• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kepala BKKBN Apresiasi Pengabdian Masyarakat Serentak di 30 Provinsi 

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 6 Februari 2022 - 06:06
in Nasional
Kepala BKKBN Pusat sekaligus Ketua Kagamadok Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K). Foto : BKKBN

Kepala BKKBN Pusat sekaligus Ketua Kagamadok Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K). Foto : BKKBN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, sekaligus Ketua Kagamadok Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K) menghadiri kegiatan acara Pengabdian Masyarakat Serentak di Lapas dan Rutan pada 30 Provinsi Republik Indonesia yang berlangsung di Lapas Kelas IIA Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, pada Sabtu (5/2/2022). Kegiatan ini merupakan kolaborasi FK KMK UGM, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, BKKBN, YHKI, Koseindo, dan Komponen Masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, dr Hasto menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat kepada Ketua Panitia dan mitra Kagamadok serta seluruh pihak yang terlibat sebagai penyelenggara kegiatan ini.

BacaJuga:

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Revisi UU Hak Cipta Potensi Sulitkan Industri Kreatif dan Ekosistem Digital

“Meski masih berada didalam masa pandemi bahkan dalam posisi penyebaran virus omicron yang meningkat, tidak menyurutkan semangat  kita, untuk memberikan perhatian dan pelayanan kepada saudara-saudara kita, warga binaan lapas dan rutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan rangkaian dari Dies Natalis UGM ke 72/2022,” kata dr Hasto.

Kegiatan ini menurut dr. Hasto membuktikan pentingnya kolaborasi dalam mencapai kesuksesan. Menggandeng berbagai pihak untuk bekerjasama dengan misi yang sama dalam mencapai visi tertentu adalah langkah strategis yang diambil, sehingga tujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dapat diberikan secara optimal.

“Hal ini juga berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dimana kerjasama berbagai pihak, pemerintah, non pemerintah, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat harus dilakukan untuk mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Lapas dan Warga Binaan Pemasyarakatan juga memiliki peran penting dalam terwujudnya pembangunan Bangsa Indonesia,” tuturnya.

Pemberian layanan kesehatan gratis ini dilakukan secara serentak di 47 titik di seluruh Indonesia dengan melibatkan Polri/TNI dan Keluarga Alumni Univeristas Gadjah Mada (Kagama). Salah satu kegiatan dilakukan di Lapas Kelas IIA Purwokerto. “Mereka kan disini hanya sementara, dan nantinya mereka harus kembali ke keluarga. Jadi mereka harus dalam keadaan sehat,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini juga, dr. Hasto membahas sekilas tentang stunting yang merupakan amanah Presiden RI Bapak Joko Widodo untuk dilaksanakan bersama. “Dalam hal perencanaan bangsa Indonesia ke depan, tujuan kita adalah generasi emas tahun 2045. Bila kita hitung dari saat ini, pada 2022, waktu tersisa sekitar 23 tahun lagi. Tidak banyak waktu lagi. Artinya bila pada hari ini seorang bayi lahir, maka pada 2045, usianya masuk ke dalam kelompok usia produktif yang tentu saja adalah generasi muda,” ungkapnya.

Harapannya dengan memiliki pengetahuan tentang stunting, Indonesia dapat mencegah stunting diderita oleh  anggota keluarga. Oleh karena itu faktor-faktor yang membuat sebuah keluarga beresiko stunting harus dikenali. Stunting dapat dicegah sebelum pra konsepsi yaitu 3 bulan pranikah, saat ibu hamil, pasca melahirkan dan pengasuhan balita.

Dijelaskannya, Faktor gizi Calon Ibu dan Calon Ayah pada 3 bulan sebelum menikah (calon pengantin) sangat berpengaruh terhadap kualitas janin.  Periksa kesehatan seperti cek HB untuk melihat apakah ada kondisi anemia dan gangguan kesehatan lainnya.  Konsumsi vitamin dan makanan bergizi. Tidak merokok, dan menerapkan perilaku hidup sehat. Lakukan upaya-upaya ini untuk mencegah terjadinya stunting.

Kalapas Kelas IIA Purwokerto, Ignatius Gunaidi mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Untuk vaksin, 637 WBP sudah mendapat vaksin hingga dosis 2. “Saat ini dilakukan booster, ada sebanyak 200 dosis,” ujar Ignatius.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Serentak di Lapas dan Rutan pada 30 Provinsi Republik Indonesia mendapatkan Rekor Muri yang diserahkan langsung oleh Pendiri Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) Jaya Suprana. (ney)

Tags: bkkbnkeluargastunting

Berita Terkait.

menag
Nasional

Pesan Menag di Tahun Baru Islam: Syukuri Masa Lalu, Songsong Masa Depan dengan Harapan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:48
pratikno
Nasional

Menko PMK Pratikno: Film ‘Jejak Pahit Si Kembang Gula’ Jadi Inspirasi Penguatan Karakter Remaja Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:19
uu
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Potensi Sulitkan Industri Kreatif dan Ekosistem Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:11
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Nasional

Disdik DKI Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Gratis, Simak Jalur serta Kuotanya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:28
MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan
Nasional

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35
gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7047 shares
    Share 2819 Tweet 1762
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1767 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1037 shares
    Share 415 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.