• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Anak Muda Indonesia Timur Dijadikan Agen Literasi Digital

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 3 Oktober 2021 - 15:30
in Nasional
Kegiatan penguatan kecakapan digital untuk kaum muda Indonesia Timur dari 15 September 2021 hingga 28 Februari 2022. Foto: Ist

Kegiatan penguatan kecakapan digital untuk kaum muda Indonesia Timur dari 15 September 2021 hingga 28 Februari 2022. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berlangsung secara online, Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) bekerja sama dengan U.S. Consulate General Surabaya membuka secara resmi kegiatan penguatan kecakapan digital untuk kaum muda Indonesia Timur di Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang akan berlangsung selama enam bulan, mulai dari 15 September 2021 hingga 28 Februari 2022.

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 135 peserta secara daring ini, menghadirkan pembicara antara lain Angie Mizeur, public affairs officer U.S. Consulate General Surabaya; Novi Kurnia, koordinator nasional Japelidi; I Gusti Agung Putri Astrid Kartika, staf khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA RI); Devie Rahmawati, tenaga ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kominfo; Ni Made Ras Amanda G., kordinator program – Universitas Udayana Bali; dan Christian Natamado Simanullang, MyAmerica Surabaya.

BacaJuga:

Ini Cara Atasi Anak Tantrum saat Dilarang Pakai Gawai

Lembaga Riset: Industri Padat Karya Masih Butuh Perhatian Khusus

Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

Kegiatan dibuka Koordinator Nasional Japelidi Novi Kurnia. ”Program pertama Japelidi pada 2017 menyasar pada kelompok muda. Jadi program kali ini juga merupakan salah satu wujud komitmen Japelidi untuk membangun literasi digital yang inklusif dan merata,” ujar Novi yang juga dosen Komunikasi UGM.

Dilanjutkan Angie Mizeur (U.S. Consulate) yang mengatakan, mengutip riset Japelidi, literasi digital anak-anak muda masih rendah. Ini fenomena di dunia, termasuk di Amerika. Anak-anak masih sulit membedakan informasi yang benar dan disinformasi.

”Maka terima kasih banyak kepada rekan-rekan Japelidi yang telah menginisiasi program ini untuk pemuda di Indonesia Timur. MyAmerica Surabaya senang sekali berkolaborasi dengan Japelidi,” ujarnya.

Sementara itu, pembicara dari perwakilan Kementerian KPPA I Gusti Agung Putri Astrid Kartika kemudian menambahkan, Saya sangat mengapresiasi program ini, karena kita harus menyadari bahwa seringkali kita lupa dengan apa yang kita miliki, apa yang daerah kita miliki, khususnya anak muda. Anak muda seringkali melihat keluar (budaya luar) dan cenderung ingin meniru budaya mereka sehingga mereka seringkali terjebak informasi palsu. Padahal Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan justru itu yang harus digali untuk disebarluaskan.”

Devie Rahmawati, tenaga ahli Menteri Kominfo menyampaikan bahwa negara terus memacu peningkatan pemerataan infrastuktur digital berupa jalan tol sinyal, yang dipercepat 10 tahun dari 2032 menjadi 2022, sudah akan terwujud.

”Ketika ‘digital divide’ selesai dengan pembangunan BTS, cyber optic, dan sebagainya, maka tantangan berikutnya ialah ‘man-divide’, dari aspek literasi digital. Di sinilah kenapa, pemerintah mendukung penuh program Japelidi di Indonesia Timur ini, yang dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas SDM di era digital. Japelidi juga telah banyak membantu pemerintah, khususnya menyusun bukan hanya materi modul, tetapi juga aktif melakukan sosialiasi dan edukasi ke akar rumput, membekali publik dengan materi-materi dasar literasi. Japelidi merupakan salah satu ekosistem yang paripurna dari kolaborasi dan kolabor-aksi seluruh elemen masyarakat dalam program literasi digital,” imbuh Devie yang juga pengajar tetap Vokasi UI.

Christian dari MyAmerica Surabaya yang merupakan mitra program Japelidi kali ini, menuturkan bahwa anak muda diuntungkan dengan kreativitas mereka dan juga aksi movement yang sering mereka lakukan. Program ini diharapkan mampu menjadi program yang ramah dengan anak muda.

Sementara itu Ni Made Amanda, ketua Program Literasi untuk Indonesia Timur ini menegaskan, program ini dilatarbelakangi riset-riset Japelidi sebelumnya tentang kompetensi literasi digital yang masih rendah di berpikir kritis.

”Kami berharap ini bisa menjadi program yang mampu meningkatkan literasi digital masyarakat Timur, serta kita juga bisa menemukan anak muda yang akan menjadi sosok perwakilan di wilayah Timur,” ujarnya.

Lebih jauh Amanda yang juga dosen Komunikasi Udayana menambahkan, ”Kami berharap anak muda di wilayah Timur mampu memberi tahu kepada kami, kekurangan yang mereka hadapi, mereka ingin mengetahui tentang apa saja? dan juga menginginkan benefit apa saja?”.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital pelajar di lima wilayah Indonesia Timur seperti Bali, NTT, Maluku, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Peningkatan kompetensi literasi digital mengacu pada sepuluh kompetensi literasi digital Japelidi, yang terbagi dalam empat kategori, keterampilan mengkonsumsi informasi secara fungsional (mengakses, memilih, dan memahami), keterampilan mengkonsumsi kritis (menganalisis, memverifikasi, dan mengevaluasi), keterampilan prosuming (produksi) fungsional (memproduksi dan mendistribusikan); dan, keterampilan prosuming kritis (berpartisipasi dan berkolaborasi).

Program kolaborasi Japelidi dan My America Surabaya ini melibatkan 46 anggota Japelidi dari 40 Perguruan Tinggi di Indonesia, dan akan berlangsung hingga April 2022. Setelah kick off hari ini kegiatan pertama adalah Focus Group Discussion (FGD) secara daring di 8 kabupaten di lima provinsi dan FGD luring di dua kabupten di Provinsi Bali.

”Kegiatan FGD dilakukan untuk menggali kebutuhan riil pemuda di 10 kabupaten tersebut untuk meningkatkan kompetensi Literasi Digital,” ujar Ni Made. (ibs)

Tags: anak mudadigitalIndonesia TimurLiterasipemuda

Berita Terkait.

ilustrasi gawai
Nasional

Ini Cara Atasi Anak Tantrum saat Dilarang Pakai Gawai

Senin, 30 Maret 2026 - 01:11
riset
Nasional

Lembaga Riset: Industri Padat Karya Masih Butuh Perhatian Khusus

Senin, 30 Maret 2026 - 00:30
uang
Nasional

Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:13
tunas
Nasional

PP Tunas Jadi Tameng Ortu dalam Lindungi Anak dari Bahaya Dunia Maya

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:11
bowo
Nasional

Bertolak ke Jepang, Presiden Prabowo akan Bertemu Kaisar Naruhito

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:02
sppg
Nasional

Hensa Sentil Fenomena SPPG: Fokus Gizi, Bukan Gaya Hidup

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.