• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pasar Uang Stabil, Dolar AS Tergelincir

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:40
in Ekonomi
dolar AS

Dolar AS. Foto: indoposco.id/Safar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mata uang-mata uang utama kembali stabil pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah pernyataan mengejutkan dari bank sentral Kanada (BoC) memberikan ledakan volatilitas di pasar yang relatif tenang.

Pergerakan tersebut membuat indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya turun 0,1 persen menjadi 93,8240, setelah dolar melemah terhadap dolar Kanada, euro, dan yen Jepang.

BacaJuga:

PHE dan Pertamina Drilling Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Rig PDSI#40.3

Eni Kucurkan Investasi Rp200 Triliun, Proyek Gas Raksasa Kaltim Siap Produksi 2028

Danantara Perluas DPT PSEL, Bidik Teknologi Global untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Greenback awalnya kehilangan 0,7 persen terhadap dolar Kanada setelah BoC mengisyaratkan bahwa mereka dapat menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan. Namun langkah itu mereda dan membuat dolar AS melemah 0,4 persen terhadap loonie (dolar Kanada).

Sebelum pengumuman, yang dipandang oleh beberapa orang sebagai hawkish, dolar Kanada telah melemah ke level terendah dalam hampir dua minggu terhadap mitra AS. “Anda akan melihat lebih banyak volatilitas dan ayunan valas di sini,” kata Ed Moya, analis pasar senior di broker OANDA, seperti dikutip Antara, Kamis (28/10/2021).

Para pedagang akan memiliki ekspektasi inflasi yang berbeda di setiap wilayah, kata Moya, menambahkan: “Perbedaan suku bunga akan sangat sulit untuk dihitung untuk beberapa mata uang.”

Komentar BoC dapat menjadi pemicu pertama untuk penilaian baru tentang bagaimana suku bunga akan berubah dan berdampak pada mata uang, ketika para gubernur bank sentral mencoba untuk mendukung pemulihan pandemi tanpa melepaskan inflasi yang berkelanjutan.

Pasar uang telah bergerak sedikit dalam dua hari pertama minggu ini karena para pedagang berhenti sejenak untuk pengumuman kebijakan moneter dari bank- bank sentral utama di seluruh dunia, termasuk Federal Reserve AS, yang akan bertemu minggu depan.

Untuk sebagian besar hari, euro diperdagangkan dalam 0,2 persen dari penutupan Selasa( 26/10/2021) terhadap dolar. Euro terakhir menguat sekitar 0,1 persen menjadi 1,1607 dolar AS.

Bank Sentral Eropa (ECB) akan bertemu pada Kamis waktu setempat dan diperkirakan akan mengambil sikap dovish.

Pemerintah Jerman memangkas perkiraan pertumbuhan 2021 untuk tahun ini, karena kemacetan pasokan untuk semikonduktor dan kenaikan biaya energi menunda pemulihan di ekonomi terbesar Eropa itu. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10-tahun turun ke level terendah dalam lebih dari seminggu dan kurva imbal hasil mendatar.

Demikian pula, kurva imbal hasil obligasi AS mendatar dengan selisih antara imbal hasil pada obligasi dua dan 10-tahun menyempit menjadi kurang dari 104 basis poin, terendah sejak Agustus. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun turun di bawah 1,53 persen. Imbal hasil telah mencapai 1,70 persen pada minggu lalu.

Meratanya kurva imbal hasil di pasar negara-negara maju minggu ini mungkin mencerminkan kekhawatiran, kata para analis, bahwa bank sentral akan melakukan kesalahan jika mereka mengetatkan kebijakan terlalu dini dalam menghadapi inflasi lebih tinggi yang terbukti sementara.

Dolar Australia naik 0,3 persen menjadi 0,752 dolar AS setelah data menunjukkan bahwa inflasi inti Australia melesat ke level tertinggi enam tahun pada September, mengejutkan pasar. Data tersebut mendorong lonjakan imbal hasil obligasi jangka pendek.

Bank sentral Australia (RBA) akan bertemu pada Selasa (2/11/2021) minggu depan dan perkiraan pasar bertentangan dengan desakan pembuat kebijakan RBA bahwa tidak akan ada kenaikan suku bunga sebelum 2024.

Terhadap yen Jepang, dolar AS turun 0,3 persen menjadi 113.7950-masih dalam kisaran baru-baru ini dan mendekati level tertinggi empat tahun di 114,695 yang disentuh satu minggu lalu.

Bank sentral Jepang (BoJ) akan bertemu pada Kamis dan secara luas diperkirakan akan menurunkan penilaian ekonominya. Pasar telah bertaruh pada tidak ada kenaikan suku bunga di masa mendatang. Pound Inggris turun 0,1 persen menjadi 1,3740 dolar AS setelah menteri keuangan Inggris mengumumkan perkiraan anggaran Inggris.

Di pasar kripto, Bitcoin turun ke level 58.100 dolar AS-terendah dalam satu setengah minggu-dalam sebuah langkah yang dikaitkan dengan aksi ambil untung menyusul level tertinggi sepanjang masa 67.016 dolar AS yang dicapai minggu lalu.

Sejak setinggi itu, uang kripto telah jatuh lebih dari 13 persen tetapi berada di jalur untuk bulan terbaiknya sejak Februari. Bitcoin turun 3,0 persen untuk hari ini di 58.634 dolar AS. (mg3)

Tags: dolar ASDolar AS TergelincirPasar Uang

Berita Terkait.

Jajaran-manajemen-PHE
Ekonomi

PHE dan Pertamina Drilling Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Rig PDSI#40.3

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:02
Bahlil
Ekonomi

Eni Kucurkan Investasi Rp200 Triliun, Proyek Gas Raksasa Kaltim Siap Produksi 2028

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:21
Petugas
Ekonomi

Danantara Perluas DPT PSEL, Bidik Teknologi Global untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:50
Perwira-PEP
Ekonomi

Inovasi USAT PEP Rantau Tekan Loss Produksi, Tambah Pendapatan hingga Miliaran Rupiah

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:19
Perwira-PDC
Ekonomi

Dedikasi Tanpa Libur, PDC Pastikan Kebutuhan Energi Tetap Terpenuhi di Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 - 10:48
PEP-Adera-Field
Ekonomi

PEP Adera Field Ukir Temuan Baru di Abab, ABB-145 Tunjukkan Potensi Besar

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:47

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2515 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.