-10, memenangkan set pertama ketika Sock mencetak gol dengan pukulan backhand yang disambut sorakan besar.

Pasangan Amerika itu menyamakan kedudukan dengan mengambil tie-break set kedua dengan mudah.

Dalam tie-break pertandingan yang menegangkan itu, Federer tidak dapat melakukan servis saat kedudukan 9-8, sementara pasangan Amerika itu memenangi tiga poin berikutnya untuk keluar sebagai pemenang.

Federer diliputi emosi setelahnya, memeluk rekan setimnya Nadal dan melambai ke arah penonton.

Dia tidak dapat menahan emosinya ketika berbicara di arena selama wawancara di lapangan, lalu menangis.

“Bermain dengan Rafa di tim yang sama, dan memiliki para pemain, semua orang di sini, semua legenda…terima kasih,” kata Federer, yang ditemani orang tuanya, istri dan empat anaknya di lapangan.

“Ini terasa seperti perayaan bagi saya.”

“Saya ingin merasakan seperti ini pada akhirnya dan itulah yang saya harapkan, jadi terima kasih. Ini adalah perjalanan yang sempurna dan saya bersedia untuk melakukannya lagi,” imbuhnya. (mg2)

Tags: Laver CupPamitroger federertenis

Berita Terkait.

ut
Olahraga

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:02
Gempa NTT Picu Eksodus Warga, Manggarai Timur Catat Pengungsi Terbanyak
Olahraga

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41
Piala-AFF
Olahraga

Kalah Tipis dari Singapura, Thailand Tetap ke Final Piala AFF 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:30
karate
Olahraga

Dominasi 24 Emas, INKAI DKI Jakarta Juara Umum Liga Pelajar Karate 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:55
senal
Olahraga

Cukur Manchester City, Arsenal Angkat Trofi Community Shield 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:05
arsenal
Olahraga

Arsenal vs Manchester City: Tradisi The Gunners Dihantui Ancaman Erling Haaland

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:48

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.