• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Bangun Bisnis Kuliner

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 15 Mei 2022 - 14:09
in Ekonomi
kuliner

Ilustrasi bisnis kuliner. Foto: Roman Odintsov

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penceritaan atau story telling pada jenama menjadi salah satu elemen penting yang perlu diperhatikan ketika seseorang hendak atau sedang membangun bisnis kuliner, demikian pendapat dari Pendiri M Bloc Group, Handoko Hendroyono.

“Karena saya pengalaman di produk atau jenama, pertama adalah narasi. Narasinya harus lebih kuat, story telling-nya harus kuat. Story telling ini sebenarnya berhubungan dengan purpose atau tujuan kita bikin (produk) itu apa. Nah, itu menjadi hal yang sangat penting,” kata Handoko di Jakarta, ditulis Minggu (15/5), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

PLN EPI Siapkan Biomassa Indonesia Masuk Era Hidrogen Rendah Karbon

One Stop Drilling Solution Jadi Senjata Pertamina Drilling Perkuat Ketahanan Energi

Produk Farmasi Indonesia Kantongi Potensi Transaksi Rp34 Miliar di Pameran Kesehatan Internasional

Senada, Chef Dade Akbar berpendapat dalam dunia kuliner elemen rasa juga perlu diperhatikan namun rasa enak bukan satu-satunya aspek kesuksesan dalam berbisnis. Menurutnya, para pelaku usaha yang tengah membangun bisnis kuliner harus lebih menyadari kekuatan cerita yang dimiliki pada produknya.

“Banyak banget elemen-elemen lain di luar rasa yang memang harus diinovasi, punya terobosan. Salah satunya mungkin tentang narasi brand itu, punya cerita apa,” tutur Dade.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya para pelaku usaha untuk memanfaatkan sumber pengetahuan kelokalan yang mereka miliki untuk mengolah cerita. Setidaknya terdapat dua kunci dalam konteks kuliner nusantara, yaitu mengetahui kekuatan kuliner lokal dan mengetahui bagaimana mengolahnya menjadi sesuatu yang lebih menarik lagi.

“Pengetahuan itu memang hanya kita yang tahu karena kita orang lokal kita tahu kekuatan kita apa dan kita olah dengan pengetahuan kita,” ujarnya.

Handoko menilai sejauh ini perkembangan bisnis kuliner telah banyak yang mempunyai inisiatif-inisiatif bagus, tidak hanya di kota-kota besar di Indonesia, melainkan juga di kota-kota kecil yang mungkin jarang terekspos.

“Saya sendiri juga berbisnis kopi, jadi sedikit banyak tahu seperti di Madiun atau di Klaten, dan kota-kota lain, itu bertumbuhan F&B lokal yang inovatif-inovatif. Tidak sekadar nilai inovasinya kecil, bukan hanya sekadar bikin (produk), tapi ada unsur inovasinya dan ada unsur narasinya,” cerita Handoko.

Selain itu, Handoko juga menekankan pentingnya mengedepankan ketelusuran (traceability) sumber-sumber bahan baku sehingga narasi produk kuliner menjadi lebih kuat.

“Jadi sumber-sumbernya juga diceritakan. Misalnya, madunya dari pohon yang tingginya lima meter, atau justru di bawah tanah. Kelapanya dari kelapa terbaik di Indonesia, dan lain sebagainya,” terangnya Minggu (15/5/2022), seperti dikutip Antara.

Sementara perihal inovasi produk, terutama ketika seseorang hendak mengombinasikan bahan-bahan berbeda untuk menjadi produk baru yang tidak pernah terpikirkan orang-orang sebelumnya, Dade mengatakan penting untuk pelaku usaha menggali referensi dan eksplorasi.

“Kuncinya adalah mencari inovasi dari eksplorasi. Katakanlah misalkan pakai produk Tehbtol Sosro, ini bisa beyond apa, nih, kalau dia kita bikin pakai bahan a, bahan b, bahan c, dan lain-lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, ketika seseorang telah menganggap bahwa mengombinasikan bahan-bahan yang biasanya tidak lazim, maka ia bisa dengan mudah untuk mengeksplorasi menu. Hal tersebut, lanjut Dade, tentu melalui proses penelitian dan pengembangan (RnD) terlebih dahulu.

Begitu pula dengan cara penyajian menu, eksplorasi menjadi kunci agar produk baru yang telah diciptakan tampil unik dan berbeda dengan produk lain pada umumnya.

“Jangan mau biasa-biasa saja. Pilihan aman itu bukan pilihan. Terlepas dari semua keterbatasan, bermain liar saja dulu. Kemudian baru lihat kenyataan. Jangan lihat kenyataan dulu, itu akan susah untuk bermain liar. Kasarnya begitu,” ujar Dade. (mg1)

Tags: Bisnis KulinerChef Dade AkbarHandoko HendroyonoKulinerM Bloc Group

Berita Terkait.

epi
Ekonomi

PLN EPI Siapkan Biomassa Indonesia Masuk Era Hidrogen Rendah Karbon

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:23
driling
Ekonomi

One Stop Drilling Solution Jadi Senjata Pertamina Drilling Perkuat Ketahanan Energi

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:40
farmasi
Ekonomi

Produk Farmasi Indonesia Kantongi Potensi Transaksi Rp34 Miliar di Pameran Kesehatan Internasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:11
apski
Ekonomi

Kementerian UMKM Gandeng Perguruan Tinggi Cetak Pengusaha Muda Berkualitas

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:22
smk
Ekonomi

Kemendikdasmen: Revitalisasi SMK Harus Selaras dengan Kebutuhan Industri

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:28
Kelola SPPG, Yayasan Jaya Sehat Nusantara Fokus Dukung Program Gizi Nasional
Ekonomi

The Banker Tetapkan BRI sebagai Salah Satu Bank Terbesar Dunia pada 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2926 shares
    Share 1170 Tweet 732
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.