• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

WHO Serukan Perlindungan Sistem Ekologi dan Kesehatan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 7 April 2022 - 10:38
in Internasional
Poonam Khetrapal Singh

Direktur Regional organisasi kesehatan dunia (WHO) untuk Asia Tenggara, Poonam Khetrapal Singh. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Kawasan Asia Tenggara Poonam Khetrapal Singh menyerukan setiap negara untuk memprioritaskan keadilan kesehatan dan mempercepat langkah untuk melindungi sistem ekologi dan kesehatan.

“Perubahan iklim membahayakan kesehatan, kesejahteraan, dan pembangunan berkelanjutan miliaran orang di kawasan dan seluruh dunia,” kata Poonam Khetrapal Singh melalui siaran pers WHO yang diterima di Jakarta, Kamis (7/4).

BacaJuga:

Pesan Prabowo Menggema di Montreal, Indonesia Bidik Kursi Dewan ICAO

Ketua DPR RI di Forum Parlemen Dunia: Demokrasi Harus Memberdayakan Rakyat

Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko di Sidang Komite 4 PBB

Ia mengatakan perubahan iklim adalah ancaman tunggal terbesar yang mengancam manusia dan menyebabkan 13 juta kematian setiap tahun akibat pengaruh lingkungan.

Baca Juga : WHO: Hampir Enam Juta Orang Meninggal Karena Covid-19

Perubahan iklim diperkirakan akan menyebabkan 250 ribu kasus kematian tambahan setiap tahun pada kurun 2030 dan 2050. Untuk itu, WHO mendorong setiap negara untuk saling berbagi strategi kebijakan demi melindungi bumi dan seluruh penghuninya.

Kawasan WHO Asia Tenggara, kata Poonam, menjadi rumah bagi lebih dari 2 miliar penduduk diperkirakan mengalami jumlah kematian tertinggi akibat perubahan iklim.

Poonam mengatakan perubahan iklim telah mempengaruhi curah hujan yang tinggi, bencana banjir, kebakaran hutan, dan kekeringan serta berdampak pada kesehatan.

Kenaikan suhu juga menyebabkan wabah penyakit menular, sengatan panas (heat stroke), trauma, dan bahkan kematian akibat panas yang ekstrem. Kegagalan panen akibat perubahan iklim mendorong malnutrisi dan kekurangan gizi.

“Polutan-polutan yang meracuni udara juga berdampak pada kesehatan kita. 90 persen orang di seluruh dunia menghirup udara tercemar, yang mengakibatkan 7 juta kematian setiap tahun termasuk 2,4 juta kematian di Kawasan Asia Tenggara,” katanya seperti dikutip Antara, Kamis (7/4/2022).

Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi, kata Poonam, mengungkap ketimpangan dan sulit dipertahankannya keputusan-keputusan politik, sosial, dan komersial yang ada.

Melalui Hari Kesehatan Sedunia 2022 dengan tema ‘Planet kita, kesehatan kita,’ WHO menyerukan langkah prioritas. Pertama, lindungi dan pelihara sumber kesehatan manusia dan alam. “Perbaiki kualitas udara, dukung penghijauan dan usaha tani berkelanjutan, dan perkuat sistem pangan,” katanya.

Kedua, perkuat pelayanan esensial mulai dari air dan sanitasi, hingga energi bersih di fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan. Sesuai dengan deklarasi Malé 2017, bangun fasilitas pelayanan kesehatan tangguh iklim yang mempromosikan praktik ramah lingkungan yang berkelanjutan.

Ketiga, pastikan transformasi energi yang cepat dan sehat. Meskipun negara-negara di Kawasan telah mencetak kemajuan yang patut dipuji menuju energi terbarukan, tetap dibutuhkan lebih banyak tindakan, yang disertai dengan penegakan ketat standar kualitas udara.

Keempat, promosikan sistem pangan yang sehat dan berkelanjutan. Penyakit yang diakibatkan kurangnya akses pangan atau konsumsi makanan dan minuman ultraproses sebagai kontributor besar penyakit-penyakit tidak menular.

Kelima, bangun kota yang sehat dan layak huni yang berkelanjutan dengan ruang hijau dan sehat untuk mendorong aktivitas fisik, dan mengurangi emisi gas rumah kaca maupun cedera lalu lintas jalan.

“Kita berada di sebuah momen penting. Keputusan-keputusan dan tindakan-tindakan yang kita ambil saat ini dapat memperburuk kerusakan pada sistem-sistem ekologi yang menyokong kesehatan dan penghidupan manusia, atau dapat mempromosikan dunia yang lebih sehat, lebih adil, dan lebih hijau,” katanya.(mg1)

Tags: kesehatanPerlindungan Sistem EkologiWHO

Berita Terkait.

Resepsi-Diplomatik
Internasional

Pesan Prabowo Menggema di Montreal, Indonesia Bidik Kursi Dewan ICAO

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:57
puan
Internasional

Ketua DPR RI di Forum Parlemen Dunia: Demokrasi Harus Memberdayakan Rakyat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:11
Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026
Internasional

Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko di Sidang Komite 4 PBB

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:26
DPR: Jangan Potong Sejarah Palestina hanya dari 7 Oktober
Internasional

DPR: Jangan Potong Sejarah Palestina hanya dari 7 Oktober

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:47
Suara untuk Palestina Tak Boleh Padam, Lembaga Kemanusiaan Teguhkan Dukungan untuk Gaza
Internasional

Suara untuk Palestina Tak Boleh Padam, Lembaga Kemanusiaan Teguhkan Dukungan untuk Gaza

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03
gadai
Internasional

Mewakili Indonesia di Kancah Internasional, Pegadaian Sabet Penghargaan Internasional IPMA Global Project Excellence Award 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45

OLAHRAGA

Bank Mandiri Borong Gelar Liga Jasa Keuangan (LJK) 2026, Tim Putri Cetak Threepeat
Olahraga

Bank Mandiri Borong Gelar Liga Jasa Keuangan (LJK) 2026, Tim Putri Cetak Threepeat

Editor Laurens Dami
Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10

INDOPOSCO.ID — Final Liga Jasa Keuangan (LJK) bank bjb 2026 menjadi panggung bagi dua tim bola basket Bank Mandiri untuk...

SelengkapnyaDetails
Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.