• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Perlahan-Lahan Korban Pergeseran Tanah Pilih Mengungsi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 24 September 2022 - 23:35
in Nusantara
pergeseran tanah

Kondisi rumah di Kampung Sukawayana, Desa/Kecamatan Cikaka, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang sudah miring akibat terdampak bencana pergeseran tanah. Rumah tersebut sudah ditinggalkan sejak setahun lalu. Foto : Antara/Aditya Rohman

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hampir satu tahun sejumlah warga di Kampung Sukawayana, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang terdampak bencana pergeseran tanah memilih mengungsi karena belum berani pulang disebabkan khawatir terjadi bencana susulan.

“Ada enam kepala keluarga yang memilih mengungsi, baik ke rumah kerabatnya maupun mengontrak. Mereka belum berani pulang karena masih trauma dan takut bencana pergeseran tanah masih terjadi di Desa/Kecamatan Cikakak,” kata Ketua RT 02/07, Desa Cikakak Bayu di Sukabumi pada Sabtu, (24/9/2022).

BacaJuga:

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sidak DPR RI Bongkar Pelanggaran Lingkungan, Gudang PT Universal Glove di Medan Disegel

Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi

Menurut Bayu, selain trauma dan takut para penyintas bencana pergeseran tanah ini enggan pulang karena kondisi rumahnya sudah tidak layak huni serta nyaris ambruk dan tidak memiliki uang untuk memperbaiki rumahnya.

Bahkan, sejak ditinggalkan oleh penghuninya, kondisi permukiman yang paling terdampak bencana pergeseran tanah itu seperti kampung mati dan sudah dipenuhi rumput liar karena sudah setahun tidak ada yang merawat atau membersihkan.

Kemungkinan sebagian rumah-rumah yang terdampak bencana pergeseran tanah ini tidak bisa lagi diperbaiki karena kondisi tanahnya yang labil, sehingga satu-satunya jalan yakni dilakukan relokasi ke tempat yang lebih aman.

“Warga yang terdampak masih menunggu realisasi bantuan pasca-bencana pergeseran tanah. Kami pun sudah mengirimkan surat permohonan perbaikan rumah ke instansi terkait,” ujarnya dilansir Antara

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara meminta kepada Pemkab Sukabumi untuk mempercepat proses pencairan biaya tidak terduga (BTT) sehingga bisa dengan cepat digunakan untuk membantu warga yang menjadi korban atau terdampak bencana. (aro)

Tags: Kabupaten Sukabumilongsorpergeseran tanah

Berita Terkait.

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong EBT
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36
Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong EBT
Nusantara

Sidak DPR RI Bongkar Pelanggaran Lingkungan, Gudang PT Universal Glove di Medan Disegel

Sabtu, 4 April 2026 - 01:38
Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong EBT
Nusantara

Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi

Sabtu, 4 April 2026 - 00:47
Usai Vonis Bebas Amsal Sitepu, Komisi III Desak Sanksi untuk Kajari dan Staf Kejaksaan Karo
Nusantara

Usai Vonis Bebas Amsal Sitepu, Komisi III Desak Sanksi untuk Kajari dan Staf Kejaksaan Karo

Jumat, 3 April 2026 - 22:16
Pascagempa M7,6, Kepala BNPB Pastikan Ibadah Paskah di Minahasa Berjalan Aman
Nusantara

Pascagempa M7,6, Kepala BNPB Pastikan Ibadah Paskah di Minahasa Berjalan Aman

Jumat, 3 April 2026 - 22:01
BMKG Catat 401 Gempa Susulan di Sulut-Malut, BNPB: Trennya Makin Mengecil
Nusantara

BMKG Catat 401 Gempa Susulan di Sulut-Malut, BNPB: Trennya Makin Mengecil

Jumat, 3 April 2026 - 18:37

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.