• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KemenKopUKM Dukung Aceh Tamiang Kembangkan Nilam sebagai Komoditas Unggulan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 10 September 2022 - 15:11
in Ekonomi
Sekretaris-Deputi-Usaha-Mikro-KemenKopUKM

Sekretaris Deputi Usaha Mikro KemenKopUKM, A.H Novieta, pada acara pembukaan Pelatihan bagi Usaha Mikro di Sektor Pertanian/Perkebunan di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh, Jumat (9/9/2022). Foto/ Humas KemenkoUKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) mendukung Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk mengembangkan nilam, bahan baku minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi, sebagai komoditas unggulan melalui pelatihan bagi pelaku usaha mikro di sektor pertanian/perkebunan di kabupaten tersebut.

“Aceh Tamiang merupakan salah satu basis pertanian/perkebunan di Provinsi Aceh dengan berbagai komoditas bernilai ekonomi tinggi, seperti kelapa sawit, karet, kakao, jagung, dan nilam, serta berbagai komoditas lainnya. Bahkan Aceh Tamiang sejak dulu menjadi salah satu daerah penghasil nilam terbaik di Indonesia,” kata Sekretaris Deputi Usaha Mikro KemenKopUKM, A.H Novieta, pada acara pembukaan Pelatihan bagi Usaha Mikro di Sektor Pertanian/Perkebunan di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh, Jumat (9/9/2022).

BacaJuga:

Ekonomi Masa Depan Tak Lagi Andalkan SDA, BRIN Dorong Penguatan SDM dan Teknologi

Energi Surya dan AI Melonjak, Wärtsilä Tekankan Pentingnya Fleksibilitas Jaringan

Transisi Energi Bersih Jadi Fokus Kemitraan Indonesia dan Jerman

Novieta menjelaskan, nilam sebagai komoditas unggulan dengan potensi nilai ekonomi tinggi harus terus ditingkatkan.

Baca Juga : LPDB-KUMKM Dukung Sinergi KemenKopUKM-Dekranas

“Namun potensi yang ada tersebut harus diimbangi dengan kualitas daya saing, baik dari sisi produk maupun Sumber Daya Manusia terutama dalam menghadapi era disrupsi yakni globalisasi, digital, dan pandemi COVID-19,” katanya.

Novieta menjelaskan, melalui UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan kebijakan turunannya PP 7/2021, Pemerintah menyediakan akses Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yang kemudian diwujudkan dalam sejumlah kebijakan teknis dan program pemberdayaan KUMKM.

Salah satunya adalah fokus pada program pengembangan kapasitas SDM usaha mikro melalui literasi, pelatihan, dan pendampingan baik yang sifatnya vokasi pada tujuh sektor prioritas, termasuk di dalamnya sektor pertanian.

Lebih lanjut Novieta mengatakan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM, diantaranya fokus pada pengembangan tanaman nilam sebagai major project nasional di Provinsi Aceh.

Pembukaan pelatihan itu juga dihadiri Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang dan Ketua Umum Kawula Muda Nusantara, Ahmad Nabil Bintang. Usai pembukaan, dilanjutkan dengan kunjungan ke kebun nilam di Desa Mananggini, Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Berdasarkan Laporan Tahunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh Tahun 2020, dalam pasar dunia, Indonesia tercatat sebagai pemasok minyak nilam dan minyak pala mencapai 80 – 90 persen dari produksi dunia dengan mutu terbaik, dan sebagian besar berasal dari Aceh (khusus nilam).

Pemberdayaan UMKM nilam dilakukan secara utuh hulu-hilir dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

KemenKopUKM juga bekerja sama multipihak dan menggandeng Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk pengembangan kapasitas usaha mikro melalui Pelatihan Vokasional bagi Usaha Mikro di Sektor Pertanian/Perkebunan.

“Hal itu diharapkan dapat menjadi akselerasi dalam pengembangan sentra produksi minyak nilam dan produk turunannya di Kabupaten Aceh Tamiang yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian UMKM, petani, dan masyarakat sebagai dampak multiplier effect yang ditimbulkan,” kata Novieta.

Novieta menambahkan, pengembangan produksi juga harus disertai dengan transformasi usaha mikro. KemenKopUKM menyediakan akses pendampingan Nomor Induk Berusaha (NIB). Begitu juga Sertifikasi Usaha/Produk (PIRT, Merek, Halal, Izin edar MD), dan pengembangan kelembagaan usaha untuk mendukung penguatan UMKM.

“Kami berharap akses progam yang ada dapat memberikan manfaat peningkatan nilai tambah dan daya saing UMKM, untuk meningkatkan ekonomi UMKM dan masyarakat secara luas,” kata Novieta. (gin)

Tags: bahan baku minyak atsiriKabupaten Aceh TamiangKemenKopUKMkomoditas unggulanNilamprovinsi aceh

Berita Terkait.

brin
Ekonomi

Ekonomi Masa Depan Tak Lagi Andalkan SDA, BRIN Dorong Penguatan SDM dan Teknologi

Kamis, 24 September 2026 - 06:09
surya
Ekonomi

Energi Surya dan AI Melonjak, Wärtsilä Tekankan Pentingnya Fleksibilitas Jaringan

Kamis, 24 September 2026 - 05:46
dinna
Ekonomi

Transisi Energi Bersih Jadi Fokus Kemitraan Indonesia dan Jerman

Rabu, 23 September 2026 - 20:36
brm
Ekonomi

Direksi BRMS Tambah Kepemilikan Saham, Sinyal Optimisme Prospek Tambang Emas

Rabu, 23 September 2026 - 20:12
danantara
Ekonomi

Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, DPR Sebut Jadi Solusi Gelombang PHK

Rabu, 23 September 2026 - 18:18
pertamina
Ekonomi

Gas Bumi CNG Masuk Marugame Udon Kaliurang, Gagas Siapkan Layanan Terintegrasi

Rabu, 23 September 2026 - 14:44

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.