• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Alat Musik Sasando dan Sherpa G20

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 11 Juli 2022 - 23:32
in Gaya Hidup
sasando

Seniman Sasando Jegril Pah (42) memainkan Sasando dalam ajang Spouse Program pada Pertemuan Kedua Sherpa G20 di Plataran, Atlantis Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (11/7/2022) Foto : Antara/HO-Kominfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sasando yang menjadi alat musik tradisional dari Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkenalkan lewat dentingan merdunya dalam ajang Spouse Program pada Pertemuan Kedua Sherpa G20 di Plataran, Atlantis Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat.

“Meski banyak alat musik dari luar, kita harus melestarikan alat musik tradisional. Orang luar saja sangat antusias dengan alat musik Sasando, seharusnya pula kita sebagai anak bangsa bisa melestarikan dan memperkenalkan keunikan budaya sendiri ke kancah internasional,” kata Seniman Sasando Jegril Pah (42) dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Senin (11/7/2022).

BacaJuga:

Gary Iskak Tutup Usia, Diduga Alami Kecelakaan

BUMIL Raih Top Innovation Choice Award 2025, Inovasi Granola Bar untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Siloam Hospitals TB Simatupang Capai Keberhasilan Baru di Bidang Kardiologi dan Neurologi

Sasando merupakan alat musik yang bentuknya serupa sayap dan dimainkan dengan cara dipetik seperti gitar atau harpa. Bagian utama Sasando berbentuk tabung panjang seperti harpa yang biasanya terbuat dari bambu. Sasando mempunyai ruang resonansi suara yang terbuat dari anyaman daun lontar yang sering disebut haik.

Jegril mengatakan secara harfiah nama Sasando berasal dari bahasa Rote yaitu “Sasandu” yang berarti “bergetar atau berbunyi”. Sasando sering dimainkan untuk mengiringi nyanyian, syair, tarian tradisional dan menghibur keluarga yang berduka.

Baca Juga: KBRI Tokyo Perkenalkan Angklung Kayu Pertama Di Dunia

Kisah terciptanya Sasando dimulai dari dua penggembala yang membawa ternak ke sebuah danau untuk meminum air. Ketika ternaknya sudah minum, salah satu gembala juga ingin minum. Mereka menjadikan daun lontar di sekitar mereka sebagai wadah minum. Daun lontar dilipat hingga membentuk seperti mangkuk. Ketika melipat daun lontar tersebut, ada serat daun yang melintang dan terbentang.

“Ketika serat daun yang melintang tersebut tersentuh ibu jari si gembala, ternyata mengeluarkan bunyi,” ujarnya.

Namun, ada versi lain juga yang menceritakan sejarah tentang alat musik itu. Sebagai pengrajin Sasando, dia menyebut alat musik Sasando mencerminkan bahwa manusia tidak bisa terlepas dari alam meskipun perkembangan teknologi sudah maju. Oleh karena itu, manusia wajib melestarikan apa yang ada di alam ini.

“Bahan Sasando terdiri atas bahan yang bisa didapatkan secara alami yakni daun lontar, bambu, dan kayu. Sedangkan string (dawai) dan tautannya merupakan hasil dari sebuah teknologi. Perpaduan antara bahan yang natural dan bahan hasil dari teknologi ini memberikan kita pelajaran bahwa kita tidak pernah bisa lepas alam, kelestarian alam harus kita jaga,” ujarnya dilansir Antara.

Jegril pun berharap, Sherpa G20 ini bisa menjadi momentum untuk memperkenalkan Sasando di tingkat internasional. Dia juga berharap kegiatan internasional ini dapat mendorong semangat generasi muda NTT untuk melestarikan, mengembangkan, dan melindungi alat musik ini sebagai kebanggaan daerah.

Kegiatan Sherpa G20 di Labuan Bajo diikuti seluruh negara anggota G20 dengan 19 anggota G20 hadir secara fisik dan 1 secara virtual. Turut hadir juga 6 negara undangan dan 9 organisasi internasional. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 13 Juli 2022. (aro)

Tags: nttsasando
Berita Sebelumnya

Jamaah Haji Yang Meninggal Tembus Menjadi 41 Orang

Berita Berikutnya

Ciptakan Kreasi Nusantara, Haka Resto Sajikan Menu Khas Indonesia dalam Balutan Bumbu Kaya Rempah

Berita Terkait.

WhatsApp Image 2025-11-29 at 11.33.57
Gaya Hidup

Gary Iskak Tutup Usia, Diduga Alami Kecelakaan

Sabtu, 29 November 2025 - 11:38
IMG-20251129-WA0000
Gaya Hidup

BUMIL Raih Top Innovation Choice Award 2025, Inovasi Granola Bar untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Sabtu, 29 November 2025 - 10:25
WhatsApp Image 2025-11-29 at 09.10.49
Gaya Hidup

Siloam Hospitals TB Simatupang Capai Keberhasilan Baru di Bidang Kardiologi dan Neurologi

Sabtu, 29 November 2025 - 09:51
oppo
Gaya Hidup

OPPO Perlihatkan Jakarta lewat Find X9 Series dengan Kamera 200MP dan 120x Super Zoom

Jumat, 28 November 2025 - 11:03
kpop
Gaya Hidup

MAMA Awards 2025 Hadapi Ketidakpastian setelah Kebakaran besar di Hong Kong.

Kamis, 27 November 2025 - 21:12
WhatsApp Image 2025-11-27 at 11.49.43
Gaya Hidup

“Heroes Next Door” Catat Peringkat Tertinggi Sepanjang Penayangan

Kamis, 27 November 2025 - 18:06
Berita Berikutnya
haka resto

Ciptakan Kreasi Nusantara, Haka Resto Sajikan Menu Khas Indonesia dalam Balutan Bumbu Kaya Rempah

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Dari Desa ke Sekolah: Wilmar Pastikan Air Bersih untuk Generasi Masa Depan

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.