• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Gempa Kecil Guncang Situs Nuklir Korea Utara

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 15 Februari 2022 - 21:22
in Internasional
korut

Arsip - Bendera Korea Utara berkibar di sebelah kawat berduri di kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur, Malaysia, 9 Maret 2017. Antara/Reuters/Edgar Su/as

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Serangkaian gempa kecil alamiah telah melanda wilayah di dekat situs uji coba nuklir Korea Utara yang tertutup, menurut Korea Selatan.

Peristiwa itu menyoroti ketidakstabilan geologis di daerah tersebut ketika Korut mengisyaratkan untuk melanjutkan pengujian pertama sejak 2017.

BacaJuga:

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Sedikitnya empat gempa bumi telah menghantam wilayah itu dalam lima hari terakhir, menurut badan meteorologi Korea Selatan (KMA) di Seoul.

Gempa terakhir pada Selasa (15/2/2022) pagi tercatat berkekuatan 2,5 magnitudo dan berpusat sekitar 36 kilometer dari Situs Uji Coba Nuklir Punggye-ri.

Dua gempa 2,3 magnitudo dilaporkan terjadi di daerah itu pada Senin (14/2/2022) dan sebuah gempa 3,1 magnitudo terjadi pada Jumat (11/2/2022).

Baca Juga: Korut Sesumbar “Guncang Dunia” Lewat Uji Rudalnya

Punggye-ri di timur laut Korut merupakan satu-satunya fasilitas Korut yang diketahui digunakan untuk melakukan uji coba nuklir.

Uji coba terakhir diketahui dilakukan pada September 2017 saat Korut meledakkan bom nuklir keenam dan terbesarnya yang diklaim sebagai senjata termonuklir.

Dalam beberapa perkan usai peledakan itu, para ahli mengatakan serangkaian gempa dan tanah longsor di dekat situs uji coba nuklir menjadi tanda bahwa ledakan besar itu sudah mengacaukan daerah tersebut, yang sebelumnya tak pernah tercatat mengalami gempa alami.

Setelah sebuah gempa mengguncang pada 2020, para ahli pemerintah Korsel mengatakan ledakan nuklir tampaknya telah mengubah geologi kawasan itu secara permanen, sementara beberapa ahli mengkhawatirkan polusi radioaktif dapat dilepaskan jika Korut tidak menggunakan lokasi itu lagi.

Aktivitas seismik yang disebabkan uji coba nuklir bukanlah hal yang aneh dan sudah didokumentasikan di lokasi uji coba nuklir besar, seperti Situs Pengujian Nevada di Amerika Serikat dan situs Semipalatinsk bekas Uni Soviet di Kazakhstan, kata Frank Pabian, pensiunan analis di Laboratorium Nasional Los Alamos, AS.

“Kegempaan seperti itu tidak seharusnya mencegah uji coba nuklir Punggye-ri digunakan lagi di masa depan,” katanya. “Satu-satunya perbedaan adalah bahwa pengujian di masa depan akan dibatasi hanya pada terowongan yang sebelumnya tidak digunakan.” Selasa (15/2/2022), seperti dikutip Reuters.

Pintu masuk ke terowongan itu diledakkan di depan sekelompok kecil media asing yang diundang untuk melihat pembongkaran saat Korut menutup situs tersebut pada 2018 untuk menunjukkan bahwa kekuatan nuklirnya selesai.

Korut menolak seruan pakar internasional untuk memeriksa penutupan itu.

Pemimpin Korut Kim Jong Un telah mengatakan ia tidak lagi terikat oleh moratorium pengujian yang diberlakukan sendiri.

Negara itu mengisyaratkan pada Januari bahwa mereka tengah mempertimbangkan untuk melanjutkan tes senjata nuklir atau rudal balistik jarak jauh karena kurangnya kemajuan dalam pembicaraan nuklir dengan AS dan sekutunya.

Sejak penutupan itu, kelompok pemantau mengatakan bahwa citra satelit sejauh ini tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas besar di Punggye-ri selain patroli dan pemeliharaan keamanan rutin. (mg1)

Sumber: Reuters – Dikutip dari: Antara

Tags: gempaKorea Utaranuklir

Berita Terkait.

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1799 shares
    Share 720 Tweet 450
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    1425 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3115 shares
    Share 1246 Tweet 779
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.