• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Jembatan Gantung Bambu di Lebak Mengkhawatirkan, Petani Teragak-agak Saat Lewat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 - 13:41
in Nusantara
jembatan gantung

Petani di Lebak saat melewati jembatan gantung bambu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jembatan gantung Leuwi Renghas yang berlokasi di Kampung Cinangga Lebak, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, dalam kondisi yang menghawatirkan.

Jembatan gantung beralaskan bambu itu, satu-satunya akses pertanian bagi warga untuk menuju kawasan pertanian dan membawa hasil taninya.

BacaJuga:

Wamenkop Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Pantauan wartawan di lokasi, jembatan gantung sepanjang 50 meter itu kondisinya cukup menghawatirkan. Kawat besi seling terlihat sudah mengarat. Bahkan beberapa pasangan bambu di sepanjang jembatan sudah lapuk.

Keterbatasan biaya membuat jembatan itu hanya diperbaiki dengan menambah bambu di sepanjang badan jembatan.

Sulis, salah satu warga mengatakan, jembatan itu satu-satunya akses warga yang akan membawa hasil taninya.

Pihaknya mengaku para petani memiliki kekhawatiran akan jatuh ke Sungai Cidikit saat melintas di jembatan itu.

Baca Juga : Polisi Selidiki Kasus Keracunan 97 Orang dalam Launching Toko Bangunan di Lebak

“Saya takut jatuh kalau melintasi jembatan itu. Makanya saya pelan-pelan kalau melintasinya. Apalagi kondisi besi seling yang sudah mengarat, kadang-kadang saya suka khawatir besi itu akan putus,” katanya, Rabu (26/1/2022).

Senada dengan Sudita asal Kampung Cinangga Lebak yang mengalami kekhawatiran yang sama. Terlebih saat kondisi Sungai Cidikit sedang banjir, dirinya harus berpikir dua kali saat akan melintasi jembatan gantung tersebut.

“Takut Pak, apalagi kalau air sungau sedang besar. Tapi mau bagaimana lagi, cuma ini akses jembatan satu-satunya,” ucapnya.

Sudita pun berharap jembatan itu segera diperbaiki supaya memperlancar akses warga yang akan membawa hasil taninya dan layak dilintasi.

Terpisah, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Bayah Rafik Rahmat Taufik menyampaikan, jembatan gantung Leuwi Renghas ini hanya diperbaiki lewat hasil swadaya masyarakat.

Menurutnya, keterbatasan dana desa membuat pihaknya hanya bisa berharap kepada bantuan dari pemerintah daerah.

“Dana desa kami terbatas, makanya saya akan usulkan ke pemerintah daerah untuk perbaikan jembatan. Di Bayah Timur sebenarnya tidak hanya jembatan ini saja (yang kondisinya menghawatirkan, red). Ada tiga jembatan gantung lainnya yang butuh penanganan serius pemerintah daerah,” jelas Rafik yang juga Kepala Desa Bayah Timur itu.

Rafik pun mengaku sudah mengusulkan proposal bantuan ke pemerintah daerah untuk perbaikan empat jembatan gantung di Desa Bayah Timur yang kondisinya sangat menghawatirkan.

“Sudah saya usulkan ke pemerintah daerah untuk perbaikan empat jembatan gantung di Desa Bayah Timur. Mudah-mudahan usulan saya direspon dan bantuan perbaikan jembatan segera diturunkan,” jelasnya. (son)

Tags: jembatan amblasjembatan gantungKabupaten LebakPetani

Berita Terkait.

Wamenkop
Nusantara

Wamenkop Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Nilai Capai Rp32,8 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 14:31
Trump: Israel-Lebanon Gencatan Senjata 10 Hari!
Nusantara

Bea Cukai Fasilitasi Pembebasan Cukai Sacramental Wine untuk Keuskupan Agung Merauke

Jumat, 17 April 2026 - 10:31
pilot
Nusantara

Komisi I Dorong Pemenuhan Kebutuhan Pilot TNI AU, Optimalisasi Pertahanan Udara Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2526 shares
    Share 1010 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    847 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.