• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Bung Karno, Ho Chi Minh, dan Vietnam

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 30 Mei 2022 - 23:28
in Gaya Hidup
ho ci minh

Banner Ho Chi Minh dipasang di Gedung Pasar Tradisional Cho Dong Xuan, Hanoi, Vietnam, Rabu (18/5). Foto : Antara/Dolly Rosana

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berkunjung ke Vietnam tak akan lepas dari sosok penting di negara ini, Ho
Chi Minh. Meski sudah meninggal dunia pada 1969, tapi jejak langkahnya sebagai bapak
bangsa Vietnam terlihat nyata hingga kini.

Saat mengunjungi Hanoi untuk meliput SEA Games Vietnam 2021 dari 10 sampai 24 Mei 2022,
betapa Ho Chi Minh demikian diagungkan bangsanya. Dari seluruh mata uang Vietnam (VND),
yang terlukis hanya wajah Paman Ho, panggilan lain Ho Chi Minh, hingga setiap venue olahraga dan gedung pemerintahan selalu terpajang foto dengan gaya khasnya.

BacaJuga:

Sensasi Menginap di Premier Room dan Studio Apartment Terbaru, Oakwood Taman Mini Jakarta

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

Foto setengah badan berbalut pakaian khas pria Vietnam warna putih dengan pose tersenyum
menggambarkan pria dari keluarga cendekia ini demikian sederhana.

Tak heran jika Ho Chi Minh dikenal sebagai bapak bangsa Vietnam yang bersahaja dan
kharismatik yang dikagumi lawan dan kawan.

Satu hal yang paling dikenang bangsa Vietnam dari tokoh yang kerap keluar masuk penjara
politik ini, adalah saat dia membacakan teks proklamasi kemerdekaan Vietnam di depan ribuan
orang yang memadati Ba Dinh Squre di Hanoi pada 2 September 1945, hanya dua pekan
setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

Berkat upaya kerasnya memerdekakan bangsa Vietnam dari kolonialisme dan imperialisme
Prancis dan Amerika Serikat, dia demikian diagungkan sebagai pahlawan besar oleh negara di
Asia Tenggara bagian utara itu.

Baca Juga: Ong Seong Wu Bakal Beraksi di Serial Spin-Off Strong Girl Nam-soon

Para pengikutnya membangun persemayaman megah di Ba Dinh Square yang kemudian
menjadi Museum Ho Chi Minh, untuk mengistirahatkan jasad Ho Chi Minh yang sudah dibalsem
oleh tim ahli Soviet.

Dengan begitu, wujud asli pemimpin Vietnam itu tetap dapat dilihat oleh para penerus negara
sosialis komunis tersebut. Harapannya, generasi mendatang mereka meneladani kehidupan
dan mengamalkan ajaran Paman Ho untuk melanjutkan perjuangan bangsa ini.

ANTARA mendapati fakta cukup mencengangkan dari Museum Ho Chi Minh, yakni ternyata
hampir 99 persen warga Hanoi sudah mengunjungi tempat ini.

Ini dibenarkan oleh Nurlaela, seorang WNI yang berbisnis di kawasan Ba Dinh. “Jika tidak
pernah ke sana, bisa dikatakan aib bagi warga di sini,” kata Nurlaela yang memiliki restoran
Indonesia “Batavia” di Hanoi dilansir Antara, Sabtu (14/5).

Tak hanya warga negara Vietnam, Museum Ho Chi Minh yang berada di kawasan elit Ba Dinh
ini menjadi tujuan utama pelancong.

Saat hari libur, antrean pengunjung mengular sampai sepanjang satu kilometer hingga
menghidupkan kawasan ini, mulai kuliner, sampai bisnis souvenir.

Menurut Nguyen Bao, pelajar sekolah menengah di Hanoi, pelajaran mengenai perjalanan
hidup Ho Chi Minh adalah mata pelajaran wajib di sekolah.

“Bukan hanya itu, kami juga biasa mendengarkan pidato-pidato perjuangan Ho Chi Minh. Mulai
dari silsilah keluarganya, hingga organisasi politik yang diikutinya,” kata Nguyen.

Sementara itu, dari berbagai catatan sejarah, Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno
ternyata memiliki hubungan yang dekat dengan Ho Chi Minh.

Bisa dikatakan keduanya kawan sehaluan dari negeri seberang karena sama-sama memiliki
visi dan misi memusnahkan kolonialisme dan imperialisme di muka bumi. Bedanya, Indonesia
dijajah oleh Belanda, sementara Vietnam dijajah Prancis.

Hubungan antara Indonesia-Vietnam Utara cukup dekat ketika itu, begitu juga dengan
persahabatan Ho Chi Minh dengan Soekarno.

Dari buku “Soekarno dan Ho Chi Minh” yang diterbitkan Kompas pada 2018, Ho memiliki
komitmen perjuangan yang tinggi dalam melawan kolonialisme dan imperialisme, tidak hanya di
negerinya tetapi juga di Asia Tenggara lainnya.

Pada 19 November 1945, dia menyurati Presiden Soekarno. Surat itu diterima Wakil Presiden
Mohammad Hatta dan diteruskan kepada Perdana Menteri Sjahrir.

Dalam surat itu, Ho mengajak tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia bahu-membahu
mengusir kolonialisme dan imperialisme di Asia Tenggara, mulai Vietnam, Burma, hingga
Indonesia.

Ho juga membangun solidaritas di antara negeri-negeri terjajah seperti India, Burma, Indonesia
dan Malaya. Ide ini paralel dengan gagasan Soekarno dalam Konferensi Asia-Afrika di Bandung
1955.

Kedekatan Vietnam-Indonesia terlihat ketika bagian selatan dari negara tersebut diinvasi
Amerika Serikat.

Presiden Soekarno kemudian memerintahkan pembentukan Komite Pembebasan Vietnam
Selatan dengan membuka kantor perwakilannya di Jakarta. Bukan hanya memberikan bantuan
fasilitas, Indonesia juga memberikan bantuan keuangan.

Lalu, Indonesia juga sempat melobi dunia dan mengampanyekan pendirian anti invasi Amerika
Serikat di Vietnam Selatan secara internasional.

Pada 4 Maret 1959, atas usul Soekarno, Ho Chi Minh mendapatkan gelar doktor honoris causa
dari Universitas Padjadjaran di Bandung.

Kedatangan Ho Chi Minh di Bandung juga bersamaan dengan peresmian nama Institut Teknologi Bandung (ITB) yang semula bernama Universitas Indonesia Bandung pada 27
Februari 1959. Selain ke Bandung, Ho juga mengunjungi Jakarta hingga 8 Maret 1959.

Melalui foto-foto yang tersebar, Paman Ho terlihat diterima hangat oleh Soekarno dan rakyat
Indonesia. Salah satu foto yang dikenang adalah momen Ho menari bersama perempuan
Indonesia.

Wujud kedekatan kedua pemimpin bangsa Asia ini kembali terlihat jelas karena hanya
berselang tiga bulan setelah kedatangan Ho Chi Minh di Jakarta, Soekarno melakukan
kunjungan balasan ke Hanoi pada 24-29 Juni 1959.

Perjumpaan keduanya kala itu menandai dimulainya hubungan bilateral antara Indonesia-
Vietnam yang hingga kini tetap terjaga.

Malahan pada akhir 1965, saat kekuasaan Soekarno berada di ujung tanduk, Indonesia masih
sempat dilaksanakan Konferensi Internasional Anti Pangkalan-Pangkalan Militer Asing, yang
salah satu agendanya membahas mengenai agresi Amerika Serikat ke Vietnam.

Demikianlah hubungan karib antara dua pemimpin yang paling dikenang di Asia Tenggara ini
yang memiliki banyak kemiripan. Bung Karno pernah dipenjara di Sukamiskin, dibuang di Ende, hingga diasingkan ke Bengkulu, demikian juga Paman Ho yang pernah ditangkap dan dipenjarakan pemerintah Inggris selama dua tahun.

Bung Karno adalah proklamator, pun demikian Paman Ho. Waktunya pun relatif berdekatan,
karena negeri ini sama-sama memanfaatkan momen bom atom di Hiroshima dan Nagasaki
pada 6 Agustus 1945 dan 9 Agustus 1945 sebagai pendulum perubahan politik.

Ho Chi Minh dan Soekarno juga sama-sama tak melihat langsung tentara Amerika Serikat
terusir oleh gerilyawan Vietkong pada 1975. Ho wafat 1969 yang setahun kemudian disusul
oleh mangkatnya Presiden Soekarno.

Bedanya di Indonesia. Tak seperti Ho Chi Minh yang setelah wafat dikenang meriah oleh
rakyatnya, Soekarno dikenang dalam keremangan catatan sejarah versi Orde Baru. (aro)

Tags: bung karnoHo Chi MinhSEA GamesSoekarnoVietnam

Berita Terkait.

Sinergi Bea Cukai dan Polri Cegah 1,79 Juta Batang Rokok Ilegal Beredar di Lampung
Gaya Hidup

Sensasi Menginap di Premier Room dan Studio Apartment Terbaru, Oakwood Taman Mini Jakarta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:05
batik
Gaya Hidup

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:30
mri
Gaya Hidup

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42
diy
Gaya Hidup

2 Seniman Lokal Sabet Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13
Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000
Gaya Hidup

Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44
shopee
Gaya Hidup

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26

OLAHRAGA

BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
Olahraga

BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026

Editor Ali Rachman
Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:26

INDOPOSCO.ID — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan berbagai kemudahan transaksi dan program bagi nasabah selama gelaran...

SelengkapnyaDetails
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.