• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Hindari Kekerasan, Kelompok Islam di India Minta Umat Muslim Jangan Protes

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 13 Juni 2022 - 21:32
in Internasional
INDIA

Mahasiswa Jamia Millia Islamia meneriakkan slogan-slogan menentang juru bicara partai Bharatiya Janata Party (BJP) Nupur Sharma dan pemimpin BJP Naveen Jindal dan menuntut penangkapan mereka atas komentar terhadap Nabi Muhammad, di kampus Jamia Millia Islamia di New Delhi, India, 10 Juni 2022. (ANTARA/Reuters/Anushree Fadnavis/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para pemimpin kelompok-kelompok Islam dan masjid di India, pada Senin (13/6/2022) meminta agar para umat Muslim di negara tersebut untuk menunda rencana melakukan protes terhadap hinaan atas Nabi Muhammad yang dilayangkan oleh dua anggota partai nasionalis-Hindu yang tengah berkuasa.

Imbauan untuk menghindari perkumpulan dengan jumlah orang besar dikeluarkan usai aksi demo yang melibatkan kekerasan terjadi pada pekan lalu, mengakibatkan kematian dua remaja Muslim dan melukai lebih dari 30 orang, termasuk anggota kepolisian.

BacaJuga:

Trump ‘Semprot’ Netanyahu, Perintahkan Pasukan Israel Putar Balik dari Beirut

Iran Siap Bantu Lebanon  Hadapi Agresi Israel

Lewat Utusan, Prabowo Terima Pesan Khusus dari Emir Qatar

“Adalah tugas semua umat Muslim untuk bersatu saat siapapun menghina Islam, namun pada saat yang bersamaan sangat penting untuk menjaga perdamaian,” ucap Malik Aslam, seorang anggota senior Jamaat-e-Islami Hind, sebuah organisasi Muslim yang beroperasi di sejumlah negara bagian India.

Pada awal bulan ini, dua orang anggota partai Bharatiya Janata (BJP), partai yang menaungi Perdana Menteri Narendra Modi, membuat pernyataan yang menyinggung para umat Muslim.

Baca Juga: India Perketat Keamanan Setelah Pernyataan Anti Muslim

Seorang juru bicara perempuan partai tersebut mengeluarkan komentar yang menyinggung itu dalam sebuah debat di televisi dan seorang juru bicara laki-laki lain membuat komentar yang menyinggung melalui media sosial.

BJP kemudian menangguhkan keduanya dan mengatakan bahwa mereka mengutuk apapun bentuk penghinaan terhadap agama apapun. Kepolisian juga telah mengajukan kasus terhadap keduanya, namun hal itu tidak menghentikan umat Muslim yang marah dari melakukan aksi protes di jalan-jalan.

Polisi menangkap setidaknya 400 terduga perusuh saat aksi demo berlangsung di sejumlah negara bagian dan pembatasan jam malam telah diberlakukan bersamaan dengan penghentian layanan internet di sejumlah tempat.

Banyak Muslim di India telah mempertanyakan posisi mereka dalam masyarakat sejak Modi menjabat pada tahun 2014, mengecilkan asalnya dalam kelompok nasionalis-Hindu yang kuat, di mana partai yang menaunginya terkait.

Para kritikus mengatakan bahwa BJP telah mengambil jalan konfrontasi, mempromosikan ide bahwa India adalah negara Hindu dan menyerang para oponen “anti-nasional”, yang dilihat oleh banyak Muslim sebagai upaya untuk memarginalkan mereka, sebuah komunitas yang merupakan 13 persen dari populasi India yang mencapai miliaran.

Otoritas di negara bagian Uttar Pradesh di bagian utara, pada Minggu, menghancurkan rumah seorang pria Muslim yang terhubung dengan kericuhan. Hal tersebut mengakibatkan kutukan atas pemerintah negara bagian, yang dipimpin oleh BJP, dari para ahli konstitusional dan kelompok-kelompok HAM.

Kelompok-kelompok Muslim dan HAM menginterpretasikan penghancuran rumah itu sebagai hukuman atas kerusuhan namun otoritas negara bagian mengatakan itu dilakukan karena rumah tersebut dibangun secara ilegal di atas tanah publik.

“Kami tidak menghancurkan rumah-rumah untuk menghentikan umat Muslim melakukan protes karena mereka punya hak untuk berdemo di jalanan,” kata seorang staf pimpinan negara bagian tersebut kepada Reuters.

Modi belum berkomentar terkait komentar anti-Islam yang memicu protes bahkan saat kutukan datang dari berbagai negara lain di dunia.

Negara-negara lain termasuk Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, dan Iran, yang merupakan mitra perdagangan penting bagi India, telah melayangkan protes diplomatik. (aro)

Sumber: Reuters

Tags: IndiakekerasanKelompok IslamprotesUmat Muslim

Berita Terkait.

trump
Internasional

Trump ‘Semprot’ Netanyahu, Perintahkan Pasukan Israel Putar Balik dari Beirut

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:06
Nayeon TWICE Terlihat Kelelahan Saat Konser, Penggemar Soroti Kondisi Fisiknya
Internasional

Iran Siap Bantu Lebanon  Hadapi Agresi Israel

Senin, 1 Juni 2026 - 22:31
Jakbar Disebut ‘Gotham City’, Wali Kota Klaim Kejahatan Jalanan Tidak Mengkhawatirkan
Internasional

Lewat Utusan, Prabowo Terima Pesan Khusus dari Emir Qatar

Senin, 1 Juni 2026 - 22:05
tank
Internasional

Prancis Minta Sidang Darurat PBB Bahas Operasi Militer Israel di Lebanon

Senin, 1 Juni 2026 - 00:30
Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Diwarnai Berawan Hingga Hujan Ringan
Internasional

Fase Armuzna Berjalan Lancar, Jemaah Nafar Tsani Mulai Tinggalkan Mina Menuju Makkah

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:21
Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina
Internasional

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:44

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3517 shares
    Share 1407 Tweet 879
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    950 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.