• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Jaringan Terputus, Belum Diketahui Dampak Tsunami di Tonga

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 16 Januari 2022 - 20:45
in Internasional
Gunung Meletus

Citra satelit NOAA GOES-West memperlihatkan letusan gunung berapi bawah laut di lepas pantai Tonga yang memicu peringatan tsunami untuk beberapa negara kepulauan Pasifik Selatan, Sabtu (15/1/2022). Foto : Antara /CIRA/NOAA/Handout via Reuters/rwa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebagian besar wilayah Tonga yang dilanda tsunami masih belum bisa dihubungi pada Minggu (16/1/2022) karena jaringan telepon dan internet terputus, sehingga laporan tentang kerusakan dan korban belum tersedia.sunami

Sebuah gunung berapi bawah laut di negara kepulauan Pasifik itu meletus pada Sabtu (15/1/2022) dan memicu peringatan tentang bahaya tsunami dengan gelombang setinggi 1,2 meter. Perintah evakuasi telah dikeluarkan di pesisir Tonga dan sejumlah kepulauan Pasifik Selatan, di mana rekaman-rekaman video di media sosial memperlihatkan ombak menghantam rumah-rumah di pinggir laut.

BacaJuga:

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Layanan internet dan telepon mati pada sekitar pukul 18.40 waktu setempat (12.40 WIB) pada Sabtu sehingga 150.000 warga di kepulauan itu benar-benar terisolasi dari dunia luar.

Belum ada laporan resmi tentang korban luka-luka atau korban meninggal di Tonga karena komunikasi terbatas dan belum ada kontak dengan kawasan pesisir di luar ibu kota Nuku’alofa, kata Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dalam konferensi pers, Minggu.

Tonga, negara pulau berpenduduk 105.000 jiwa, terletak 2.383 km timur laut dari Selandia Baru. “Nuku’alofa diselimuti abu vulkanik tetapi kondisinya secara umum tenang dan stabil,” kata Ardern. “Kami belum menerima kabar dari daerah pesisir lainnya,” kata dia.

Baca Juga : Udah Ada Dua, Indonesia Butuh Sensor Deteksi Gempa Bumi

Citra-citra satelit menangkap erupsi vulkanik pada Sabtu ketika letusan gunung berapi menghembuskan gumpalan asap ke udara sekitar 12 mil (19,3 km) di atas permukaan laut. Langit di atas Tonga menjadi gelap oleh abu.

Kekhawatiran meningkat di antara komunitas Tonga di Selandia Baru, yang sangat ingin berkomunikasi dengan kerabat mereka di kampung halaman. Beberapa gereja menyelenggarakan doa bersama di Auckland dan kota-kota lain. “Kami berdoa semoga Tuhan membantu negara kami di momen yang menyedihkan ini. Kami berharap semua orang selamat,” kata Maikeli Atiola, Sekretaris Gereja Tonga Wesleyan di Auckland seperti dikutip Radio New Zealand.

Ardern mengatakan kabel komunikasi bawah laut telah terdampak, kemungkinan akibat putusnya aliran listrik. Listrik sedang dipulihkan di sejumlah wilayah di Tonga dan jaringan ponsel lokal perlahan-lahan mulai berfungsi, kata dia.

Penilaian resmi atas kerusakan belum tersedia, kata Ardern. Namun Ardern mengatakan komisaris tinggi Selandia Baru di Nuku’alofa melaporkan bahwa tsunami telah merusak kapal, toko dan infrastruktur lain.

Kabinet Tonga menggelar rapat penanganan krisis pada Minggu dan sedang mengontak para mitra, kata juru bicara menteri pembangunan internasional Australia Zed Seselja kepada Reuters melalui Antara. Dia mengatakan Australia akan mengirimkan pesawat pengintai P8 ke Tonga pada Senin.

Gunung Hunga-Tonga-Hunga-Ha’apai telah meletus secara berkala dalam beberapa dekade terakhir, namun letusan pada Sabtu begitu besar sehingga suaranya terdengar oleh warga di Fiji dan Selandia Baru. “Seluruh rumah saya bergetar,” kata Sanya Ruggiero, seorang konsultan di Suva, ibu kota Fiji, sekitar 750 km dari Tonga.

“Pintu, jendela semua berderak-derak. Untungnya tak separah rumah yang lain. Ratusan orang lari ke luar rumah,” ujar Ruggiero.

Gemuruh dan erupsi dari gunung berapi api terus terdengar hingga malam, kata Ruggiero. Ratusan orang mengungsi ke pusat-pusat evakuasi di Suva. Fiji Airways terpaksa membatalkan semua penerbangan akibat awan abu. “Ini bencana terburuk yang pernah dialami Tonga dan pemulihannya akan memerlukan waktu bertahun-tahun,” pungkas Ruggiero.

Para ahli mengatakan abu vulkanik yang jatuh bisa mencemari air minum dan menyebabkan gangguan pernapasan. “Bantuan akan dibutuhkan untuk memulihkan pasokan air minum. Rakyat Tonga juga masih harus mewaspadai erupsi-erupsi berikutnya dan khususnya tsunami lewat pemberitahuan singkat dan harus menghindari kawasan yang rendah,” kata Shane Cronin, profesor Sekolah Lingkungan Universitas Auckland.

Erupsi tersebut memicu peringatan tsunami di seluruh Pasifik. Amerika Serikat mendesak masyarakat di kawasan pesisir Pasifik untuk menjauh dari pantai. Negara bagian New South Wales di Australia menutup akses ke pantai-pantai.

Ratusan ribu penduduk Jepang telah diimbau untuk mengungsi ketika gelombang setinggi satu meter lebih menghantam kawasan pantai. (aro)

Tags: gempagunung meletustsunami

Berita Terkait.

iran
Internasional

Deadline Proposal Damai AS Berakhir Hari Ini, Iran Pilih Melawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:05
Prabowo
Internasional

Prabowo Tunggangi Mobil Maung saat Tiba di KTT ASEAN Filipina

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:26
Trump
Internasional

Gertak Sambal Trump, Ancam Serang Iran Lagi di Tengah Narasi Perdamaian

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:24
Kapal-Tanker
Internasional

Konflik Mereda, Iran Pastikan Jalur Logistik Selat Hormuz Aman

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42
Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz
Internasional

Demi Akhiri Perang, Trump Hentikan Operasi Militer di Selat Hormuz

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:03
abbas
Internasional

Menlu Iran Temui Wang Yi di Beijing, Bahas Ketegangan di Timur Tengah

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:22

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.