• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

BKKBN: ASI Eksklusif Cegah Kematian Bayi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 17 November 2021 - 12:49
in Gaya Hidup
kepala bkkbn

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo,Global Family Forum on Best Practices In Reproductive Health And Stunting Reduction” secara hybrid pada Selasa (16/11)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menekankan pentingnya pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif untuk mencegah kematian bayi dan anak bawah lima tahun (balita) akibat gizi buruk, termasuk stunting atau tumbuh pendek.

Pemberian ASI eksklusif diyakini sebagai “best practice” yang mempengaruhi status kesehatan dan gizi ibu dan anak balita serta angka kematian yang tinggi.

BacaJuga:

17 Mahasiswa Fikom Untar Rasakan Pengalaman Belajar Lintas Negara di Malaysia

TPJF 2026 Perkuat Fondasi Jazz Lewat Kolaborasi Lintas Generasi

Anthony Norman Lianto dan Dedikasinya dalam Aksi Kemanusiaan serta Penanggulangan Bencana

“Salah satu upaya untuk mencegah kematian bayi dan balita akibat gizi buruk, termasuk stunting, adalah dengan pemberian ASI eksklusif,” ujar Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN M Rizal. M. Damanik mewakili Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (17/11/2021).

Damanik dalam acara Global Family Forum on Best Practices In Reproductive Health And Stunting Reduction” secara hybrid pada Selasa (16/11), mengatakan dalam beberapa tahun terakhir negara-negara berkembang menghadapi banyak tantangan yang mempengaruhi status kesehatan dan gizi ibu dan anak balita serta angka kematian yang tinggi.

Angka kematian tersebut terkait angka kematian ibu akibat melahirkan (MMR), angka kematian bayi (AKB), dan jumlah kematian anak berumur di bawah lima tahun per 1.000 balita dalam satu tahun(U5MR).

Damanik mengatakan banyak penelitian yang menyebutkan bahwa pemberian ASI eksklusif secara signifikan dapat mencegah stunting.

Anak yang tidak diberikan ASI eksklusif tiga kali lebih berisiko stunting dibandingkan yang ASI eksklusif. Namun sayangnya masih banyak hambatan yang ditemui para ibu untuk memberikan ASI eksklusif pada bayinya sehingga menurunnya produksi ASI pada Ibu.

Damanik sendiri telah melakukan penelitian atas penggunaan tumbuhan herbal lokal Indonesia yang terbukti menstimulasi ASI yaitu penggunaan daun torbangun yang kaya akan vitamin C dan pula bisa selaku peningkat imun tubuh.

Selain itu, BKKBN juga menambahkan setidaknya ada tiga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang harus dipenuhi terkait masalah kesehatan reproduksi dan stunting pada tahun 2030 yaitu, SDGs nomor 2.2 untuk mengakhiri segala bentuk kekurangan gizi, termasuk pencapaian target stunting pada anak di bawah lima tahun, dan memenuhi kebutuhan gizi remaja putri, ibu hamil dan menyusui.

Kemudian SDGs nomor 3.2 untuk mengakhiri kematian yang dapat dicegah pada bayi baru lahir dan anak di bawah usia lima tahun, dengan semua negara bertujuan untuk mengurangi kematian neonatal menjadi 12 per 1.000 kelahiran hidup, dan kematian balita menjadi 25 per 1.000 kelahiran hidup.

Lalu, SDGs nomor 5.6 untuk memastikan akses universal terhadap kesehatan seksual dan reproduksi dan hak-hak reproduksi sebagaimana disepakati sesuai dengan ICPD 1994 dan 1995 “Beijing Platform for Action.”(mg2)

Tags: ASIbalitabkkbn

Berita Terkait.

untar
Gaya Hidup

17 Mahasiswa Fikom Untar Rasakan Pengalaman Belajar Lintas Negara di Malaysia

Kamis, 24 September 2026 - 03:30
tpjf
Gaya Hidup

TPJF 2026 Perkuat Fondasi Jazz Lewat Kolaborasi Lintas Generasi

Kamis, 24 September 2026 - 02:20
GKR Hemas: Jangan Tunggu Isu Viral untuk Memahami Persoalan Daerah
Gaya Hidup

Anthony Norman Lianto dan Dedikasinya dalam Aksi Kemanusiaan serta Penanggulangan Bencana

Rabu, 23 September 2026 - 16:36
Mesin-Printing
Gaya Hidup

PrimaGraphia Perkuat Layanan Digital Printing untuk UMKM hingga Korporat Berbasis Teknologi Terkini

Rabu, 23 September 2026 - 10:26
WCD
Gaya Hidup

Oakwood Suites Kuningan Jakarta Gelar Aksi Bersih dan Rawat Fasilitas Publik di Taman Menteng

Selasa, 22 September 2026 - 14:58
taufik
Gaya Hidup

Perjalanan Taufik Maulana, 13 Tahun Bertumbuh hingga Jadi GM Aston Kartika Grogol

Selasa, 22 September 2026 - 13:03

OLAHRAGA

Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri
Olahraga

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Editor Ali Rachman
Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

INDOPOSCO.ID - Kabar membanggakan datang dari panggung sepak bola usia dini Tanah Air. Arfa Senopati Ibrahim, pesepak bola muda asal...

SelengkapnyaDetails
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    2436 shares
    Share 974 Tweet 609
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.