• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Hindari Kekerasan, Kelompok Islam di India Minta Umat Muslim Jangan Protes

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 13 Juni 2022 - 21:32
in Internasional
INDIA

Mahasiswa Jamia Millia Islamia meneriakkan slogan-slogan menentang juru bicara partai Bharatiya Janata Party (BJP) Nupur Sharma dan pemimpin BJP Naveen Jindal dan menuntut penangkapan mereka atas komentar terhadap Nabi Muhammad, di kampus Jamia Millia Islamia di New Delhi, India, 10 Juni 2022. (ANTARA/Reuters/Anushree Fadnavis/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para pemimpin kelompok-kelompok Islam dan masjid di India, pada Senin (13/6/2022) meminta agar para umat Muslim di negara tersebut untuk menunda rencana melakukan protes terhadap hinaan atas Nabi Muhammad yang dilayangkan oleh dua anggota partai nasionalis-Hindu yang tengah berkuasa.

Imbauan untuk menghindari perkumpulan dengan jumlah orang besar dikeluarkan usai aksi demo yang melibatkan kekerasan terjadi pada pekan lalu, mengakibatkan kematian dua remaja Muslim dan melukai lebih dari 30 orang, termasuk anggota kepolisian.

BacaJuga:

Netanyahu Terancam Lengser, Presiden Israel Tunjuk Gadi Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru

Iran Galang 12 Negara, Cegah Perang Susulan AS

AS Serang Pulau Qeshm, Trump Klaim Kemajuan Negosiasi dengan Iran

“Adalah tugas semua umat Muslim untuk bersatu saat siapapun menghina Islam, namun pada saat yang bersamaan sangat penting untuk menjaga perdamaian,” ucap Malik Aslam, seorang anggota senior Jamaat-e-Islami Hind, sebuah organisasi Muslim yang beroperasi di sejumlah negara bagian India.

Pada awal bulan ini, dua orang anggota partai Bharatiya Janata (BJP), partai yang menaungi Perdana Menteri Narendra Modi, membuat pernyataan yang menyinggung para umat Muslim.

Baca Juga: India Perketat Keamanan Setelah Pernyataan Anti Muslim

Seorang juru bicara perempuan partai tersebut mengeluarkan komentar yang menyinggung itu dalam sebuah debat di televisi dan seorang juru bicara laki-laki lain membuat komentar yang menyinggung melalui media sosial.

BJP kemudian menangguhkan keduanya dan mengatakan bahwa mereka mengutuk apapun bentuk penghinaan terhadap agama apapun. Kepolisian juga telah mengajukan kasus terhadap keduanya, namun hal itu tidak menghentikan umat Muslim yang marah dari melakukan aksi protes di jalan-jalan.

Polisi menangkap setidaknya 400 terduga perusuh saat aksi demo berlangsung di sejumlah negara bagian dan pembatasan jam malam telah diberlakukan bersamaan dengan penghentian layanan internet di sejumlah tempat.

Banyak Muslim di India telah mempertanyakan posisi mereka dalam masyarakat sejak Modi menjabat pada tahun 2014, mengecilkan asalnya dalam kelompok nasionalis-Hindu yang kuat, di mana partai yang menaunginya terkait.

Para kritikus mengatakan bahwa BJP telah mengambil jalan konfrontasi, mempromosikan ide bahwa India adalah negara Hindu dan menyerang para oponen “anti-nasional”, yang dilihat oleh banyak Muslim sebagai upaya untuk memarginalkan mereka, sebuah komunitas yang merupakan 13 persen dari populasi India yang mencapai miliaran.

Otoritas di negara bagian Uttar Pradesh di bagian utara, pada Minggu, menghancurkan rumah seorang pria Muslim yang terhubung dengan kericuhan. Hal tersebut mengakibatkan kutukan atas pemerintah negara bagian, yang dipimpin oleh BJP, dari para ahli konstitusional dan kelompok-kelompok HAM.

Kelompok-kelompok Muslim dan HAM menginterpretasikan penghancuran rumah itu sebagai hukuman atas kerusuhan namun otoritas negara bagian mengatakan itu dilakukan karena rumah tersebut dibangun secara ilegal di atas tanah publik.

“Kami tidak menghancurkan rumah-rumah untuk menghentikan umat Muslim melakukan protes karena mereka punya hak untuk berdemo di jalanan,” kata seorang staf pimpinan negara bagian tersebut kepada Reuters.

Modi belum berkomentar terkait komentar anti-Islam yang memicu protes bahkan saat kutukan datang dari berbagai negara lain di dunia.

Negara-negara lain termasuk Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, dan Iran, yang merupakan mitra perdagangan penting bagi India, telah melayangkan protes diplomatik. (aro)

Sumber: Reuters

Tags: IndiakekerasanKelompok IslamprotesUmat Muslim

Berita Terkait.

Netanyahu Terancam Lengser, Presiden Israel Tunjuk Gadi Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru
Internasional

Netanyahu Terancam Lengser, Presiden Israel Tunjuk Gadi Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru

Minggu, 8 November 2026 - 18:26
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto: Dok IRNA
Internasional

Iran Galang 12 Negara, Cegah Perang Susulan AS

Sabtu, 7 November 2026 - 22:02
Trump
Internasional

AS Serang Pulau Qeshm, Trump Klaim Kemajuan Negosiasi dengan Iran

Sabtu, 7 November 2026 - 17:07
Dr. Dinna Prapto Raharja
Internasional

Menuju 100 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia dan Turkiye Perkuat Strategi Diplomasi Jangka Panjang

Jumat, 6 November 2026 - 19:46
Tinjau Shelter Hong Kong, Menteri P2MI Janjikan Penampungan Pekerja Migran dari Negara
Internasional

Tinjau Shelter Hong Kong, Menteri P2MI Janjikan Penampungan Pekerja Migran dari Negara

Selasa, 3 November 2026 - 09:25
Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks 2026, Penggerak Perubahan Perilaku Digital
Internasional

Pemerintah Dorong Perluasan Lapangan Kerja Sektor Formal bagi PMI di Hong Kong

Senin, 2 November 2026 - 19:04

OLAHRAGA

STY
Olahraga

Persija vs Persebaya, Shin Tae-yong Wanti-wanti Pemain Tidak Lengah

Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 November 2026 - 15:45

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super...

SelengkapnyaDetails
witan

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Sabtu, 7 November 2026 - 09:35
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3348 shares
    Share 1339 Tweet 837
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.