• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI Bina Digitalisasi Bisnis Komunitas Kampung Jahit dan Nelayan Tangkap Lobster

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 9 Oktober 2021 - 11:01
in Ekonomi
indoposco

Kepala BI Perwakilan Banten, Erwin Soeriadimadja

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten melakukan pendampingan terhadap komunitas kampung jahit di Serang dan nelayan tangkap lobster di Kabupaten Lebak, agar mulai merambah bisnis secara digital.

Kepala BI Perwakilan Banten, Erwin Soeriadimadja mengatakan, binaan terhadap komunitas jahit dan nelayan tangkap lobster bertujuan untuk memulihkan perekonomian.

BacaJuga:

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Dua komunitas ini dinilai memiliki peluang tinggi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Sebab, kuliner dan fashion saat ini digemari oleh masyarakat.

“Komunitas kampung jahit di Serang. Ini sebuah ekonomi yang konsisten. Kalau digarap ini sebuah kekuatan ekonomi,” katanya, Sabtu (9/10/2021).

Ia menceritakan, komunitas kampung menjahit terbentuk, lantaran profesi di kampung itu penjahit. Kurang lebih ada 110 tukang jahit keliling.

“Ada 110 tukang jahit keliling dan rumahan. Saat itu, kampungnya dikenal miskin. Ini menjadi tantangan kami untuk membangun ekonomi yang kuat. Karena kebutuhan baju akan terus menerus,” paparnya.

Di sisi lain, ia menjelaskan, ada tiga daerah di Indonesia yang terkenal kualitas lobsternya terbaik yaitu Papua, Sulawesi dan Banten. Namun setelah diteliti, para nelayan tangkap lobster tidak banyak tersentuh.

Atas kondisi itulah, pihaknya bertekad melakukan pendampingan mulai dari penangkapan, pengelolaan, pemasaran, hingga ekspor ke luar negeri.

“Potensi laut aspek digitalisasi. Kami ingin ada binaan sosial program kepada nelayan lobster tangkap di Binuangen, Lebak. Kami juga kerja sama dengan pemasarannya. Mulai dari nangkap, pengelolaan, pasar, dan ekspornya,” jelasnya.

Pihaknya akan mendorong bisnis digitalisasi agar pendapatan nelayan semakin bertambah. Proses pemasaran akan dibatu. Jika memungkinkan, pihaknya akan turut mendampingi mulai dari proses perizinan agar bisa di budidaya dan memiliki hak paten ekspor.

“Kami masih lonster tangkap, kami mendorong nelayan sebagai kelompok bersama. Kami akan mendampingi digitalisasi, pemasaran. Ada Aruna yang mau bekerja sama dengan kita,” ujarnya. (son)

Tags: Bank IndonesiaBIDigitalisasi BisnisKomunitas Kampung JahitNelayan Tangkap Lobster

Berita Terkait.

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43
Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem
Ekonomi

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16
Nixon LP Napitupulu
Ekonomi

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:25
miinuman
Ekonomi

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

Sabtu, 18 April 2026 - 10:40
bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09
bpd
Ekonomi

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:30

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.