• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dengan Sentuhan Pendampingan, Singkirkan Mental ‘Dak Kawa Nyusah’ KPM PKH

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 25 Januari 2022 - 16:55
in Nasional
Kemensos

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang melakukan pendekatan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Sytem (FDS). Foto : Kemensos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keberhasilan program pengentasan kemiskinan bisa dinilai dari adanya perubahan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari tidak berdaya menjadi berdaya, hingga bisa graduasi mandiri. Hal tersebut tak lepas dari hadirnya Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang melakukan pendekatan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Sytem (FDS).

Para pendamping PKH Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung dalam video di Youtube Channel Linjamsos Oke yang diunggah pada 24 Desember 2021, membagikan cerita bagaimana proses pendampingan dapat membantu KPM menata kehidupan lebih baik.

BacaJuga:

Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa

Masoud Pezeshkian Nyatakan Siap Berkorban Nyawa demi Kedaulatan Iran

Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Pendamping di Kecamatan Rangkui, Fini Hasti menyatakan, hingga akhir 2021, di Kota Pangkalpinang tercatat 4000 KPM dengan karakteristik dan cara menyikapi kehidupan yang berbeda-beda.

Baca Juga : Tangis Bahagia Ibu Ecih Tak Terbendung, Empat Tahun Penantian PKH Akhirnya Cair

Pandangan hidup para KPM beragam. Salah satunya ada istilah ‘Dak Kawa Nyusah’ yang berarti berpangku tangan, tidak mau susah atau bararti juga bermalas-malasan.

“Memang ada sebagian KPM memiliki karakter ‘dak kawa nyusah’, tapi juga ada yang aktif dengan berbagai program yang dilaksanakan pendamping PKH saat memberikan edukasi dalam pertemuan di P2K2,” ujar Fini.

Ada kasus KPM yang anaknya tidak mau sekolah dan orangtuanya pasrah saja, lanjutnya. Tak tanggung-tanggung sudah tiga kali pindah sekolah. Dalam kasus seperti ini pendamping PKH bertugas meyakinkan orangtua untuk peduli terhadap anaknya agar mau sekolah kembali.

“Itu kejadian nyata, bahkan saya sendiri antar anak itu ke sekolah, memberikan pendampingan dan edukasi. Itu tidak mudah hingga bisa merubah dan anak itu sekolah lagi,” tutur Pendamping PKH lainnya di Kecamatan Rangkui, Ikhsan Ramadhani.

Pendamping PKH di Kecamatan Bukit Intan, Riatul Hafidah menambahkan, banyak anak-anak KPM memiliki prestasi membangggakan usai orangtua mereka mengikuti P2K2 dengan materi-materi untuk merubah perilaku ke arah yang positif dan bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.

“Banyak prestasi anak-anak PKH, misalnya Fatmawati anak ibu Duriyati yang menjadi atlet nasional juga pernah tampil di acara jambore PKH di Jakarta beberapa waktu lalu,” katanya.

Adanya P2K2 berhasil memberikan motivasi KPM untuk graduasi mandiri salah satunya mengelola keuangan saat membangun usaha, kendati ‘merangkak’ dan kondisi susah hingga berhasil mengundurkan diri dan graduasi.

Tak hanya dalam kegiatan P2K2, Pendamping PKH menjadi kepanjangan tangan Kementerian Sosial sebagai tempat bertanya terkait program-program Kemensos, seperti bantuan beras, Bantuan Sosial Tunai (BST), permasalahan bantuan tidak cair, dan lain sebagainya.

“Jadi, kami bekerja 24 jam, bahkan hingga tengah malam ada yang menelpon yang kadang curhat masalah keluarga dan kita layanani sesuai moto pendamping PKH, yaitu “Sopan, Santuan, Integritas dan Profesional, ” kata Riatul.(dan)

Tags: kemensoskpmP2K2pkh

Berita Terkait.

sultan
Nasional

Ketua DPD RI: RUU Kesejahteraan Sosial Harus Perkuat Ketahanan Bangsa

Rabu, 8 April 2026 - 01:11
masoud
Nasional

Masoud Pezeshkian Nyatakan Siap Berkorban Nyawa demi Kedaulatan Iran

Rabu, 8 April 2026 - 00:30
jalan
Nasional

Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Selasa, 7 April 2026 - 23:53
sudding
Nasional

Di MK, DPR Tegaskan Status Bencana Sudah Sesuai Konstitusi dan Berbasis Data Objektif

Selasa, 7 April 2026 - 23:23
tramadol
Nasional

Darurat Tramadol! DPR Soroti Peredaran hingga Sekolah dan Desa, Minta BNN Diperkuat

Selasa, 7 April 2026 - 21:11
siswa smk
Nasional

SMK dengan Masa Studi 4 Tahun, Mendikdasmen: Matangkan Keterampilan Lulusan Sesuai Kebutuhan Kerja

Selasa, 7 April 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    661 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.