• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dokter Suriah di Polandia Peringatkan Migran Tak Melalui “Jalur Maut”

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 20 November 2021 - 16:34
in Internasional
Aland

Aland (20 tahun), migran asal Suriah, menggenggam dokumen di sebuah rumah sakit di Bielsk Podlaski, Polandia, Jumat(19/11/2021).(ANTARA/Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter asal Suriah Kassam Shahadah menetap di Polandia sebagai pengungsi perang 3 tahun lalu. Saat ini dia menjadi sukarelawan di perbatasan untuk membantu migran Timur Tengah yang berani masuk ke negara itu setelah menempuh perjalanan berbahaya melewati hutan beku.

Dia merasa beruntung mendapatkan tempat tinggal melalui suaka. Walaupun dia menguasai kemauan para migran untuk tinggal di Uni Eropa(EU), dia memiliki cukup banyak pengalaman untuk menasihati mereka: “Jangan lakukan dengan cara ini”.

BacaJuga:

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

“Setiap anak memimpikan hidup yang lebih baik, kedamaian dan segala hal yang memberi mereka kesenangan dan kebahagiaan. Setiap orang ingin kabur dari negara itu… Itu neraka,” tutur Shahadah tentang Suriah, negara asal sejumlah migran, seperti dikutip Antara, Sabtu (20/11/2021).

“Namun, itu rute maut,” tutur Shahadah (54 tahun) di rumah sakit tempatnya bekerja sebagai dokter keluarga di Kota Grajewo, Polandia.

“Saya tidak akan menyarankan siapa pun untuk melakukan perjalanan seperti itu. Sangat beresiko dan sering kali berujung pada kegagalan,” tuturnya.

Sekitar 10 migran dipercayai telah tewas di hutan sepanjang perbatasan itu akibat suhu musim dingin yang mengerkah, tutur otoritas setempat. Lebih banyak lagi yang terluka atau mengidap tanpa makanan dan minuman selama berhari-hari.

EU mendakwa Presiden Belarus Alexander Lukashenko sengaja melayangkan para migran Timur Tengah itu dan mendorong mereka menerobos perbatasannya ke Polandia dan Lithuania sebagai bayaran atas sanksi yang dijatuhkan EU atas bentrokan dalam pemilihan ulang dirinya.

Pemerintah Belarus di Minsk menyangkal dakwaan itu, tetapi darurat perbatasan sudah memanas menjadi peperangan Timur-Barat yang serius.

Shahadah, yang terpikat mengungsi ke Polandia karena sempat kuliah medis di sana sekitar 3 dekade lalu, saat ini menjadi relawan di badan amal kemanusiaan yang menanggulangi migran baru.

Dia sering-kali menjadi penerjemah Bahasa Arab untuk beberapa rumah sakit yang menjaga migran atau membantu keluarga mereka untuk menguasai apa yang terjadi pada orang-orang terkasih mereka yang hilang atau meninggal.

Shahadah mengatakan para pendatang baru khawatir dituntut kembali ke Belarus.

“Apa yang mereka lihat, apa yang mereka alami di sana, adalah mimpi buruk buat mereka,” ucapnya. (mg4)

Tags: dokterEUshahadah

Berita Terkait.

Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7052 shares
    Share 2821 Tweet 1763
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1767 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.