• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Angka Stunting Lebih 30 Persen Ada di Enam Provinsi pada 2022

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 1 Februari 2022 - 07:45
in Nasional, Olahraga
bkkkbn

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo (tengah) dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI dengan BKKBN yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (31/1/2022). Foto : Antara/Hreeloita Dharma Shanti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyebutkan bahwa terdapat enam provinsi yang masih memiliki angka kekerdilan (stunting) mencapai lebih dari 30 persen pada 2022.

“Amanah dari Bapak Presiden tentu kita lebih banyak fokus memperhatikan keluarga yang muda. Ini menjadi perhatian yang penting, karena keluarga muda yang baru mau produktif ini, jadi penentu masa yang akan datang,” kata Hasto dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI Dengan BKKBN yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (31/1/2022).

BacaJuga:

Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Pelat Nomor ‘Siluman’ Jadi Bidikan

Respons Aspirasi Warga, BAM DPR RI Apresiasi Pemkot Tegal Hentikan Car Free Night

KKP Siapkan Pendidikan Gratis bagi Anak Pelaku Utama KP Terdampak Bencana Sumatera

Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2021, enam provinsi itu adalah Nusa Tenggara Timur (37,8 persen), Sulawesi Barat (33,8 persen), Aceh (33,2 persen), Nusa Tenggara Barat (31,4 persen) dan Sulawesi Tenggara (30,2 persen) dan Kalimantan Selatan (30 persen).

Hasto menuturkan permasalahan gizi pada keenam provinsi itu harus segera mungkin dituntaskan. Sebab stunting menjadi salah satu komponen terbesar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yakni sebesar 24,4 persen.

Selain itu, permasalah stunting dalam pembangunan sumber daya manusia nantinya juga sangat berkaitan erat dengan terjadinya mental emotional disorder pada anak sebesar 9,8 persen, disabilitas atau autisme 4,1 persen. “Kita harus siapkan saat ini, mulai dari sekarang. Supaya betul-betul Indonesia emas bisa diraih,” ujarnya.

Guna mengentaskan stunting, pihaknya akan fokus melakukan berbagai penanganan melalui intervensi baik secara sensitif maupun spesifik di enam provinsi yang memiliki prevalensi tertinggi sekaligus lima provinsi dengan jumlah penduduk absolut. Kelima provinsi tambahan itu adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten dan Sumatera Utara.

BKKBN juga akan berpegang teguh pada lima pilar yang ada dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting, di mana pilar-pilar itu mengacu mulai dari pembangunan komitmen pemerintah pusat dan daerah, menjalankan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) pada masyarakat, berjalannya intervensi sensitif dan spesifik.

Termasuk pengolahan bahan pangan lokal melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) serta menjalankan riset dan inovasi seperti Pendataan Keluarga (PK) 2021 juga menciptakan aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil).

Sedangkan dalam melakukan pendampingan pada keluarga, BKKBN sudah membentuk tim pendamping keluarga yang terdiri dari 600 ribu personel atau sebanyak 200 ribu tim yang terdiri dari bidan, tim PKK juga kader dan disebar di seluruh penjuru negeri

Namun, kata dia, semua hal itu tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya komitmen kuat dan kolaborasi bersama semua pihak.

Oleh sebab itu, berbagai kerja sama dengan kementerian dijalin guna mempercepat penurunan angka stunting. “Peran BKKBN memfokuskan pada keluarga, bagaimana unit terkecil dalam masyarakat keluarga ini bisa dipastikan menerima bantuan-bantuan yang bersumber dari kementerian dan lembaga sampai pada sasaran,” tegas Hasto dilansir Antara. (aro)

Tags: bkkbnkeluarga berencanastunting

Berita Terkait.

operasi
Nasional

Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Pelat Nomor ‘Siluman’ Jadi Bidikan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:06
bam
Nasional

Respons Aspirasi Warga, BAM DPR RI Apresiasi Pemkot Tegal Hentikan Car Free Night

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:25
KKP
Nasional

KKP Siapkan Pendidikan Gratis bagi Anak Pelaku Utama KP Terdampak Bencana Sumatera

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:05
Anis
Nasional

Anis Hidayah: Draf RUU HAM Puncak Upaya Sistematis Kerdilkan Komnas HAM

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:24
Atwar
Nasional

ISKI Dorong Literasi AI dan Etika Digital demi Jaga Kepercayaan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:04
Amiruddin
Nasional

27 Tahun Reformasi, Komnas HAM Hadapi Tantangan yang Kian Kompleks

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:43

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5620 shares
    Share 2248 Tweet 1405
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2970 shares
    Share 1188 Tweet 743
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2260 shares
    Share 904 Tweet 565
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2168 shares
    Share 867 Tweet 542
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1227 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.