• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BOJ Harus Bertindak Sejalan Bank Sentral Global

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 5 April 2022 - 09:35
in Ekonomi
George Hara, penasihat Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, berbicara selama wawancara dengan Reuters di kantornya di Yokohama, selatan Tokyo, Jepang 1 April 2022. ANTARA/REUTERS

George Hara, penasihat Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, berbicara selama wawancara dengan Reuters di kantornya di Yokohama, selatan Tokyo, Jepang 1 April 2022. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank sentral Jepang harus menaikkan suku bunga untuk memastikan negara itu tidak akan sejajar dengan negara- negara lain di dunia dalam kebijakan moneternya, kata penasehat Perdana Menteri Fumio Kishida yang gagasannya kemungkinan mengilhami kerangka kerja kebijakan ekonomi perdana menteri itu.

Pemerintah Kishida harus mengeluarkan sebanyak 400 miliar dolar AS belanja publik selama lima tahun ke depan untuk meningkatkan investasi medis dan antibencana, George Hara yang juga pengusaha itu mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara pada Jumat (1/4/2022).

BacaJuga:

PLN EPI Buktikan Kekuatan Komunikasi Strategis Lewat Gold Winner AHI 2026

Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

Bangun Energi Positif dari dalam, PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi Lewat ICONMOVE

Visi Hara, yang mengepalai sebuah organisasi yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di seluruh dunia, tampaknya menjadi tulang punggung agenda “kapitalisme baru” Kishida di mana perdana menteri mendorong distribusi kekayaan yang lebih besar.

Ketika Federal Reserve AS dan bank sentral lainnya bergerak maju dengan menaikkan suku bunga, bank sentral Jepang (BOJ) harus mengikuti untuk menghindari spread imbal hasil Jepang melebar terlalu banyak, menurut Hara, yang menerbitkan sebuah buku pada tahun 2009 juga disebut “Kapitalisme Baru”.

“Yen melemah karena perbedaan imbal hasil, jadi tidak ada masalah jika suku bunga di Jepang naik,” kata Hara, yang menambahkan bahwa kebijakan moneter Jepang harus bergerak sejalan dengan negara lain di dunia, seperti dikutip Antara, Selasa (5/4/2022).

Mempertahankan suku bunga di sekitar nol adalah negatif bagi banyak orang di Jepang yang mengandalkan tabungan atau pensiun untuk bertahan hidup, kata Hara. Dia menambahkan bahwa mereka yang akan dirugikan oleh suku bunga yang lebih tinggi di Jepang kemungkinan adalah pemain keuangan seperti hedge fund dan pedagang frekuensi tinggi.

Hara mengenal Kishida selama tugas perdana menteri 2012-2017 sebagai menteri luar negeri ketika Hara menjabat sebagai penasihat Kantor Kabinet Jepang, yang mengawasi perencanaan ekonomi jangka panjang pemerintah.

Hara, yang juga menjabat sebagai penasihat kementerian keuangan selama empat tahun hingga 2010, mengatakan pemerintah harus meningkatkan pengeluaran untuk infrastruktur medis dan antibencana sebanyak 10 triliun yen (81,55 miliar dolar AS) per tahun selama lima tahun.

Kishida sejauh ini telah memerintahkan kabinetnya untuk menyusun paket bantuan untuk mengimbangi pukulan ekonomi dari kenaikan harga-harga energi, yang akan didanai oleh cadangan khusus.

Perdana menteri juga menghadapi tekanan, termasuk dari mitra koalisi partainya yang berkuasa Komeito, untuk mengumpulkan anggaran tambahan guna memperbesar ukuran pengeluaran itu.

Jepang memasuki pandemi virus corona yang sudah dibebani dengan utang lebih dari dua kali lipat ukuran ekonominya senilai 4,6 triliun dolar AS, menjadikannya negara yang paling berhutang di dunia industri sebagai hasil dari pengeluaran besar-besaran selama beberapa dekade yang bertujuan untuk menghidupkan kembali pertumbuhan. (mg2)

Tags: Bank Sentral GlobalBoJSuku Bunga

Berita Terkait.

Blank Spot 200 Km di Kaltim, DPR Soroti Dampaknya terhadap Pertahanan Negara
Ekonomi

PLN EPI Buktikan Kekuatan Komunikasi Strategis Lewat Gold Winner AHI 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12
Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV
Ekonomi

Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:13
Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi hingga Keuangan
Ekonomi

Bangun Energi Positif dari dalam, PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi Lewat ICONMOVE

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:30
Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi hingga Keuangan
Ekonomi

Menkop Tekankan Koperasi di Luwu Timur Bergerak ke Sektor Produksi hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:01
3 Proyek Energi Bersih PLN NP Raih Penghargaan ASEAN ASEAN Energy Awards 2026, Ini Inovasinya
Ekonomi

3 Proyek Energi Bersih PLN NP Raih Penghargaan ASEAN ASEAN Energy Awards 2026, Ini Inovasinya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:11
Akademisi Apresiasi Prabowo dan Rosan, Hilirisasi Dinilai Buka Lapangan Kerja
Ekonomi

Pertamina Borong Apresiasi di IHCSA 2026, Perkuat Peran Strategis Fungsi Hukum

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:31

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2716 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1058 shares
    Share 423 Tweet 265
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.