• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Akibat Longsor, Lima Desa Di Luwu Masih Terisolasi

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 4 Oktober 2021 - 20:52
in Nusantara
Tim terpadu pencarian dan pertolongan dibantu warga setempat melakukan evakuasi jenazah korban tanah longsor di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (4/10/2021). Foto: (ANTARA)

Tim terpadu pencarian dan pertolongan dibantu warga setempat melakukan evakuasi jenazah korban tanah longsor di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (4/10/2021). Foto: (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan menyebut masih ada lima desa terisolir karena terdampak bencana tanah longsor yang menutup akses jalan poros menuju ke lokasi tersebut.

“Ada lima desa yang masih terisolir, jumlah penduduknya sekitar 12 ribu jiwa. Saat ini kita tetap berupaya untuk membuka jalur ke sana,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Luwu, Rahman Mandari seperti dikutip Antara, Senin (4/10/2021).

BacaJuga:

Polda Banten Tangkap Satu Tersangka Pengeroyokan dan Dugaan Penculikan Aktivis di Lebak, Pelaku Lain Diburu

Getaran Susulan Berulang Pascagempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues Siang Tadi

Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT

Lima desa yang masih terisolir yakni Desa Ilan Batu Buru, Desa Lewandi, Desa Lamasi Hulu, Desa Lempang dan Lempang Pasang.

Rahman menjelaskan, ada dua titik jalur yang biasa dilalui warga untuk menghubungkan ke lima desa itu yakni akses jalur poros dari Desa Sangtandung yang bersebelahan dengan sungai serta akses Jalan poros Batu juga menghubungkan daerah itu. “Sudah ada alat PU (Dinas Prasarana Umum) di kirim ke sana untuk membersihkan material longsoran di titik yang akan dilalui kendaraan. Mudah- mudahan bisa segera diselesaikan,” tuturnya.

Ditanyakan apakah tim BPBD setempat telah menyalurkan logistik bagi warga desa yang masih terisolir tersebut, kata dia, sudah dilakukan. Bahkan dibantu oleh komunitas motor trail untuk mendistribusikan bahan makanan ke lima desa setempat.

“Ada. Jadi untuk jalur sekarang, bantuan logistik masuk ke daerah terisolir itu pakai motor trail. Sudah ada komunitas tadi bantu bawa masuk bantu pakai trail. Jadi hari ini diupayakan sampai besok kita terus kirim bantuan. Untuk membuka akses masuk terus dilakukan biar cepat tembus,” papar Rahman.

Selain itu, Bupati Luwu Syukur Bijak telah menginstruksikan segera melaksanakan penanganan darurat apa yang harus cepat dilakukan dalam membantu para korban banjir dan tanah longsor. Bahkan bupati dan wakil bupati setempat sudah mengunjungi lokasi pengungsian usai bencana.

“Sudah dikeluarkan tanggap darurat bencana, kita dikasih 21 hari waktunya. Karena ada beberapa penanganan darurat seperti longsoran. BPBD Provinsi juga sudah mengirimkan bantuan termasuk dari Kementerian Sosial. Rencananya, Rabu nanti, Menteri Sosial mau datang meninjau,” katanya.

Sebelumnya, musibah banjir bandang dan tanah longsor terjadi pada Minggu 3 Oktober 2021, sekitar pukul 17.26 WITA. Dari pemantauan BPBD setempat, banjir melanda empat kecamatan yakni Kecamatan Walenrang, Walenrang Utara, Walenrang Timur dan Lamasi Timur.

Sedangkan bencana tanah longsor terjadi di Desa Ilan Batu di Kecamatan Walenrang Barat. Empat orang dinyatakan meninggal dunia karena tertimbun sedimen tanah longsor.

Banjir bandang tersebut diakibatkan Sungai Lamasi meluap dikarenakan intensitas curah hujan tinggi dan disaat bersamaan air laut juga pasang di pantai Lamasi, membuat air kembali ke permukaan.

Tercatat sebanyak 237 unit rumah warga dan beberapa fasilitas publik terendam air. Tiga rumah, tujuh ekor hewan ternak dan kandang ayam potong dibawa hanyut arus air saat kejadian. Puluhan hektare lahan persawahan juga ikut terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 20-100 centimeter. Untuk puluhan korban terluka sudah mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat. (mg3)

Tags: desalongsorluwuTerisolasi

Berita Terkait.

Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT
Nusantara

Polda Banten Tangkap Satu Tersangka Pengeroyokan dan Dugaan Penculikan Aktivis di Lebak, Pelaku Lain Diburu

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:52
Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT
Nusantara

Getaran Susulan Berulang Pascagempa Magnitudo 5,6 Guncang Gayo Lues Siang Tadi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:42
Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT
Nusantara

Wilayah 3T Diprioritaskan, Mendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di NTT

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:32
Selatox
Nusantara

Selatox Resmikan Pabrik Botulinum Toxin Berstandar GMP, Targetkan Pasar Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:21
Dari Bansos Menuju Mandiri, Kemensos Berdayakan 1.200 KPM di Karanganyar
Nusantara

Dari Bansos Menuju Mandiri, Kemensos Berdayakan 1.200 KPM di Karanganyar

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:07
Bea Cukai Perkuat Pendampingan UMKM, Produk Bengkayang hingga Lampung Disiapkan Tembus Pasar Global
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Pendampingan UMKM, Produk Bengkayang hingga Lampung Disiapkan Tembus Pasar Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3187 shares
    Share 1275 Tweet 797
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2774 shares
    Share 1110 Tweet 694
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.