• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Genjot Produksi Jagung untuk Bahan Pangan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 26 Agustus 2022 - 23:18
in Nasional
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi saat panen jagung. Foto : Kementan for Indopos.co.id

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi saat panen jagung. Foto : Kementan for Indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggali dan memanfaatkan segala potensi untuk pengembangan jagung guna memenuhi permintaan pasar sebagai bahan pangan. Presiden Jokowi menyebutkan bahwa, selain sorgum, jagung juga sebagai salah satu bahan pangan yang begitu menjanjikan karena bisa diolah sebagai produk pangan, pakan serta keperluan industri.

Berangkat dari ini, pengembangan jagung penting untuk segera dilakukan. Kementan menggelar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) Propaktani episode ke-596 mengangkat tema “Pengembangan Jagung untuk Pangan”, Kamis (25/8/2022).

BacaJuga:

Wamen P2MI Lepas 271 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Asap Karhutla Picu Krisis Kesehatan di Kalteng, Ketua DPR Desak Penguatan Layanan Kesehatan

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menyambut dan mengapresiasi segala gerakan, kegiatan, ataupun program yang dapat meningkatkan produktivitas jagung. Hal tersebut berkaitan dengan peningkatan ketahanan pangan dan ketahan ekonomi petani.

“Kami mendukung sepenuhnya dan mengapresiasi program-program pengembangan jagung ini. Saya berharap ini bisa menjadi langkah untuk mencapai target yang telah ditetapkan dan mampu mengangkat kehidupan petani agar semakin maju mandiri, modern, dan mampu mengatasi kemiskinan dan meningkatkan roda perekonomian daerah setempat,” kata Suwandi.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan (PPHTP), Gatut Sumbogodjati menambahkan terdapat kebijakan-kebijakan pengembangan jagung rendah aflatoksin dalam rangka mendorong pemenuhan kebutuhan industri pangan terhadap komoditas jagung. Kebijakan tersebut diantaranya, pemenuhan skala usaha harus memiliki luasan minimal 1.000 ha, penundaan waktu panen selama tujuh sampai sepuluh hari, pengeringan pada suhu maksimal 60 °C, pasca panen maksimal lima jam setelah panen, serta menggunakan mekanisasi persiapan lahan, penanaman, dan pengolahan pasca panen.

“Kunci sukses produksi jagung yang memenuhi standar keamanan makanan dan minuman yaitu adanya kepastian investor yang mampu mengelola alat pengering, ketersediaan modal yang dapat diperoleh melalui KUR, komitmen pemerintah pusat dan daerah terkiat perijinan usaha dan penyediaan lahan, komitmen dari para off taker, serta komitmen petani dan pelaku usaha budidaya jagung,” jelas Gatut.

Perwakilan Direktorat Serealia, Indra Rochmadi menyebutkan peluang jagung untuk industri pangan masih sangat terbuka lebar, mengingat kebutuhan jagung untuk industri pangan selama ini sebagian besar berasal dari luar. Dan diperkirakan akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

”Yang menjadi tugas kita saat ini adalah bagaimana menyiasati harga, proses pengeringan jagung, dan kadar aflatoksin kurang dari 20 pppb agar jagung lokal mampu memenuhi semua kebutuhan industri pangan dan pakan dalam negeri,” sebutnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT. Tereos, Wisman Djaya mengatakan, selain kadar aflatoksin jagung < 20 ppb terdapat hal lain yang perlu diperhatikan agar aspek jagung pangan terpenuhi, yaitu terkait rendemen pati jagung atau yield. Proses pemurnian pati jagung ini menjadi sangat penting karena dari pati jagung inilah dapat dihasilkan tepung jagung untuk kemudian diolah menjadi berbagai macam produk.

“Pengeringan jagung yang terlalu panas akan mengakibatkan pati jagung rusak dan tidak dapat diambil untuk dimanfaatkan,” jelasnya.

“Penting sekali untuk industri pangan, biji jagung yang digunakan itu masih hidup sehingga proses pemisahan pati bisa dilakukan dengan ukuran biji yang cukup besar. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu memasukkan jagung pipilan harus sudah masuk dryer dalam waktu tiga jam setelah panen,” imbuh Wisman.

Hadir pula Kepala Bidang Pangan NTT, Nixon M. Baluh. Ia menuturkan potensi lahan untuk pengembangan jagung di NTT masih sangat luas, mencapai 214.000 ha. Ini menjadi peluang untuk secara lokal spesifik Provinsi NTT terus mendorong berbagai program dan kegiatan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan produksi dan produktivitas jagung.

“Saat ini Provinsi NTT sedang mengembangkan jagung menggunakan pendekatan pola food estate dan pola TJPS kemitraan. TJPS merupakan singkatan dari tanam jagung panen sapi, sebuah gerakan pengembangan produksi dan produktifitas jagung yang diintegrasikan dengan hewan ternak terutama sapi. Pendekatan tersebut tidak lain ditujukan untuk meningkatkan perluasan area, produktivitas, dan indeks pertanaman,” ucap Nixon. (srv)

Tags: Bahan PanganjagungKementan

Berita Terkait.

wamen
Nasional

Wamen P2MI Lepas 271 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:11
asap
Nasional

Asap Karhutla Picu Krisis Kesehatan di Kalteng, Ketua DPR Desak Penguatan Layanan Kesehatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:30
habib
Nasional

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:02
bc
Nasional

5 Bandara Jadi Jalur Ekspor Ilegal Emas, Bea Cukai Amankan 25,88 Kilogram Emas Senilai Rp61,95 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:12
nurul
Nasional

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19
riyadh
Nasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4314 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1158 shares
    Share 463 Tweet 290
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.