• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Serba-serbi Hari Raya Bertahan di Jakarta, Berjuang Asal Keluarga Bahagia

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 24 Maret 2026 - 12:34
in Gaya Hidup
Pengemudi

Dasman, pengemudi Transjakarta rute 1H Tanah Abang-Gondangdia sedang mengemudikan busnya di Jakarta, Kamis (19/3/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jalanan Jakarta mendadak lengang. Gedung-gedung pencakar langit seolah tertidur, ditinggalkan oleh jutaan penghuninya yang berbondong-bondong kembali ke akar mereka di berbagai daerah. Di tengah fenomena eksodus massal tahunan ini, jagat media sosial kerap diramaikan oleh sebuah seloroh yang menggelitik, sekaligus sarat makna: “Jakarta kini menyisakan pemain utama”.

Kalimat tersebut menjabarkan sebuah realitas sosial yang kuat. Para “pemain utama” ini adalah mereka yang memilih bertahan di tengah sunyinya ibu kota.

BacaJuga:

Kim Myung Soo dan Kang Min Ah Tampil Romantis di Pemotretan ‘Singles’ untuk ‘Love in Sync’

Ailee dan Choi Si Hoon Ungkap Kesedihan Akibat Rumor Kehamilan

IU Tunda Album dan Batalkan Konser karena Kondisi Kesehatan

Mereka menahan gelora rindu kampung halaman demi menuntaskan tanggung jawab pekerjaan, memastikan roda kehidupan kota tetap berputar, dan yang paling utama, berjuang agar dapur keluarga di seberang sana tetap mengepul hangat menyambut hari kemenangan.

Salah satu “pemain utama” itu adalah Dasman, seorang pria paruh, baya asal Padang, Sumatera Barat. Di saat banyak perantau Minang bersuka cita merencanakan perjalanan pulang basamo, Dasman duduk tenang di balik kemudi bus Transjakarta.

Sehari-hari, ia membelah jalanan ibu kota yang kini tak lagi diwarnai kemacetan parah, melayani rute 1H yang menghubungkan Tanah Abang dengan Stasiun Gondangdia.

Belum genap setahun, tepatnya baru sembilan bulan, Dasman berseragam rapi sebagai pramudi bus kota. Sebelumnya, ia menghabiskan waktu bertahun-tahun lamanya menantang kerasnya aspal sebagai sopir truk pengantar barang lintas daerah.

Pengalaman panjang mengendalikan kendaraan berat itu kini ia baktikan untuk melayani mobilitas warga Jakarta, bahkan di saat sebagian besar orang telah bersiap merayakan Idul Fitri.

Tahun ini menjadi edisi Lebaran kedua berturut-turut bagi Dasman, tanpa ritual pulang kampung. Keputusan ini diambil dengan kalkulasi yang sangat matang dan membumi. Bertahan di Jakarta dan mengambil giliran kerja saat libur raya memberikannya kesempatan berharga untuk mendapatkan uang lembur.

Biaya perjalanan mudik ke Padang pada musim puncak liburan menuntut pengeluaran yang sangat besar. Alih-alih menghabiskan tabungannya di jalan, ia memilih untuk tetap berpeluh keringat melipatgandakan penghasilannya.

“Nggak apa-apa saya nggak pulang, asal keluarga bisa Lebaran dengan tenang dan nggak mikirin uang,” ucap Dasman lugas.

Kalimat sederhana itu meluncur dari bibirnya, merangkum segala pengorbanan sunyi seorang ayah. Ia rela menukar kehangatan kumpul keluarga dengan putaran roda bus di aspal Jakarta, semata-mata agar istri dan anak-anaknya di kampung halaman bisa menyambut Idul Fitri dengan senyum mengembang, tanpa beban finansial.

Rute bus yang dikemudikan Dasman berakhir di kawasan Stasiun Gondangdia. Di titik inilah, kisah perjuangan “pemain utama” lainnya turut terukir. Di salah satu sudut stasiun yang perlahan sepi dari lalu-lalang pekerja komuter, suara mesin pemindai barang di sebuah minimarket terus berbunyi riuh. Di balik meja kasir, berdiri Anwar, seorang pemuda asal Cianjur, Jawa Barat, yang dengan cekatan melayani pelanggan.

Sudah tiga tahun lamanya Anwar mengabdi di minimarket tersebut. Selama tiga tahun itu pula, rutinitas Lebarannya berubah total. Pemuda ini selalu absen dari kemeriahan malam takbiran bersama teman sejawat di kampungnya.

Ia memiliki kebiasaan yang unik. Anwar selalu menjadwalkan kepulangannya ke Cianjur, beberapa hari setelah Idul Fitri berlalu, tepat ketika hiruk-pikuk arus mudik mulai berbalik arah.

Pilihan Anwar untuk menunda rindu didorong oleh komitmen yang luar biasa dari seorang pemuda. Bekerja di saat kalender menunjukkan tanggal merah dan libur nasional menjanjikan kompensasi lembur yang jumlahnya cukup signifikan bagi dirinya. Di usianya yang masih muda, Anwar rela mengesampingkan ego untuk bersukacita tepat pada hari H Lebaran, demi meraup rezeki tambahan.

Semua jerih payah ini bermuara pada keluarga tercinta. Uang lembur yang ia kumpulkan menjadi bentuk nyata dari baktinya sebagai seorang anak. Anwar berdiri berjam-jam merapikan rak dan melayani transaksi, memastikan keluarganya di Cianjur tetap bergembira. Ia ingin memastikan sanak saudaranya tidak kekurangan suatu apapun di hari raya, meski raga sang anak belum bisa hadir di tengah-tengah mereka.

Jika Dasman dan Anwar berjuang menjaga denyut transportasi dan kebutuhan ritel ibu kota, Abi menempuh jalan pengabdian di ruang yang berbeda. Pria asal Bandung ini adalah seorang amil zakat yang bertugas di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Masjid Istiqlal.

Tugas seorang amil menuntut dedikasi waktu yang luar biasa, terutama di detik-detik genting menjelang hari raya. Abi harus bersiaga penuh menerima amanah zakat dari umat Islam yang terus berdatangan. Perjuangannya mencapai puncak, ketika ia dan timnya harus berpacu dengan waktu. Mereka wajib menyalurkan tumpukan zakat tersebut agar secepatnya sampai ke tangan para mustahik (penerima zakat), sebelum imam mengumandangkan takbir shalat Idul Fitri.

Tuntutan amanah yang besar ini membuat Abi harus merelakan momen syahdu berlebaran bersama keluarganya di Kota Kembang. Berjibaku dengan pendataan dan distribusi logistik di saat umat Islam lainnya sibuk saling bermaaf-maafan, membutuhkan kelapangan dada yang luar biasa.

Meskipun demikian, Abi menjalani rutinitas berat ini dengan hati yang ringan. Ia memandang profesi ini sebagai jalan hidup yang telah ia pilih dengan penuh kesadaran. Pengabdiannya didasari oleh rasa ikhlas lillahi ta’ala. Berada jauh dari keluarga di momen spesial memang menyisakan ruang rindu, tetapi Abi memiliki pandangan spiritual yang menguatkan langkahnya.

Ia meyakini ada ganjaran ganda yang menantinya di ujung lelah. Pertama, ia meraih pahala sebagai seorang amil yang menjembatani kebaikan dan membersihkan harta umat. Kedua, ia mendapatkan pahala sebagai kepala keluarga yang terus berjuang menghadirkan kebahagiaan bagi anak istrinya. Keikhlasan Abi menjadi energi yang terus menyala dalam melayani umat di serambi masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Dasman, Anwar, dan Abi mungkin tidak saling mengenal, namun ketiganya disatukan oleh satu benang merah yang sama. Mereka adalah wujud nyata dari para “pemain utama” Jakarta. Di saat gemerlap ibu kota meredup sejenak ditinggal para perantau, mereka tetap tegak berdiri di pos masing-masing. Keringat dan keikhlasan mereka menjadi bukti bahwa Idul Fitri selalu membawa cerita tentang cinta, pengorbanan, dan perjuangan tanpa batas, demi kebahagiaan keluarga. (ney)

Tags: Hari RayajakartaLebaran 2026

Berita Terkait.

kim
Gaya Hidup

Kim Myung Soo dan Kang Min Ah Tampil Romantis di Pemotretan ‘Singles’ untuk ‘Love in Sync’

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:11
alee
Gaya Hidup

Ailee dan Choi Si Hoon Ungkap Kesedihan Akibat Rumor Kehamilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:02
iu
Gaya Hidup

IU Tunda Album dan Batalkan Konser karena Kondisi Kesehatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:09
morissey
Gaya Hidup

Morrissey Hotel Hadirkan Rangkaian Special Event 26 Juli 2026: Floral Workshop hingga Aqua Yoga dalam Satu Hari Penuh Inspirasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:27
Kuliner
Gaya Hidup

Kuliner Sunda Modern Merapat ke Kemang, Bumi Aki Heritage Tawarkan Pengalaman Bersantap Berbeda

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:05
padel
Gaya Hidup

Cara Baru Menikmati Staycation: Main Padel Bersama Keluarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3183 shares
    Share 1273 Tweet 796
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2751 shares
    Share 1100 Tweet 688
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.