• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

24 Ribu Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 2 November 2021 - 20:35
in Nasional
risma

Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan keterangan pers dalam acara Dukungan Layanan Psikososisal di Lapangan Lemdiklat Polri Jakarta, Selasa (2/11/2021). (ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta pemerintah daerah mempercepat pendataan anak yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi Covid-19.

“Agar mereka tetap semangat, mereka bisa bersekolah, karena mereka akan menerima bantuan sosial untuk mereka bisa sekolah,” ujarnya seperti dikutip Antara, Selasa (2/11/2021)

BacaJuga:

Zero Blunder Harga Mati, Pengamat Ingatkan Prabowo Soal Persepsi Publik

Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

Dia mengatakan kurang lebih terdapat 24.000 anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19. Namun, angka tersebut masih perlu verifikasi lebih lanjut. Kementerian Sosial akan mengupayakan adanya anggaran untuk memberikan bantuan kepada mereka.

Baca Juga : 29 Kelurahan di Depok Catatkan Nol Kasus Covid-19

Selain itu, Risma mengatakan pentingnya membangkitkan semangat anak yang kehilangan orang tuanya dampak pandemi Covid-19 untuk menjalani kehidupan lebih lanjut, termasuk pendidikan.

Ia mengatakan setelah anak mengalami syok akibat kehilangan orang tua tersebut, dibutuhkan terapi dan layanan dukungan psikososial sehingga mereka dapat kembali bangkit. “Yang saya pelajari, terutama yang masih sekolah itu syok sekali, karena mereka memikirkan masih bisa sekolah atau tidak (setelah kehilangan orang tua, red.),” ujar Risma.

Ia mengatakan kebutuhan untuk membangkitkan semangat anak- anak tersebut bisa sampai 50 persen, dibandingkan dengan kebutuhan lainnya. Jika anak mengalami syok, akan sulit berkembang saat dewasa untuk mengoptimalisasi kapasitas dan kemampuan mereka.

Baca Juga : Penyampaian Informasi Covid-19 Perlu Pendekatan Sosial-Budaya

Oleh karena itu, Risma berterima kasih atas dukungan layanan psikososial yang dilakukan para anggota Polri di seluruh Indonesia untuk anak- anak, remaja, hingga penyandang disabilitas yang terdampak Covid-19.

“Itu menurut saya yang penting, karena itu saya terima kasih kepada jajaram kepolisian yang bergerak di seluruh Indonesia untuk menyikapi ini,” ujar dia.

Polri bersama kementerian dan lembaga terkait memberikan dukungan psikososial serentak di 34 provinsi kepada balita, anak-anak, remaja dan penyandang disabilitas yang kehilangan orang tua akibat dampak Covid-19 sebanyak 2.333 orang.

Mereka terdiri atas 2.138 anak, 195 kelompok disabilitas, dan 48 orang tua pendamping. Polri juga memberikan layanan konseling psikologis untuk orang tua pendamping. (mg3)

Tags: Anak Terdampak Covid-19anak yatim karena covid-19covid-19kemensos

Berita Terkait.

Prabowo
Nasional

Zero Blunder Harga Mati, Pengamat Ingatkan Prabowo Soal Persepsi Publik

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:23
GT-Kalikangkung
Nasional

Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:01
Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%
Nasional

Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:53
Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%
Nasional

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:34
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Nasional

Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:21
Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit
Nasional

Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:07

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.