• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Presiden Cuma Ada Waktu Dua Tahun Kembangkan SDM Sebelum Bonus Demografi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Maret 2022 - 15:00
in Headline
Presiden Jokowi

Tangkapan layar Presiden Joko Widodo saat memberi pengarahan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-46 Universitas Sebelas Maret di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (11/3/2022). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia hanya memiliki waktu sekitar dua tahun saja untuk mengakselerasi perkembangan sumber daya manusia (SDM) demi mengoptimalkan bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada 2030-2035.

Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan pengarahan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-46 Universitas Sebelas Maret di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat.

BacaJuga:

INDOPOSCO-UMJ Journalist Competency Test for 21st Cohort Concludes, All Participants Declared Competent

Prabowo Shouts “Free Palestine” at Gontor, Analyst Highlights Indonesia’s Concrete Steps

Prabowo Serukan “Free Palestine” di Gontor, Pengamat Soroti Langkah Konkret Indonesia

“Saya membayangkan kita ini punya waktu urusan SDM untuk mengejar itu hanya punya waktu dua tahun,” kata Presiden dalam acara yang disiarkan langsung di kanal YouTube resmi UNS tersebut, seperti dikutip Antara, Jumat (11/3/2022).

Baca juga : Presiden Jokowi Lepas Ekspor Mobil Perdana ke Australia

Menurut Presiden dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu cepat harus diikuti program pendidikan yang dinamis, cepat dan riset yang berkesesuaian dengan tantangan zaman.

Dalam waktu dua tahun tersebut, segenap institusi pendidikan di Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk berani melakukan perubahan.

“Kita berani berubah ndak dalam dua tahun ini? Kalau ndak, nanti di dalam bonus demografi 2030-2035 habis kita kalau kita enggak cepat berubah,” kata Presiden.

“Saya sudah berhitung, berkalkulasi dengan para menteri kita, kita hanya punya kesempatan berubah dua tahun ini, karena muncul bonus demografinya di 2030-2035,” ujarnya menambahkan.

Di antara perubahan yang memerlukan akselerasi tersebut, Presiden menyebut SDM digital atau digital talent sebagai salah satu aspek yang patut diperhatikan.

Antara lain di dalamnya mencakup kecerdasan artifisial (AI), komputasi awan (cloud computing), digital design, digital marketing dan block chain.

Oleh karena itu Presiden menyampaikan dukungannya atas salah satu kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim yakni Kampus Merdeka.

Menurut Presiden, program Kampus Merdeka bisa menjadi salah satu pemicu perubahan-perubahan yang dibutuhkan dalam akselerasi perkembangan SDM guna mengoptimalkan bonus demografi tersebut.

“Saya senang mahasiswa sekarang bisa belajar di industri satu semester. Artinya apa? Industri menjadi bagian dari universitas. Ada matching fund yang dibiayai oleh kementerian, ada target 10 ribu praktisi dari industri ditarik ke kampus. Ini nanti akan men-trigger perubahan-perubahan itu,” kata Kepala Negara.

Selain memberi pengarahan, Presiden juga menyempatkan diri meresmikan UNS Tower Gedung Ki Hadjar Dewantara.

Dalam rangkaian acara Dies Natalis ke-46, UNS juga menyampaikan penghargaan Parasamsya Anugraha Dharma Bhakti Upa Baksana kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati atas kontribusinya dalam kebijakan fiskal yang berkeadilan di tengah pandemi Covid-19.(mg2)

Tags: Pengembanganpresiden joko widodoSDM

Berita Terkait.

Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Banten Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Headline

INDOPOSCO-UMJ Journalist Competency Test for 21st Cohort Concludes, All Participants Declared Competent

Minggu, 20 September 2026 - 18:40
Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak
Headline

Prabowo Shouts “Free Palestine” at Gontor, Analyst Highlights Indonesia’s Concrete Steps

Minggu, 20 September 2026 - 18:10
Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak
Headline

Prabowo Serukan “Free Palestine” di Gontor, Pengamat Soroti Langkah Konkret Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 18:05
Label Halal untuk Rokok: Antara Fatwa, Bahaya, dan Kepentingan Konsumen
Headline

Halal Label for Cigarettes: Between Religious Rulings, Health Risks, and Consumer Interests

Minggu, 20 September 2026 - 16:15
Label Halal untuk Rokok: Antara Fatwa, Bahaya, dan Kepentingan Konsumen
Headline

Label Halal untuk Rokok: Antara Fatwa, Bahaya, dan Kepentingan Konsumen

Minggu, 20 September 2026 - 16:05
Seraf Naro Siregar
Headline

Wushu Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Minggu, 20 September 2026 - 10:43

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5537 shares
    Share 2215 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    964 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.