• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Monolog Di Tepi Sejarah dan Kisah Pelukis Emiria Soenassa

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 3 Juli 2022 - 03:50
in Gaya Hidup
monolog

Monolog "Di Tepi Sejarah" hidupkan lagi kisah pelukis Emiria Soenassa. Foto : Antara/Fitra Ashari

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Titimangsa dan KawanKawan Media, bekerja sama dengan Direktorat Perfilman, Musik dan Media Kemendikbudristek menghadirkan pentas seri monolog “Yang Tertinggal Di Jakarta” sebagai pertunjukkan kelima serial monolog Di Tepi Sejarah yang berlangsung pada 2-3 Juli 2022 di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Kali ini, pentas seri monolog musim kedua itu berjudul “Yang Tertinggal di Jakarta” yang ditulis oleh Felix K. Nesi dan disutradarai oleh Sri Qadariatin. Pentas ini mengisahkan tentang Emiria Soenassa, seorang pelukis perempuan pertama di Indonesia yang hidup antara 1895-1964.

BacaJuga:

17 Mahasiswa Fikom Untar Rasakan Pengalaman Belajar Lintas Negara di Malaysia

TPJF 2026 Perkuat Fondasi Jazz Lewat Kolaborasi Lintas Generasi

Anthony Norman Lianto dan Dedikasinya dalam Aksi Kemanusiaan serta Penanggulangan Bencana

Sosok tersebut digambarkan sebagai seorang pemikir revolusioner dan disebut kedudukannya sejajar dengan Chairil Anwar dan Kartini. Tak banyak yang tahu pasti tentang kehidupannya dan kerap menghilang dalam beberapa tahun hidupnya.

Hal tersebut menjadi tantangan bagi Titimangsa untuk mengangkat sosok Emiria dalam salah satu episode pertunjukkan Di Tepi Sejarah.

“Dia bukan hanya sebagai seorang perupa perempuan pertama dan dia juga seorang aktivis revolusioner. Dan juga program Di Tepi Sejarah ini kita butuh suara-suara perempuan,” ujar Produser Titimangsa Foundation, Happy Salma.

Sosok Emiria dalam pementasan ini diperankan oleh aktris yang juga penyanyi jazz Indonesia Dira Sugandi. Happy merasa penyanyi tersebut bisa merepresentasikan seorang Emiria dengan sangat baik.

“Pilihan saya tidak sia-sia. Akhirnya saya melamar dia untuk memainkan Emiria, karena tokoh itu adalah dari Tidore Indonesia Timur dan dia punya gaya yang menyerupai. Dan dia punya vokal yang kuat dan kedisiplinan yang luar biasa” tandasnya bangga dikutip Antara.

Happy Salma mengatakan, rangkaian seri monolog Di Tepi Sejarah bukan mutlak menceritakan sejarah tapi interpretasi tentang tokoh-tokoh tersebut yang dimonologkan dengan aktor yang mumpuni.

Ia juga mengatakan pementasan ini sebagai ruang untuk melawan hoax. “Ruang cerita seperti ini bisa memantik diskusi dan keingintahuan sampai akhirnya kita punya pandangan-pandangan tersendiri, ” ucapnya.

Selain sosok Emiria Soenassa, seri monolog musim kedua ini juga akan mengangkat tokoh lainnya seperti Sjafruddin Prawiranegara, Kassian Chepas, Gombloh dan Ismail Marzuki. Pemilihan tokoh ini diharapkan dapat memberikan lain dalam memaknai nasionalisme, khususnya bagi generasi muda.

Pentas ini akan direkam dan ditayangkan secara daring di saluran Kemendikbudristek RI, yaitu kanal Youtube “Budaya Saya” dan di saluran televisi “Indonesiana TV”.

Di Tepi Sejarah merupakan sebuah seri monolog yang menceritakan tentang tokoh-tokoh yang mungkin tak pernah disebut namanya dalam narasi besar sejarah bangsa Indonesia.

Sebelumnya, seri monolog Di Tepi Sejarah telah sukses diselenggarakan pada tahun 2021, dengan mengangkat empat judul monolog yaitu “Nusa Yang Hilang”, “Radio Ibu”, “Sepinya Sepi”, dan “Amir, Akhir Sebuah Syair”.

Pentas tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, seperti guru, mahasiswa, serta seniman. Seri Monolog “Di Tepi Sejarah” ini diprakarsai oleh Happy Salma dan Yulia Evina Bhara selaku Produser dari Titimangsa Foundation dan KawanKawan Media. Pentas ini juga merupakan kerja bersama dengan Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. (aro)

Tags: seniteater

Berita Terkait.

untar
Gaya Hidup

17 Mahasiswa Fikom Untar Rasakan Pengalaman Belajar Lintas Negara di Malaysia

Kamis, 24 September 2026 - 03:30
tpjf
Gaya Hidup

TPJF 2026 Perkuat Fondasi Jazz Lewat Kolaborasi Lintas Generasi

Kamis, 24 September 2026 - 02:20
GKR Hemas: Jangan Tunggu Isu Viral untuk Memahami Persoalan Daerah
Gaya Hidup

Anthony Norman Lianto dan Dedikasinya dalam Aksi Kemanusiaan serta Penanggulangan Bencana

Rabu, 23 September 2026 - 16:36
WCD
Gaya Hidup

Oakwood Suites Kuningan Jakarta Gelar Aksi Bersih dan Rawat Fasilitas Publik di Taman Menteng

Selasa, 22 September 2026 - 14:58
taufik
Gaya Hidup

Perjalanan Taufik Maulana, 13 Tahun Bertumbuh hingga Jadi GM Aston Kartika Grogol

Selasa, 22 September 2026 - 13:03
mercure
Gaya Hidup

Mercure Jakarta Cikini Ajak Warga Peduli Lingkungan Lewat Aksi Plogging di CFD

Selasa, 22 September 2026 - 06:06

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.