• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Tertimbun Longsor di Sukabumi, Seorang Santri Tewas

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 22 November 2021 - 23:36
in Daerah
longsor sukabumi

Petugas P2BK Cisaat saat meninjau lokasi tebing tanah longsor yang materialnya menimbun asrama putra Ponpes Yaspida di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto : Antara/HO/P2BK Cisaat

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang santri Pondok Pesantren Yaspida Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tewas akibat tertimbun tanah tebing longsor dan menjebol asrama putra ponpes tersebut pada Senin dini hari.

“Saat longsor, korban yang diketahui bernama M Arsyad ini tengah tertidur pulas di kamar nomor 4 Asrama Wadil Quro Ponpes Yaspida Sukabumi sehingga tidak bisa menyelamatkan diri saat material tanah menimbunnya,” kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat Imam Ismail kepada wartawan di Sukabumi, Senin (22/11/2021).

BacaJuga:

Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Pasca-Teror Bom Molotov, Komnas HAM Minta Polisi Jamin Keselamatan Petugas di Papua

Hadiyanto Terpilih Jadi Kakanwil Kemenkum Banten Lewat E-Voting

Informasi yang dihimpun dari petugas P2BK Cisaat, peristiwa ini bermula saat tebing tanah setinggi kurang lebih 10 meter yang berada tetap di belakang asrama putra tiba-tiba longsor dan tanahnya langsung menjebol kamar nomor 4 yang dihuni oleh 13 santri salah satunya adalah korban.

Baca Juga: Tanah Longsor Tutup Akses Jalan Polman-Mamasan

Saat kejadian, seluruh santri yang tinggal di dalam kamar itu tengah terlelap dan tiba-tiba seluruh santri terbangun setelah dikejutkan dengan suara gemuruh yang berasal dari jembolnya tembok kamar dihantam longsor.

Namun sayang, Arsyad yang tengah tertidur pulas ikut tertimbun longsor. Para santri dan pengurus ponpes berupaya menyelamatkan nyawa santri yang baru berusia 11 tahun itu dan berhasil dievakuasi dalam kondisi sudah wafat.

Menurut Ismail, tebing tersebut longsor akibat adanya rembesan air yang mengakibatkan tanah menjadi retak-retak dan labil yang akhirnya longsor. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan assessment di lokasi dan para santri saat ini bergotong royong untuk membersihkan sisa lumpur yang berasal dari longsoran tanah.

“Untuk jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan, sementara untuk kerugiuan akibat bencana tanah longsor ini masih dalam perhitungan, karena yang rusak tidak hanya asrama tetapi sejumlah barang milik santri pun rusak akibat tertimbun tanah,” tambahnya dilansir Antara.

Sementara, keterangan dari salah seorang santri yang sekamar dengan korban, awalnya ada rembesan air masuk ke dalam asrama padahal saat itu tidak turun hujan, para santri pun tidak curiga tebing yang berada tepat di belakang asrama akan longsor.

Tiba-tiba tanah menjebol kamarnya dan langsung menimbun, pakaian dan barang-barang milik santri. Kondisi pun semakin panik setelah diketahui M Arsyad yang sedang tidur pulas ikut terkubur dan ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. (mg3)

Tags: banjirjabarlongsorSukabumi

Berita Terkait.

gempa
Daerah

Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Kamis, 10 September 2026 - 07:42
bom
Daerah

Pasca-Teror Bom Molotov, Komnas HAM Minta Polisi Jamin Keselamatan Petugas di Papua

Rabu, 9 September 2026 - 21:41
hedi
Daerah

Hadiyanto Terpilih Jadi Kakanwil Kemenkum Banten Lewat E-Voting

Rabu, 9 September 2026 - 21:31
galuga
Daerah

Kebakaran TPA Galuga Meluas, Tim Gabungan Kerahkan Water Bombing

Rabu, 9 September 2026 - 20:12
bc3
Daerah

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp 26 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 17:07
bc2
Daerah

Bea Cukai Kediri Amankan 804.000 Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

Rabu, 9 September 2026 - 16:16

OLAHRAGA

bowo
Olahraga

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 10 September 2026 - 10:30

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto memastikan perjuangan atlet Indonesia di Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Jepang akan mendapat apresiasi...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06
bowo

Rela Bertanding saat Cedera Rusuk, Prabowo Minta Semangat Atlet Equestrian Dicontoh

Kamis, 10 September 2026 - 05:05
games

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Rabu, 9 September 2026 - 21:21

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.